Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT PEMBUNUHAN KIM JONG-NAM
Intelijen Korut Manfaatkan Restoran di Jakarta untuk Beroperasi di Indonesia
Jumat, 17 Februari 2017 - 16:27 WIB > Dibaca 590 kali Print | Komentar
Intelijen Korut Manfaatkan Restoran di Jakarta untuk Beroperasi di Indonesia
Kim Jong-nam. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Senin (13/2/2017), dunia dikejutkan dengan kasus pembunuhan atas warga Korea Utara (Korut) bernama Kim Jong-nam yang disebut-sebut sebagai kakak tiri Kim Jong-un di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Keterkejutan itu terutama dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

Sebab, salah satu tersangka pembunuhan saudara pemimpin Korea Utara itu merupakan WNI bernama Siti Aisyah. Saat ini, berkembang kabar bahwa Siti Aisyah merupakan agen dari lembaga telik sandi Korea Utara.

Kabarnya, dia sengaja direkrut dan diberi misi untuk menghabisi Jong-nam. The Star Malaysia melaporkan, lembaga intelijen Korut yang dikenal dengan sebutan Reconnaissance General Bureau (RGB) sudah lebih dari dua dekade beroperasi di Malaysia, Singapura dan Indonesia.

Dari sumber di kalangan intelijen menyebut operasi RGB di tiga negara itu merupakan jaringan terbesar di luar Korut. RGB disebut-sebut lebih memilih beroperasi di Malaysia dan Singapura.

Di sisi lain, RGB pula yang mengelola operasi klandestin negeri yang beribu kota di Pyongyang itu. Untuk menutupi operasi RGB di ketiga negara itu maka mereka biasanya menggunakan agen-agen yang menyamar sebagai insinyur, konsultan teknik konstruksi, hingga membuka restoran Korea.

“Mereka menggunakan restoran sebagai front utama untuk melakukan kegiatan intelijen dan pengawasan, menyasar politikus Jepang dan Korea Selatan, diplomat, petinggi perusahaan dan pengusaha,” kata sumber The Star.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT PERETASAN HACKER
Belum Tempuh Jalur Hukum, Telkomsel Fokus Benahi Situs
Sabtu, 28 April 2017 - 21:13 wib
SIDANG PARIPURNA KEEMPAT DPR
Pembatalan Hak Angket KPK Jadi Prioritas Gerindra
Sabtu, 28 April 2017 - 21:07 wib
TERKAIT PERKEMBANGAN POLITIK
Pengamat: Ketimbang Pilgub DKI, Pilpres 2019 Bakal Lebih Dahsyat
Sabtu, 28 April 2017 - 21:01 wib
TERUS LAKUKAN KONSOLIDASI POLITIK
Temui Agus Yudhoyono, Sandiaga Ingin Bersilaturahmi
Sabtu, 28 April 2017 - 20:47 wib
SIDANG PARIPURNA KEEMPAT DPR
Soal Hak Angket KPK, Kader PDI P: Politik Munafik Harus Diakhiri
Sabtu, 28 April 2017 - 20:42 wib
SIDANG PARIPURNA KEEMPAT DPR
Gerindra "Walk Out", Fahri Ungkap Cara Pembatalan Hak Angket KPK
Sabtu, 28 April 2017 - 20:32 wib
BANTU LANGKAH KPK
Polri Siap Buru Miryam hingga ke Luar Negeri
Sabtu, 28 April 2017 - 20:28 wib
BERDAMPAK BURUK TERHADAP DATA PELANGGAN
DPR: Telkomsel Harus Pertimbangkan Pesan Peretas soal Tarif Internet
Sabtu, 28 April 2017 - 20:22 wib
DIWARNAI AKSI WALK OUT
Fahri Beberkan Alasan Ketuk Palu Hak Angket KPK di Paripurna DPR
Sabtu, 28 April 2017 - 20:18 wib
TERKAIT AKSI UNJUK RASA KE JAKARTA
Peringatan "May Day", Wakapolri Titip Pesan untuk Para Buruh
Sabtu, 28 April 2017 - 20:13 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Polri Siap Buru Miryam hingga ke Luar Negeri

Jumat, 28 April 2017 - 20:28 WIB

Ciri-ciri Penusuk Anggota Paspampres Sudah Diketahui
Wakapolri: Sudah Ada Titik Terang Terkait Kasus Novel Baswedan
Soal Larangan Hizbut Tahrir, Kapolri: Bertentangan dengan Pancasila
Miryam Jadi Buronan KPK

Jumat, 28 April 2017 - 11:21 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini