Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DISEBUT IKUT MEMBANTU TERDAKWA RAJAMOHANAN
Adik Ipar Terseret Kasus Suap, Sikap Jokowi...
Jumat, 17 Februari 2017 - 17:34 WIB > Dibaca 547 kali Print | Komentar
Adik Ipar Terseret Kasus Suap, Sikap Jokowi...
Presiden Joko Widodo. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Adik ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi), Arif Budi Sulistyo diduga terlibat dalam kasus suap dengan terdakwa Ramapanicker Rajamohan. Jokowi sendiri dinilai tak akan tinggal diam terkait hal tersebut.

Pasalnya, citra Jokowi sendiri akan rusak karena kasus itu. "Kalau memang ini beliau (Arif) terlibat, nggak mungkin Pak Jokowi diam, karena merusak nama baik beliau kan," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaedi Mahesa saat dihubungi di Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Jokowi, kata Desmond, akan meredam agar kasus ini tak sampai menjadi heboh di publik. “Presiden akan melakukan pengamanan," tegasnya.

Dikatakannya, publik kini tinggal menunggu bagaimana sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Arif. "Ya kita tunggu apa yang akan dilakukan oleh KPK," sebut legislator kelahiran Banjarmasin itu. .

Politikus Partai Gerindra menilai, kasus Arif tersebut mirip dengan kasus yang menimpa besan SBY, Aulia Pohan yang divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor pada 17 Juni 2009 dengan hukuman 4,5 tahun.

Saat itu, Aulia dinilai bersalah dalam kasus penyelewengan dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) sebesar Rp100 miliar pada 2003. Aulia yang juga mejabat sebagai direktur operasional PT Rakabu Sejahtera diduga menjadi penghubung terdakwa dengan sejumlah pegawai Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Adapun dalam kasus ini, Country Director PT EK Prima Indonesia Ramapanicker Rajamohanan Nair didakwa menjanjikan fee kepada PPNS Ditjen Pajak Handang Soekarno Rp6 miliar terkait pengurusan pajak. Dalam surat dakwaan disebutkan, sebagian uang itu akan  diberikan kepada ‎Kakanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv‎.

Akan tetapi, ketika terjadi penyerahan pertama, yakni Rp1,9 miliar dari Rajamohanan kepada Handang, keduanya diciduk KPK. Dalam dakwaan terungkap nama Arif Budi serta Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi yang diduga mengetahui proses penghapusan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia itu. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT PERETASAN HACKER
Belum Tempuh Jalur Hukum, Telkomsel Fokus Benahi Situs
Sabtu, 28 April 2017 - 21:13 wib
SIDANG PARIPURNA KEEMPAT DPR
Pembatalan Hak Angket KPK Jadi Prioritas Gerindra
Sabtu, 28 April 2017 - 21:07 wib
TERKAIT PERKEMBANGAN POLITIK
Pengamat: Ketimbang Pilgub DKI, Pilpres 2019 Bakal Lebih Dahsyat
Sabtu, 28 April 2017 - 21:01 wib
TERUS LAKUKAN KONSOLIDASI POLITIK
Temui Agus Yudhoyono, Sandiaga Ingin Bersilaturahmi
Sabtu, 28 April 2017 - 20:47 wib
SIDANG PARIPURNA KEEMPAT DPR
Soal Hak Angket KPK, Kader PDI P: Politik Munafik Harus Diakhiri
Sabtu, 28 April 2017 - 20:42 wib
SIDANG PARIPURNA KEEMPAT DPR
Gerindra "Walk Out", Fahri Ungkap Cara Pembatalan Hak Angket KPK
Sabtu, 28 April 2017 - 20:32 wib
BANTU LANGKAH KPK
Polri Siap Buru Miryam hingga ke Luar Negeri
Sabtu, 28 April 2017 - 20:28 wib
BERDAMPAK BURUK TERHADAP DATA PELANGGAN
DPR: Telkomsel Harus Pertimbangkan Pesan Peretas soal Tarif Internet
Sabtu, 28 April 2017 - 20:22 wib
DIWARNAI AKSI WALK OUT
Fahri Beberkan Alasan Ketuk Palu Hak Angket KPK di Paripurna DPR
Sabtu, 28 April 2017 - 20:18 wib
TERKAIT AKSI UNJUK RASA KE JAKARTA
Peringatan "May Day", Wakapolri Titip Pesan untuk Para Buruh
Sabtu, 28 April 2017 - 20:13 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Polri Siap Buru Miryam hingga ke Luar Negeri

Jumat, 28 April 2017 - 20:28 WIB

Ciri-ciri Penusuk Anggota Paspampres Sudah Diketahui
Wakapolri: Sudah Ada Titik Terang Terkait Kasus Novel Baswedan
Soal Larangan Hizbut Tahrir, Kapolri: Bertentangan dengan Pancasila
Miryam Jadi Buronan KPK

Jumat, 28 April 2017 - 11:21 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini