Wonderful Indonesia
Pemko Dinilai Boros Anggaran
PJU Tak Berfungsi, Bayar Listrik Tetap Rp13 Miliar
Jumat, 17 Maret 2017 - 21:46 WIB > Dibaca 731 kali Print | Komentar
PJU Tak Berfungsi, Bayar Listrik Tetap Rp13 Miliar
Lampu penerangan jalan umum di Jalan Tuanku Tambusai.
Berita Terkait





PEKANBARU (RIAU POS.CO)-Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Pekanbaru banyak tidak berfungsi, namun biaya tagihan listrik selama bulan Januari hingga Feberuari 2017 yang dibayarkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencapai Rp13,3 miliar

Beberapa ruas Jalan di Kota Pekanbaru banyak tidak berfungsi PJU pada malam hari, di antaranya  Jalan Balam, sebagian Jalan Sudirman, Jalan SM Amin arengka II, Jalan Naga Sakti, Jalan Lumba-Lumba, Jalan Nangka,  Jalan Harapan Raya, Simpang Tiga Bandara SSK II, Jalan Mustika, dan  Jalan Paus.

Kemudian Jalan Sisimangaraja, Jalan Hangtuah, Jalan Riau (Gg Mawar), Jalan Riau Ujung, Jalan Soekarno Hatta depan Lotte, Jalan Soekarno Hatta depan Darma Yudha, Jalan Patimura, Jalan Gajah Mada, Jalan Ahmad Yani, Jalan Kuantan Raya dan Jalan Arifin Achmad. Selanjutnya, Jalan HR Soeberantas depan Batre P hingga simpang Jalan SM Amin, Jalan Diponegoro, Jalan Sumatra, Jalan Serayu, Jalan Sudirman depan Kantor Walikota, Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Arengka (dari Jalan Riau sampai SKA), Jalan Lobak, Jalan Nangka, Jalan Yos Sudarso serta Jalan M Yamin.‎ Serta ‎Jalan Gunung Agung, Jalan Lokomotif, Jalan Kapling Amilin, Jalan Kulim, Jalan Sumtara dan di ruas jalan lainnya. 

Kasubag Umum, Kepegawaian dan Perlengkapan Dishub Kota Pekanbaru, Pebrino mengatakan pembayaran tagihan PJU untuk bulan Januari-Februari sebesar Rp 13.308.330.168 yang dibayarkan ke PLN. 

"Untuk per bulan saya kurang tau, tapi pembayaran dua bulan sekitaran Rp 13,3 miliar," ujarnya kepada Riau Pos, Jumat (17/3/2017).

‎Dijelaskannya, besaran biaya tagihan listik tiap bulannya tidak sama, ada perbedaan. Terkait dengan tagihan terlalu besar mengingat banyak lampu PJU milik Pemko yang tak berfungsi, dia mengatakan pembayaran sesuai dengan tagihan yang diajukan PLN.

"Pembayaran sesuai dengan tagihan PLN. Tapi tagihan yang diajukan PLN tidak lansung kita terima begitu saja. Ada tim yang melakukan verifikasi dan pengecekan. Data yang kita miliki dengan PLN nanti dicocokan. PLN juga menerima data kita,"paparnya.

Untuk diketahui, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2017, anggaran untk pembayaran PJU kata dia sebesar Rp 50 miliar. Jika kurang, maka nanti di APBD Perubahan akan diusulkan penambahan. "Berkisar Rp 50 miliar selama satu tahun, kalau kurang di APBD Perubahan kita tambah,"ungkapnya.

Dalam hal ini Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD) Kota Pekanbaru mengakui membayar sesuai ajuan dari Dinas Pehubungan Kota Pekanbaru. PJU menjadi tanggung jawab Dishub, termasuk permintaan untuk pembayaran tagihan.

’’PJU, kami membayar berdasarkan tagihan dari Dishub,’’kata Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru Musalimin MSi. 

Dikatakannya, untuk tagihan Januari dan Februari 2017, pihaknya menerima pengajuan jika diakumulasikan sekitar Rp13 miliar.’’Kalau diakumulasikan dua bulan nilainya memang itu. Karena rata-rata perbulan tagihan Rp6,5 miliar sampai Rp6,7 miliar,’’ jelasnya.

Sebelumnya, tagihan PJU di Kota Pekanbaru sempat jadi pembicaraan banyak pihak tahun lalu. Masalah bermula saat Pemko Pekanbaru menunggak Rp19,8 miliar tagihan PJU November dan Desember 2016 pada PLN. Dampaknya, PLN sempat mematikan sebagian lampu PJU di Kota Pekanbaru yang membuat beberapa jalan protokol gelap gulita.

Tunggakan muncul karena dalam APBD murni 2016 tagihan yang berkisar Rp6,5 miliar per bulan dianggarkan untuk 12 bulan. Namun, APBD murni yang berjumlah Rp3,1 triliun sendiri terkena rasionalisasi hingga hanya menjadi sekitar Rp2,3 triliun. Anggaran PJU pun kemudian terdampak karena tak lagi mencukupi.



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DILONTARKAN GUBERNUR LEMHANAS
DPR Tolak Wacana Pembubaran Korem dan Kodim, Ini Alasannya
Rabu, 19 September 2017 - 21:00 wib
SEPANDANGAN DENGAN PEMERINTAH
Isu Kebangkitan PKI, MUI Imbau Masyarakat Waspada
Rabu, 19 September 2017 - 20:50 wib
TERKAIT KONFLIK DI MYANMAR
Ini Penjelasan Ketua BNPB soal Tudingan Pencitraan Bantuan ke Rohingya
Rabu, 19 September 2017 - 20:40 wib
CATATAN DITJEN DUKCAPIL
Terkait e-KTP, 9 Juta Lebih Penduduk Belum Lakukan Perekaman
Rabu, 19 September 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ADANYA HOAX
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI
Rabu, 19 September 2017 - 20:20 wib
TERKAIT KONFLIK ARIS-NOVEL
Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Rabu, 19 September 2017 - 20:00 wib
POLISI SEMPAT AMANKAN 12 ORANG
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 19 September 2017 - 19:45 wib
GAGASAN PRESIDEN JOKOWI
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Rabu, 19 September 2017 - 19:30 wib
TERKAIT SEMINAR 65 DI YLBHI
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Rabu, 19 September 2017 - 19:15 wib
PULUHAN ORANG SEMPAT DITAHAN
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Rabu, 19 September 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Fun & Fit Trampoline Park Hadir di Mal SKA

Selasa, 19 September 2017 - 10:11 WIB

Pusat Pangkas Dana Rp400 M

Selasa, 19 September 2017 - 09:54 WIB

Waspada Angin Kencang

Selasa, 19 September 2017 - 09:48 WIB

Investor Incar Kota Baru

Selasa, 19 September 2017 - 09:30 WIB

39 Ranperda Antre Disahkan

Selasa, 19 September 2017 - 09:23 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini