Wonderful Indonesia
TERKAIT STATUS TERDAKWA
Kata Fahri, Secara Etis Ahok Seharusnya Berhenti
Jumat, 17 Februari 2017 - 20:15 WIB > Dibaca 600 kali Print | Komentar
Kata Fahri, Secara Etis Ahok Seharusnya Berhenti
Ahok. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat akan bertarung dengan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Akan tetapi, perdebatan penonaktifan atau tidaknya Ahok yang sudah berstatus terdakwa masih bergulir.

Dikhawatirkan Ahok yang kini aktif lagi menjadi gubernur, menggunakan fasilitas negara untuk meraih dukungan. Menurut Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, jika Ahok punya etika, harusnya dia berhenti sebagai gubernur DKI Jakarta karena sudah berstatus terdakwa.

Fahri memandang, secara hukum Ahok seharusnya sudah dinonaktifkan sebagai gubernur. "Karena Undang-undang mengatur demikian. Sebenarnya, kalau Ahok punya etika, secara etis dia harus berhenti," ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Selain diberhentikan sementara, katanya lagi, Ahok juga seharusnya tidak menggunakan fasilitas negara. Fahri menduga, sekarang, Ahok sudah mengkondisikan camat, lurah yang punya akses ke RT maupun RW. Bahkan, setiap hari Ahok ngantor di Balai Kota dengan pengawalan aparatur negara, pakai mobil, ajudan, staf dari negara.

"Itu tidak fair bagi satu kompetisi dan tidak baik bagi dia juga karena dia dalam status sebagai terdakwa," sebutnya.

Dia menuturkan, harusnya semua itu Ahok lepas supaya pertandingan ini menjadi fair. Selain itu juga agar menjadi etis bagi Ahok sebagai seorang terdakwa untuk tidak memegang jabatan pemerintahan yang strategis. "DPRD (DKI Jakarta) juga sudah boikot, DPR ada (proses pengusulan) angket. Seharusnya dia (Ahok) sadari sebagai suatu persoalan etika di tingkat dia," tuturnya.

Proses usulan hak angket, imbuhnya, sudah sampai di tingkat rapat pimpinan. Dia menyebut, rapat pimpinan sudah menyetujui usulan dibawa ke badan musyawarah (bamus) DPR. Dikatakannya, jika tidak ada halangan maka Senin 20 Februari atau Selasa 21 Februari bamus akan membahas tindaklanjut usulan itu untuk dijadwalkan dibacakan di paripurna. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PERTIMBANGKAN PERTUMBUHAN EKONOMI
Maskapai Penerbangan Vietnam Segera Buka Rute di Indonesia
Selasa, 22 Agustus 2017 - 21:00 wib
HARI JADI KE-385 KABUPATEN TASIK
Dangdut Pentas di Halaman Masjid Hebohkan Netizen, Begini Komentarnya
Selasa, 22 Agustus 2017 - 20:45 wib
HASIL PENYELIDIKAN KPK
Dua Sandi Ini Jadi Kode Suap ke Panitera PN Jaksel
Selasa, 22 Agustus 2017 - 20:30 wib
ISTRI BARU ADALAH SAHABAT SENDIRI
Kecewa Opick Nikah Lagi, Begini Kata-kata Mengejutkan dari Sang Istri
Selasa, 22 Agustus 2017 - 20:15 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Pep Tak Menampik Klub Eropa Akan Tebus Klausul Messi
Selasa, 22 Agustus 2017 - 20:00 wib
TERKAIT TAKSI ONLINE
MA Tolak Gugatan Kemenhub, YLKI Sarankan Uji Publik
Selasa, 22 Agustus 2017 - 19:47 wib
SERANGAN MOBIL VAN
Teror Barcelona, Pelaku Terakhir Dieksekusi Polisi
Selasa, 22 Agustus 2017 - 19:42 wib
SEBAGAIMANA SAMBUTAN UNTUK TAMU NEGARA
DPR Gelar Karpet Merah untuk Delegasi Partai Komunis Vietnam
Selasa, 22 Agustus 2017 - 19:35 wib
PENGAWASAN SESUAI PASAL
KPAI Datangi Sekolah Penabur Terkait Kasus Chat Porno Guru kepada Siswi
Selasa, 22 Agustus 2017 - 19:30 wib
SUDAH DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA
KPK OTT Panitera dan Empat Pihak Lain di PN Jaksel, Begini Kronologinya
Selasa, 22 Agustus 2017 - 19:21 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Tim Firdaus Ambil Formulir ke Hanura

Selasa, 22 Agustus 2017 - 12:07 WIB

12 Calon Anggota Tes Wawancara

Selasa, 22 Agustus 2017 - 11:35 WIB

KPU Pekanbaru Giatkan Silaturahmi

Selasa, 22 Agustus 2017 - 11:34 WIB

Gugat UU Pemilu, PSI Akui Keberatan soal Verifikasi Parpol
Presiden Jokowi Kembali Dihina di Medsos, Begini Respons DPR
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us