BELUM DAPATKAN AKSES KEKONSULERAN
Nama Siti Aisyah Tidak Ada dalam Database BNP2TKI
Jumat, 17 Februari 2017 - 16:46 WIB > Dibaca 618 kali Print | Komentar
Nama Siti Aisyah Tidak Ada dalam Database BNP2TKI
LOL: Tayangan salah satu stasiun TV Korsel yang menunjukkan rekaman CCTV dari seorang perempuan yang diduga salah satu pembunuh Kim Jong-nam. (TWITTER)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Masyarakat Indonesia terkejut atas penangkapan terhadap Siti Aisyah, seorang WNI kelahiran Serang, oleh otoritas Malaysia pada dini hari 16 Februari 2017, yang diduga terlibat dalam konspirasi pembunuhan Kim Jong-nam, saudara pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Menurut Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid, berdasarkan pengecekan di database lembaganya tidak ditemukan nama Siti Aisyah sebagai TKI yang bekerja di Malaysia.

"Tidak ditemukan nama Siti Aisyah dalam database BNP2TKI," kata Nusron, seperti dikutip dari JawaPos.com, Jumat (17/2/2017).

Sesuai koordinasi dengan KBRI Malaysia, imbuh Nusron, diketahui bahwa Siti Aisyah berada di Malaysia, tetapi belum diperoleh informasi lengkapnya, apa yang dilakukannya di Malaysia dan bagaimana sampai disangka terlibat dalam pembunuhan warga Korea Utara.

"Karena KBRI Kuala Lumpur belum mendapatkan akses kekonsuleran untuk bertemu Siti Aisyah," sebutnya.

Dia pun memastikan bahwa pemerintah Indonesia akan memberikan bantuan hukum kepada Siti Aisyah apapun status dia di Malaysia, apakah sebagai TKI atau WNI yang sedang berkunjung ke Malaysia. Menurutnya, KBRI Kuala Lumpur memiliki dua  tim kuasa hukum untuk memberikan pembelaan hukum kepada WNI yang menghadapi masalah hukum di Malaysia.

Karena tim kuasa hukum yang disewa KBRI Kuala Lumpur salah satunya khusus diperuntukkan untuk melakukan pembelaan hukum terhadap WNI yang dituduh melakukan tindak pidana dengan ancaman hukuman mati, seperti pembunuhan, pemilikan senjata api secara ilegal, penculikan dan perdagangan narkotika. "Saat ini kami masih menunggu tuduhan yang dikenakan kepada Siti Aisyah karena masih dalam proses siasatan," jelasnya.

Lebih jauh, dia pun mengingatkan seluruh TKI yang bekerja di Malaysia ataupun di mana saja agar tidak melakukan hal-hal yang dapat mempersulit dirinya dan juga keluarganya. Bekerjalah dengan baik untuk kepentingan keluarga dan masa depan. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MOTOGP 2017
Rossi Pakai KTP Palsu? Bagaimana Ceritanya?
Rabu, 29 Maret 2017 - 00:23 wib
Polri Tembak Mati Bandar Eks Penegak Hukum
Bandar Narkotika Internasional Makin Liar
Rabu, 29 Maret 2017 - 00:20 wib
PRA PIALA DUNIA 2018
Jepang dan Australia Menang, Zona Asia Makin Seru
Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00 wib
KEGIATAN KEBERSAMAAN
Toyota Brotherhood Community Promo Wisata Sambil Bakti Sosial
Rabu, 28 Maret 2017 - 20:55 wib
SPS RIAU
SPS Persembahkan "Integrity Award"
Rabu, 28 Maret 2017 - 17:04 wib
NASIONAL
Jerat Pemilik Restoran Pencuri Data Kartu Kredit
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:58 wib
TEMBILHAN
Komit Bangun Pendidikan dan Sejahterakan Guru
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:51 wib
POLITIK
Keluarkan Perppu Perpanjang Masa Aktif Pimpinan KPU
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:43 wib
POLITIK
Kepala Daerah Boleh Ikut Kampanye di Pilkada DKI
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:41 wib
POLITIK
Intsiawati Ayus Geser Pesaing
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:39 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Disetujui Rekrut 500 Hakim

Selasa, 28 Maret 2017 - 17:00 WIB

Jerat Pemilik Restoran Pencuri Data Kartu Kredit

Selasa, 28 Maret 2017 - 16:58 WIB

Djarot Siapkan Operasi untuk Cegah Narkoba

Senin, 27 Maret 2017 - 18:47 WIB

Pemberitahuan Aksi 313 Belum Diterima Mabes Polri

Senin, 27 Maret 2017 - 18:42 WIB

Fadli Zon Pastikan Tak Ikut Aksi 313

Senin, 27 Maret 2017 - 17:38 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us