Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Riau >>
Dijual Melalui Facebook BBKSDA Amankan 15 Satwa Dilindungi
Kamis, 23 Februari 2017 - 09:06 WIB > Dibaca 718 kali Print | Komentar
Dijual Melalui Facebook BBKSDA Amankan 15 Satwa Dilindungi
LUTUNG EMAS: Petugas BBKSDA memperlihatkan satu ekor bayi lutung emas saat gelar ekspos pengungkapan penjualan hewan yang dilindungi di Balai BKSDA Riau Jalan HR Soebrantas, Rabu (22/2/2017).
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Seekor harimau dahan tergeletak mati. Ia teronggok bersama beberapa satwa lain yang dikumpulkan di halaman Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Jalan HR Soebrantas, Rabu (22/2). Sore itu, tim Balai Penegakan Hukum Wilayah II Sumatera KLHK melakukan penggerebekan terhadap penjualan satwa dilindungi. Jumlahnya ada sekitar 15 ekor satwa.

Terdiri dari harimau dahan (felis bengalensis) 2 ekor yang sudah mati, 5 masih hidup, 1 ekor burung elang, lutung emas 4 ekor, berang-berang, bayi musang serta musang dewasa. Penangkapan tersebut dilangsungkan di sebuah rumah yang terletak di Jalan Sentosa, Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukitraya. Kemudian pihak BBKSDA beserta Balai Penegakan Hukum Wilayah II Sumatera KLHK langsung mengeksekusi satwa dilindungi itu.

Salah seorang yang diduga sebagai pemilik HA juga turut diamankan oleh pihak petugas. Sesampainya di BBKSDA satwa tersebut langsung diberikan makanan. Untuk satwa yang masih kecil, petugas langsung memberikan susu dengan dot supaya tidak mati.

”Total ada 15 ekor satwa dilindungi. Di mana 4 di antaranya sudah mati,”ujar Kasi Wilayah II Balai Penegakan Hukum Sumatera KLHK Edward Hutapea kepada Riau Pos di BBKSDA.

Ia menjelaskan, pihaknya sebelum penggerebekan mendapatkan informasi dari masyarakat. Bahwa ada seseorang menjual satwa dilindungi di facebook. Dari informasi
 
itu kemudian dilakukan penyelidikan.”kami sempat mendengar akan ada transaksi jual beli. Namun tidak sempat transaksi dia (HA, red) kami tangkap,”jelas Edo.

Dari postingan facebook HA, lanjut Edo masing-masing satwa dilindungi tersebut dijual dengan harga beragam. Yakni berkisar antara Rp 350 ribu sampai dengan Rp 500 ribu. Ia belum bisa memastikan darimana asal dari hewan-hewan tersebut. Karena pihaknya masih mendalami keterangan dari tersangka HA. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 29 Undang-Undang No.5/1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati.(nda)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
HUKUM & KRIMINAL
Asyik Nyabu, Dua Warga Duri Ditangkap Polisi
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:28 wib
DPP Sita 47 Tabung
Rumah Makan Jual Gas Subsidi
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:22 wib
DUMAI
Pasca Relokasi, Arus Lalu Lintas Jalan Thamrin Jadi Lancar
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:22 wib
TAMU REDAKSI
BEM FISIP Universitas Riau Belajar Jurnalistik ke Riau Pos
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:19 wib

Kabut Tak Pengaruhi Penerbangan
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:16 wib
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Pasca Relokasi, Arus Lalu Lintas Jalan Thamrin Jadi Lancar
Warga Rindukan Legislatif  yang Merakyat

Selasa, 16 Januari 2018 - 09:27 WIB

Ruas Jalan Nasional Duri Berlubang

Selasa, 16 Januari 2018 - 09:21 WIB

Kapolres Ganti Dua Kapolsek

Selasa, 16 Januari 2018 - 09:06 WIB

Status Sukiman Masih Wabup

Selasa, 16 Januari 2018 - 09:01 WIB

Advertorial KAB ROHIL
Advertorial DPRD ROHIL
Sagang Online
loading...
Follow Us