Wonderful Indonesia
BELUM DAPATKAN AKSES KEKONSULERAN
Nama Siti Aisyah Tidak Ada dalam Database BNP2TKI
Jumat, 17 Februari 2017 - 16:46 WIB > Dibaca 683 kali Print | Komentar
Nama Siti Aisyah Tidak Ada dalam Database BNP2TKI
LOL: Tayangan salah satu stasiun TV Korsel yang menunjukkan rekaman CCTV dari seorang perempuan yang diduga salah satu pembunuh Kim Jong-nam. (TWITTER)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Masyarakat Indonesia terkejut atas penangkapan terhadap Siti Aisyah, seorang WNI kelahiran Serang, oleh otoritas Malaysia pada dini hari 16 Februari 2017, yang diduga terlibat dalam konspirasi pembunuhan Kim Jong-nam, saudara pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Menurut Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid, berdasarkan pengecekan di database lembaganya tidak ditemukan nama Siti Aisyah sebagai TKI yang bekerja di Malaysia.

"Tidak ditemukan nama Siti Aisyah dalam database BNP2TKI," kata Nusron, seperti dikutip dari JawaPos.com, Jumat (17/2/2017).

Sesuai koordinasi dengan KBRI Malaysia, imbuh Nusron, diketahui bahwa Siti Aisyah berada di Malaysia, tetapi belum diperoleh informasi lengkapnya, apa yang dilakukannya di Malaysia dan bagaimana sampai disangka terlibat dalam pembunuhan warga Korea Utara.

"Karena KBRI Kuala Lumpur belum mendapatkan akses kekonsuleran untuk bertemu Siti Aisyah," sebutnya.

Dia pun memastikan bahwa pemerintah Indonesia akan memberikan bantuan hukum kepada Siti Aisyah apapun status dia di Malaysia, apakah sebagai TKI atau WNI yang sedang berkunjung ke Malaysia. Menurutnya, KBRI Kuala Lumpur memiliki dua  tim kuasa hukum untuk memberikan pembelaan hukum kepada WNI yang menghadapi masalah hukum di Malaysia.

Karena tim kuasa hukum yang disewa KBRI Kuala Lumpur salah satunya khusus diperuntukkan untuk melakukan pembelaan hukum terhadap WNI yang dituduh melakukan tindak pidana dengan ancaman hukuman mati, seperti pembunuhan, pemilikan senjata api secara ilegal, penculikan dan perdagangan narkotika. "Saat ini kami masih menunggu tuduhan yang dikenakan kepada Siti Aisyah karena masih dalam proses siasatan," jelasnya.

Lebih jauh, dia pun mengingatkan seluruh TKI yang bekerja di Malaysia ataupun di mana saja agar tidak melakukan hal-hal yang dapat mempersulit dirinya dan juga keluarganya. Bekerjalah dengan baik untuk kepentingan keluarga dan masa depan. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SEA GAMES 2017
Kemendagri Surati Malaysia Terkait Insiden Bendera Terbalik
Selasa, 22 Agustus 2017 - 01:42 wib
INSIDEN BENDERA TERBALIK
Keras! Indonesia Dinilai Tak Seharusnya Langsung Maafkan Malaysia
Selasa, 22 Agustus 2017 - 01:37 wib
TANGKAP SEORANG PANITERA
OTT di PN Jakarta Selatan Akan Didalami Pansus Angket KPK, Penyebabnya...
Selasa, 22 Agustus 2017 - 01:26 wib
DIDUGA LAKUKAN PENIPUAN
Mahfud MD Nyaris "Terjerat" Rayuan First Travel, Begini Kisahnya
Selasa, 22 Agustus 2017 - 01:13 wib
BUNTUT INSIDEN BENDERA TERBALIK
Romi: Panitia SEA Games Harus Disanksi!
Selasa, 22 Agustus 2017 - 01:01 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Meski Miryam Murka, Anton Tak Akan Cabut Keterangan soal Markus Nari
Selasa, 22 Agustus 2017 - 00:32 wib
LAPOR KE CRISIS CENTER
Korban First Travel Kecewa, Berkas Pengaduan Hanya Ditumpuk Petugas
Selasa, 22 Agustus 2017 - 00:26 wib
GELONTORKAN SUBSIDI BESAR
2018, Pemerintah Tak Berencana Naikkan BBM, LPG, dan Listrik
Selasa, 22 Agustus 2017 - 00:12 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Miryam Murka Markus Nari Disebut Bayari Pengacaranya
Selasa, 22 Agustus 2017 - 00:00 wib
SEA GAMES 2017
Malaysia Minta Maaf karena Bendera Terbalik, Ini Tanggapan Wapres
Selasa, 21 Agustus 2017 - 21:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Kemendagri Surati Malaysia Terkait Insiden Bendera Terbalik
Keras! Indonesia Dinilai Tak Seharusnya Langsung Maafkan Malaysia
Romi: Panitia SEA Games Harus Disanksi!

Selasa, 22 Agustus 2017 - 01:01 WIB

Malaysia Minta Maaf karena Bendera Terbalik, Ini Tanggapan Wapres
Buntut Insiden SEA Games, Bendera Malaysia Terbalik Diaraka Keliling Kota
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us