Wonderful Indonesia
BERDAMPAK TERHADAP PSIKOLOGIS
Soni Sebut Video Bunuh Diri Live di Facebook Tak Pantas Disebarkan
Senin, 20 Maret 2017 - 15:39 WIB > Dibaca 732 kali Print | Komentar
Soni Sebut Video Bunuh Diri Live di Facebook Tak Pantas Disebarkan
Pria yang melalukan bunuh diri live di Facebook. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus bunuh diri live via Facebook yang dilakukan warga Jagakarsa turut menuai perhatian Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono. Soni, sapaan Sumarsono, menilai, penyebaran video itu pada prinsipnya tidak pantas dilakukan.

Terlebih, sampai tayangan itu ditonton anak kecil. "Karena takut yang buka anak kecil, lalu traumatik, psikologisnya itu berefek," katanya di Balai Kota Jakarta, Senin (20/3/2017).

Namun, dia tak bisa memungkiri keterbukaan informasi saat ini saat mudah diakses. Terutama terkait kejadian-kejadian yang sedang viral di dunia maya. Meski begitu, dia tetap tak bisa membiarkan video bunuh diri live itu disebarluaskan sampai dinikmati kalangan anak-anak.

Pasalnya, Soni mengaku memiliki pengalaman ketika video itu akhirnya viral. Tetangganya terutama yang masih anak-anak, terangnya, pernah berteriak setelah menyaksikan kengerian aksi bunuh diri tersebut. "Jadi, akhirnya traumatik nanti. Saya khawatir nanti anak-anak terganggu psikisnya. Ini akan berpengaruh dari pertumbuhan dan perkembangannya," tandasnya.

Belum lama ini diketatahui telah beredar video bunuh diri live yang dilakukan seorang bapak. Diduga dia mengalami tekanan akibat stres masalah keluarga.(uya)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF
Insiden Pencekalan Panglima TNI, Ini Ungkapan Penyesalan Kedubes AS
Selasa, 23 Oktober 2017 - 21:00 wib
KASUS DUGAAN SUAP
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:50 wib
TERPASANG DI SEJUMLAH JALAN IBU KOTA
Spanduk Pengusiran Warga Amerika Beredar Pasca-Insiden Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:40 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
Soal Rencana Aksi 2610, Polisi Akui Belum Dapat Informasi
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:30 wib
DISAMPAIKAN LANGSUNG KE MENHAN RI
Menhan AS Minta Maaf soal Pelarangan terhadap Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:20 wib
TAK MASUK OBJEK PTUN
Salah Kamar, Gugatan Setnov kepada Dirjen Imingrasi Dikritik TPDI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:00 wib
HAKIM KABULKAN GUGATAN
Resmi Menjanda, Nafa Urbach Berbagi Hak Asuh Anak dengan Zack Lee
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:50 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
50 Ribu Massa Akan Kepung DPR dalam "Aksi 2610"
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:40 wib
DALAM SEBUAH WAWANCARA
Pernyataan Kapolri soal Kasus Pemerkosaan Tuai Kritik Menteri Yohana
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:30 wib
UNTUK 20 HARI KE DEPAN
Buntut Aksi Kritik Pemerintahan Jokowi-JK, Polisi Tahan Dua Mahasiswa
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:20 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Insiden Pencekalan Panglima TNI, Ini Ungkapan Penyesalan Kedubes AS
Spanduk Pengusiran Warga Amerika Beredar Pasca-Insiden Panglima TNI
Menhan AS Minta Maaf soal Pelarangan terhadap Panglima TNI
Din Syamsuddin Jadi Utusan Khusus untuk Dialog Antaragama
50 Ribu Massa Akan Kepung DPR dalam "Aksi 2610"

Senin, 23 Oktober 2017 - 19:40 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini