Wonderful Indonesia
SEBAGAI PENGGANTI JAKARTA
Studi Kelayakan Palangkaraya Jadi Ibukota Negara Akan Dibuka Kembali
Senin, 20 Maret 2017 - 15:44 WIB > Dibaca 596 kali Print | Komentar
Studi Kelayakan Palangkaraya Jadi Ibukota Negara Akan Dibuka Kembali
Kota Palangkaraya. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemerintah menanggapi serius menghangatnya wacana memindahkan ibu kota negara ke Palangkaraya. Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, hal itu bisa membuka kembali studi yang telah dilakukan terkait kelayakan Palangkaraya sebagai pengganti Jakarta.

Jika benar-benar layak, bukan tidak mungkin pemindahan ibu kota dilaksanakan. Kepada JawaPos.com di kantor Kemenko Polhukam, Senin (20/3/2017), dia mengaku sedang mencari hasil hasil kajian yang dilakukan oleh tim ahli mengenai wacana itu.

Dia perlu mendapatkan dokumen itu karena wacana pemindahan ibu kota kembali menghangat. ’’Kami akan membuka lagi studi-studi mengenai itu. Akan kami pelajari,’’ katanya.

Dia menyebut, dulu sebenarnya sudah ada studi terkait rencana tersebut. Akan tetapi, dia meminta waktu untuk mencari karena saat ini belum ditemukan. ’’Masih kami cari. Karena sudah diperdebatkan, mau kami cari sekarang,’’ tuturnya.

Adapun Palangkaraya disebut-sebut layak menjadi pengganti Jakarta karena minim potensi bahaya, di antaranya jauh dari kawasan ring of fire yang melewati Jawa. Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengaku telah menyiapkan lahan seluas 500 ribu hektare (ha) untuk memfasilitasi wacana pemindahan ibu kota Jakarta.

Menurutnya, lahan itu tersebar di tiga wilayah meliputi Kota Palangkaraya, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Gunung Mas. Sebagai informasi tambahan, sejarah negeri ini juga mencatat bahwa Presiden pertama Soekarno pada 1950-an sudah mewacanakan pemindahan kegiatan ibu kota ke Palangkaraya.

Kala itu, Bung Karno memperhitungkan jumlah penduduk Jakarta akan tumbuh tak terkendali, sehingga perlu alternatif pemindahan kegiatan pemerintahan pusat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Palangkaraya sendiri berasal dari kata Palangka dan Raya. Palangka artinya tempat suci, kudus, tempat berdoa. Sedangkan Raya berarti besar dan megah.

Jadi Palangkaraya dapat diartikan sebagai sebuah kota atau tempat suci yang mulia dan besar. Kota itu diresmikan pada 17 Juli 1957 yang ditandai dengan peresmian monumen ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah di Pahandut. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF
Insiden Pencekalan Panglima TNI, Ini Ungkapan Penyesalan Kedubes AS
Selasa, 23 Oktober 2017 - 21:00 wib
KASUS DUGAAN SUAP
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:50 wib
TERPASANG DI SEJUMLAH JALAN IBU KOTA
Spanduk Pengusiran Warga Amerika Beredar Pasca-Insiden Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:40 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
Soal Rencana Aksi 2610, Polisi Akui Belum Dapat Informasi
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:30 wib
DISAMPAIKAN LANGSUNG KE MENHAN RI
Menhan AS Minta Maaf soal Pelarangan terhadap Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:20 wib
TAK MASUK OBJEK PTUN
Salah Kamar, Gugatan Setnov kepada Dirjen Imingrasi Dikritik TPDI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:00 wib
HAKIM KABULKAN GUGATAN
Resmi Menjanda, Nafa Urbach Berbagi Hak Asuh Anak dengan Zack Lee
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:50 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
50 Ribu Massa Akan Kepung DPR dalam "Aksi 2610"
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:40 wib
DALAM SEBUAH WAWANCARA
Pernyataan Kapolri soal Kasus Pemerkosaan Tuai Kritik Menteri Yohana
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:30 wib
UNTUK 20 HARI KE DEPAN
Buntut Aksi Kritik Pemerintahan Jokowi-JK, Polisi Tahan Dua Mahasiswa
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:20 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Insiden Pencekalan Panglima TNI, Ini Ungkapan Penyesalan Kedubes AS
Spanduk Pengusiran Warga Amerika Beredar Pasca-Insiden Panglima TNI
Menhan AS Minta Maaf soal Pelarangan terhadap Panglima TNI
Din Syamsuddin Jadi Utusan Khusus untuk Dialog Antaragama
50 Ribu Massa Akan Kepung DPR dalam "Aksi 2610"

Senin, 23 Oktober 2017 - 19:40 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini