Wonderful Indonesia
HUKUM & KRIMINAL
Janda Muda WNI Tersangka Pembunuh Kim Jong-nam
Jumat, 17 Februari 2017 - 11:13 WIB > Dibaca 897 kali Print | Komentar
Janda Muda WNI Tersangka Pembunuh Kim Jong-nam
MALAYSIA (RIAUPOS.CO) - Perjalanan Siti Aisyah ke Malaysia berakhir tragis. Masuk Johor via Batam pada 2 Februari, dia ditangkap Polisi Diraja Malaysia kemarin. Janda berusia 25 tahun itu dituduh menjadi salah seorang pembunuh Kim Jong-nam, kakak pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un.

Jong-nam tewas di terminal 2 Kuala Lumpur International Airport (KLIA) 2 pada Senin (13/2). Dia kolaps setelah dua perempuan yang mendekatinya menyemprotkan cairan ke wajahnya. Sempat ditolong petugas medis bandara, Jong-nam akhirnya tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Dengan bantuan rekaman CCTV, kepolisian Malaysia berhasil menangkap dua perempuan itu. Perempuan pertama teridentifikasi sebagai warga Vietnam bernama Doan Thi Huong. Dia ditangkap terlebih dahulu di KLIA 2 pada Rabu (15/2) pukul 08.20 waktu setempat. Selanjutnya, dini hari kemarin (16/2) Siti Aisyah ditangkap polisi di salah satu hotel di Kawasan Ampang, perbatasan Selangor-Kuala Lumpur.

Selain dua perempuan itu, polisi mengamankan pria Malaysia bernama Muhammad Farid bin Jalaluddin. Dia ditangkap pada hari yang sama dengan Doan Thi Huong. Pria yang disebut-sebut kekasih Siti itu dikabarkan membantu penangkapan perempuan kelahiran Serang, Banten, tersebut. ”Iya betul. Sudah dikonfirmasi bahwa dia (Siti Aisyah, red) adalah benar WNI berdasar paspor dan interogasi,” kata Kepala Kepolisian Selangor Datuk Seri Abdul Samah Mat kepada Jawa Pos (JPG) di Kuala Lumpur kemarin.

Keterlibatan Siti yang pada 11 Februari lalu genap berusia 25 tahun dalam pembunuhan Jong-nam adalah sesuatu yang sangat mengejutkan. Diyakini, itu adalah pembunuhan yang melibatkan operasi intelijen tingkat tinggi.

Banyak pihak, termasuk intelijen Korea Selatan, menduga pembunuhnya adalah pihak berkuasa di Korea Utara. Media Inggris Telegraph menyatakan, Kim Jong-un sangat mungkin berada di balik pembunuhan itu. Jong-un selama ini dikenal paranoid terhadap keluarga dekatnya. Dia takut digulingkan dari kekuasaannya. Pamannya sendiri, Jang Song-thaek, dibunuh pada 2014 karena dianggap akan makar. Cara eksekusinya sangat sadis, Song-thaek dibiarkan dimangsa kawanan anjing yang kelaparan. Jong-nam, yang tidak lain adalah putra tertua mendiang Kim Jong-il, oleh banyak pihak diprediksi akan menggantikan Jong-un apabila pemerintahannya kolaps. Apalagi, ada kabar bahwa Cina ada di belakang Jong-nam.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DILONTARKAN GUBERNUR LEMHANAS
DPR Tolak Wacana Pembubaran Korem dan Kodim, Ini Alasannya
Rabu, 19 September 2017 - 21:00 wib
SEPANDANGAN DENGAN PEMERINTAH
Isu Kebangkitan PKI, MUI Imbau Masyarakat Waspada
Rabu, 19 September 2017 - 20:50 wib
TERKAIT KONFLIK DI MYANMAR
Ini Penjelasan Ketua BNPB soal Tudingan Pencitraan Bantuan ke Rohingya
Rabu, 19 September 2017 - 20:40 wib
CATATAN DITJEN DUKCAPIL
Terkait e-KTP, 9 Juta Lebih Penduduk Belum Lakukan Perekaman
Rabu, 19 September 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ADANYA HOAX
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI
Rabu, 19 September 2017 - 20:20 wib
TERKAIT KONFLIK ARIS-NOVEL
Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Rabu, 19 September 2017 - 20:00 wib
POLISI SEMPAT AMANKAN 12 ORANG
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 19 September 2017 - 19:45 wib
GAGASAN PRESIDEN JOKOWI
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Rabu, 19 September 2017 - 19:30 wib
TERKAIT SEMINAR 65 DI YLBHI
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Rabu, 19 September 2017 - 19:15 wib
PULUHAN ORANG SEMPAT DITAHAN
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Rabu, 19 September 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Bantuan untuk Rohingya Dituding Pencitraan, Ini Bantahan Wapres
Sangat Peduli dengan Orang Tidak Mampu

Selasa, 19 September 2017 - 14:56 WIB

London Kembali Diteror, Kereta Bawah Tanah Jadi Sasaran

Jumat, 15 September 2017 - 19:20 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Bangladesh

Jumat, 15 September 2017 - 08:20 WIB

Warga Rohingya Dinilai Perlu Diberikan Status Kewarganegaraan dari Myanmar
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini