Wonderful Indonesia
TERKAIT BHINEKA TUNGGAL IKA
Yenny Wahid: Citra Indonesia Berubah sejak Pilkada DKI
Jumat, 17 Februari 2017 - 17:55 WIB > Dibaca 901 kali Print | Komentar
Yenny Wahid: Citra Indonesia Berubah sejak Pilkada DKI
Yenny Wahid. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Semenjak pesta demokrasi Pilkada DKI Jakarta yang mengakibatkan gelombang kaum muslim menolak pencalonan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang berasal dari kalangan minoritas, semboyan Bhineka Tunggal Ika yang merangkul segala perbedaan suku, agama, dan budaya seolah pudar.

Demikian diungkapkan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid setelah seminar soal Bhineka Tunggal Ika di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok. Menurutnya, dulu Indonesia menjadi inspirasi bagi dunia karena menjadi negara yang bisa mengelola perbedaan dengan baik.

Konsep Bhineka Tunggal Ika menjadi rujukan bagi dunia. “Kok bisa, Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia mampu memberikan ruang bagi minoritas, mampu memberikan ruang bagi perbedaan yang ada di masyarakat kita. Tapi dengan Pilkada DKI ini, perspektif dunia terhadap Indonesia agak berubah. Ini yang saya rasakan,” ujarnya.

Putri Presiden ke-4 Gus Dur ini menyatakan, perubahan itu ditandai dengan persepsi seolah-olah Indonesia menjadi negara yang tidak toleran lagi. “Seolah-olah Indonesia tak toleran lagi, dengan demo yang ada, dengan intimidasi,” tuturnya.

Hasil Pilkada DKI versi hitung cepat kini mengunggulkan Ahok di posisi puncak. Itu artinya, isu agama bukan menjadi isu prioritas. Yenny menilai isu kinerja masih menjadi faktor yang dipertimbangkan orang untuk memilih pemimpinnya. “Jadi, bukan isu primordial lagi. Bukan kesukuan, agama. Tapi kalau punya kinerja bagus, orang bisa memilih berdasarkan isu-isu kinerja tadi,” ungkapnya.

Di sisi lain, Yenny mendorong berita ini harus bisa sampai ke mata dan telinga masyarakat dunia bahwa isu SARA tidak menjadi isu prioritas dibanding faktor kinerja. Dia menilai, dengan begitu, perspektif global terhadap Indonesia akan membaik. “Berita ini (hasil Pilkada DKI) sampai ke luar negeri dul  bahwa hasil putaran satu mengatakan kinerja itu penting. Kalau berita ini bisa sampai ke luar negeri, maka perspektif akan berubah (positif) lagi,” jelasnya.

Memang, lanjutnya, kelompok minoritas sering dijadikan berbagai faktor isu politik dan berbagai persoalan. Hal ini terjadi di banyak negara bukan hanya di Indoinesia. “Nyatanya di Pilkada DKI kemarin ini, warga Indonesia punya ketahanan. Terbukti isu agama tidak terlalu menjadi isu paling kuat. Ketika dihadapkan pada isu kinerja,” tuntasnya. (cr1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Kab.Bengkalis
Petani Dibekuk di Labuhan Batu Kabur, Setelah Cabuli 7 Bocah
Rabu, 13 Desember 2017 - 08:31 wib
SMA Witama School Nasional Plus
Siswi Witama Juara Pencak Silat Pelajar Se-Riau
Rabu, 13 Desember 2017 - 08:27 wib

DPRD Minta PKL Teratai Ditertibkan
Rabu, 13 Desember 2017 - 08:26 wib
SALING KLAIM PALING BERHAK
Dua Kubu PPP Masih Rebutan Kantor
Rabu, 13 Desember 2017 - 00:02 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Jika Setnov Besok Jadi Terdakwa, Ini Langkah Golkar
Rabu, 12 Desember 2017 - 21:00 wib
TERKAIT KECELAKAAN SETNOV
Simak! Ini Penjelasan KPK soal Pemanggilan Eks Wartawan Metro TV
Rabu, 12 Desember 2017 - 20:30 wib
TERKAIT PERGANTIAN KETUA DPR
Kekompakan Fraksi Golkar Rusak karena Aziz Syamsuddin
Rabu, 12 Desember 2017 - 20:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Sidang Novanto Disiarkan Langsung, Begini Tanggapan KPK
Rabu, 12 Desember 2017 - 19:50 wib
TERJADI DALAM SEBUAH PERTEMPURAN
Hanya Beredar di Medsos, Kapolri Bantah Informasi Tewasnya Bahrun Naim
Rabu, 12 Desember 2017 - 19:40 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Segera Dibawa ke Indonesia, Ini Kata Kapolri soal Pelaku Bom Panci di Malaysia
Jadikan Polisi Target, Empat Terduga Teroris Diamankan

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:17 WIB

Eks Kontributor Metro TV Diperiksa KPK

Selasa, 12 Desember 2017 - 11:00 WIB

TNI-Polri Akan Selalu Berjalan Beriringan Hadi Tawarkan Kapolri Ngopi
Tokoh Tionghoa Riau Promosikan Tanjak dalam Munas VI PSMTI
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us