Wonderful Indonesia
PENGERJAAN TIDAK BOLEH MELESET DARI PERHITUNGAN KONSULAT
Dewan Belum Terima Laporan Progres Pembangunan Siak IV
Jumat, 17 Februari 2017 - 11:53 WIB > Dibaca 516 kali Print | Komentar
Berita Terkait



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Anggota Komisi D  DPRD Riau, Hardianto khawatir dengan progres pembangunan jembatan Siak IV yang sampai saat ini belum juga jelas. Padahal pengerjaan lanjutan konstruksi jembatan yang menghubungkan Pelita Pantai dan Rumbai Pesisir itu tidak boleh meleset dari hasil perhitungan konsultan estimate enggenering (EE) selama 18 bulan. 

"Itulah saya juga bingung. Sampai saat ini belum ada laporan ke kami (Komisi D,red)  sejauh mana progresnya. Kami tidak tahu masalahnya apa. Mungkin saja ini karena kepala dinasnya yang belum definitif (PLT) atau untuk melaksanakan pelelangan pokjanya belum terbentuk/belum di-SK-kan oleh Gubernur Riau,’’ ujar Hardianto, Kamis (16/2). 

Padahal sejak awal komisi D sudah mewanti-wanti bahwa pengerjaan jembatan itu tidak boleh meleset. Khawatir di kemudian hari akan terbengkalai lagi dan menjadi temuan penegak hukum. ‘’Dari awal sudah kami ingatkan. Ini harus tepat waktu. Kalau tidak nanti terbengkalai lagi dan jadi temuan. Kami tidak mau ini terjadi lagi, kasihan masyarakat,’’ ujar politisi  Gerindra tersebut.

  Di awal sebenarnya kepala dinas yang lama sudah paham  dan menjanjikan kepada dewan, bahwa begitu masuk tahun anggaran 2017 proyek tersebut akan langsung dilelang. Namun berjalan, kemudian ada pergantian OPD baru, sehingga kesepatan diawal hilang begitu saja. 

Seperti diketahui, jembatan Siak IV kembali dilanjutkan pengerjaanya menggunakan sistem tahun jamak.  Anggaran yang rencananya digelontorkan juga tidak sedikit, Rp126 miliar. Namun pengalokasian anggaran itu rencananya akan dilakukan secara bertahap. Di APBD 2017 sudah dianggarkan sebesar Rp66 miliar, kemudian akan dilanjutkan diperubahan.(dik)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT PERETASAN HACKER
Belum Tempuh Jalur Hukum, Telkomsel Fokus Benahi Situs
Sabtu, 28 April 2017 - 21:13 wib
SIDANG PARIPURNA KEEMPAT DPR
Pembatalan Hak Angket KPK Jadi Prioritas Gerindra
Sabtu, 28 April 2017 - 21:07 wib
TERKAIT PERKEMBANGAN POLITIK
Pengamat: Ketimbang Pilgub DKI, Pilpres 2019 Bakal Lebih Dahsyat
Sabtu, 28 April 2017 - 21:01 wib
TERUS LAKUKAN KONSOLIDASI POLITIK
Temui Agus Yudhoyono, Sandiaga Ingin Bersilaturahmi
Sabtu, 28 April 2017 - 20:47 wib
SIDANG PARIPURNA KEEMPAT DPR
Soal Hak Angket KPK, Kader PDI P: Politik Munafik Harus Diakhiri
Sabtu, 28 April 2017 - 20:42 wib
SIDANG PARIPURNA KEEMPAT DPR
Gerindra "Walk Out", Fahri Ungkap Cara Pembatalan Hak Angket KPK
Sabtu, 28 April 2017 - 20:32 wib
BANTU LANGKAH KPK
Polri Siap Buru Miryam hingga ke Luar Negeri
Sabtu, 28 April 2017 - 20:28 wib
BERDAMPAK BURUK TERHADAP DATA PELANGGAN
DPR: Telkomsel Harus Pertimbangkan Pesan Peretas soal Tarif Internet
Sabtu, 28 April 2017 - 20:22 wib
DIWARNAI AKSI WALK OUT
Fahri Beberkan Alasan Ketuk Palu Hak Angket KPK di Paripurna DPR
Sabtu, 28 April 2017 - 20:18 wib
TERKAIT AKSI UNJUK RASA KE JAKARTA
Peringatan "May Day", Wakapolri Titip Pesan untuk Para Buruh
Sabtu, 28 April 2017 - 20:13 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Renovasi Sukaramai Harus Untungkan Pedagang

Jumat, 28 April 2017 - 11:32 WIB

Bahu Jalan Riau Perlu Perbaikan

Jumat, 28 April 2017 - 11:21 WIB

Pengendara Ditanyai KTP

Jumat, 28 April 2017 - 11:18 WIB

Ajak Masyarakat Bersihkan Lingkungan

Jumat, 28 April 2017 - 11:15 WIB

DPP Teliti Beras dan  Minyak Goreng Oplosan

Jumat, 28 April 2017 - 11:10 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini