Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS LOLY CANDY’S
DPR Minta Jaksa Beri Tuntutan Maksimal kepada Para Pelaku Pedofil
Senin, 20 Maret 2017 - 15:08 WIB > Dibaca 245 kali Print | Komentar
DPR Minta Jaksa Beri Tuntutan Maksimal kepada Para Pelaku Pedofil
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) geram terhadap praktik paedofil yang dilakukan melalui online grup Facebook Loly Candy’s yang menyasar korban anak-anak di usia 2-8 tahun.

Terkait hal itu, anggota Komisi X DPR, Reni Marlinawati meminta aparat penegak hukum menjerat pelaku dengan pasal berlapis, yakni dengan Undang-undang tentang Pornografi dan Undang-undang tentang Perlindungan Anak. "Negara harus tegas dan tidak boleh lembek dalam melawan kejahatan ini," kata Reni lewat pesan singkat, Senin (20/3/2017).

Kemudian, dia juga mendorong secara khusus kepada jaksa agar membuat tuntutan maksimal kepada para pelaku pedofil. Hal yang sama juga kepada hakim, untuk memutus perkara ini dengan putusan yang adil dan berpihak pada korban. Reni memandang, hal Itu sesuai dengan komitmen pemerintah yang serius memberantas kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak.

"Dengan langkah ini, negara memberi pesan penting dalam melawan kejahatan ini," jelas Ketua Fraksi PPP itu.

Di sisi lain, dia berharap aparat penegak hukum beserta aparatur pemerintah, khususnya Menteri Komunikasi dan Informatika untuk mengawasi secara ketat media sosial. Terutama terkait aktivitas prostitusi maupun pornografi. Menurutnya, kesigapan pemerintah dalam memblokir terhadap media-media online yang dianggap menyebar paham radikal, semestinya juga berlaku terhadap terkait ini.

Sebab, pornografi dan prostitusi merusak sendi-sendi kehidupan bangsa. Di samping itu, kepada orang tua, pihak sekolah, serta lingkungan sekitar, kata dia, harus menjadi benteng paling ampuh untuk mengedukasi dan memroteksi anak-anak dari ancaman kejahatan seksual dan pornografi.

"Ketiga pilar tersebut memiliki peran penting dan mendasar untuk melawan kejahatan seksual khususnya kepada anak-anak," tandas legislator asal Jawa Barat ini. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SIAPKAN BERBAGAI STRATEGI
Proses Hukum di Kepolisian Tak Bisa Diintervensi Aksi Massa
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:50 wib
AKUI MENYESALI PERBUATANNYA
Penyebar Hoax Kapolri Minta Penangguhan Penahanan
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:43 wib
PASCA-PENETAPAN TERSANGKA
MUI Imbau Pendukung Rizieq Tidak Anarkistis
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:38 wib
KASUS CHAT PORNOGRAFI
GP Ansor: Seharusnya Rizieq Kembali ke Indonesia
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:34 wib
KASUS CHAT PORNOGRAFI
Habib Rizieq Jadi Tersangka karena Ahok Kalah Pilgub
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:29 wib
KASUS CHAT PORNOGRAFI
Kuasa Hukum Tuding Ahok di Balik Status Tersangka Rizieq
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:17 wib
KASUS CHAT PORNOGRAFI
Sekjen MUI Sarankan Habib Rizieq Pulang ke Tanah Air
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:13 wib
TERKAIT MASALAH INTERNAL PKS
Lagi, Anggota DPR Walkout karena Fahri Hamzah
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:09 wib
PERLU RESPON BESAR KEMENAG
Sejumlah Elemen Masyarakat Mulai Terjangkit Virus Anti-Pancasila
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:04 wib
TUDING KADER PDI P JEBOLAN PKI
Ustaz Alfian Tanjung Resmi Tersangka Kasus Ujaran Kebencian
Selasa, 30 Mei 2017 - 16:57 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Proses Hukum di Kepolisian Tak Bisa Diintervensi Aksi Massa
Penyebar Hoax Kapolri Minta Penangguhan Penahanan

Selasa, 30 Mei 2017 - 17:43 WIB

MUI Imbau Pendukung Rizieq Tidak Anarkistis

Selasa, 30 Mei 2017 - 17:38 WIB

GP Ansor: Seharusnya Rizieq Kembali ke Indonesia

Selasa, 30 Mei 2017 - 17:34 WIB

Habib Rizieq Jadi Tersangka karena Ahok Kalah Pilgub
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us