Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
BERKAS PENYIDIKAN DINYATAKAN LENGKAP
Penyuap Pejabat Bakamla Bakal Duduk sebagai Terdakwa
Jumat, 17 Februari 2017 - 18:22 WIB > Dibaca 660 kali Print | Komentar
Penyuap Pejabat Bakamla Bakal Duduk sebagai Terdakwa
Direktur Utama PT Merial Esa, Fahmi Darmawansyah. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus dugaan suap kepada pejabat Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI oleh Direktur Utama PT Merial Esa, Fahmi Darmawansyah memasuki babak baru. Pasalnya, Fahmi segera duduk sebagai terdakwa.

Menurut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkas penyidikan Fahmi telah dinyatakan lengkap dan ditingkatkan ke tahap penuntutan (tahap dua). "Benar, FD dilakukan pelimpahan tahap dua hari ini," ujar Febri Diansyah, Juru Bicara KPK, saat dikonfirmasi, Jumat (17/2/2017).

Perkara korupsi Fahmi, imbuhnya, akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta. "Rencananya akan disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," sebutnya.

Pada 13 Desember 2016 lalu, KPK menangkap empat orang di dua lokasi berbeda di Jakarta, yakni Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Utama (Sestama Bakamla), Eko Susilo Hadi (ESH). KPK juga menangkap tiga orang dari PT Merial Esa, Muhammad Adami Okta, Hardy Stefanus, dan Danang Sri Radityo.

KPK menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp2 miliar dari tangan Eko yang ditangkap di Kantor Bakamla, Jakarta Pusat. Suap diberikan terkait dengan pengadaan alat monitoring satelit RI Tahun 2016 dengan sumber pendanaan APBN-P tahun 2016 senilai Rp200 miliar. KPK kemudian menetapkan Eko, Adami, dan Hardy sebagai tersangka.

Kemudian, Direktur Utama PT Merial Esa, Fahmi Darmawansyah sebagai tersangka pemberi suap. Sementara Danang berstatus saksi dan dilepaskan. (Put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SALING KLAIM PALING BERHAK
Dua Kubu PPP Masih Rebutan Kantor
Rabu, 13 Desember 2017 - 00:02 wib
SEJAK NOVEMBER 2017
Menunggak, PLN Putus Penerangan Jalan Umum Rohil
Rabu, 12 Desember 2017 - 21:53 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Jika Setnov Besok Jadi Terdakwa, Ini Langkah Golkar
Rabu, 12 Desember 2017 - 21:00 wib
TERKAIT KECELAKAAN SETNOV
Simak! Ini Penjelasan KPK soal Pemanggilan Eks Wartawan Metro TV
Rabu, 12 Desember 2017 - 20:30 wib
TERKAIT PERGANTIAN KETUA DPR
Kekompakan Fraksi Golkar Rusak karena Aziz Syamsuddin
Rabu, 12 Desember 2017 - 20:00 wib
TERJADI DALAM SEBUAH PERTEMPURAN
Hanya Beredar di Medsos, Kapolri Bantah Informasi Tewasnya Bahrun Naim
Rabu, 12 Desember 2017 - 19:40 wib
DUGAAN UJARAN KEBENCIAN
Terkait Kasus Victor Laiskodat, Polri Minta MKD Segera Bersikap
Rabu, 12 Desember 2017 - 19:30 wib
PERKETAT RUANG GERAK TERORIS
Segera Dibawa ke Indonesia, Ini Kata Kapolri soal Pelaku Bom Panci di Malaysia
Rabu, 12 Desember 2017 - 19:20 wib
DIAJUKAN PKS
Usai Reses, Surat Pencopotan Fahri Hamzah Diproses DPR
Rabu, 12 Desember 2017 - 19:10 wib
PANDANGAN PKS
Ketika Program “Ekonomi Meroket” Jokowi Masih "Jauh Panggang dari Api"
Rabu, 12 Desember 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Jika Setnov Besok Jadi Terdakwa, Ini Langkah Golkar

Selasa, 12 Desember 2017 - 21:00 WIB

Simak! Ini Penjelasan KPK soal Pemanggilan Eks Wartawan Metro TV
Sidang Novanto Disiarkan Langsung, Begini Tanggapan KPK

Selasa, 12 Desember 2017 - 19:50 WIB

Hanya Beredar di Medsos, Kapolri Bantah Informasi Tewasnya Bahrun Naim
Terkait Kasus Victor Laiskodat, Polri Minta MKD Segera Bersikap
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Dua Kubu PPP Masih Rebutan Kantor