Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Terkait Pelaporan ke MKD, Setya Novanto Berharap Tak Ada Intervensi
Senin, 20 Maret 2017 - 16:04 WIB > Dibaca 347 kali Print | Komentar
Terkait Pelaporan ke MKD, Setya Novanto Berharap Tak Ada Intervensi
Setya Novanto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dugaan pelanggaran etik terkait kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di DPR menjerat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto.

Diketahui, Novanto dilaporkan oleh tiga pihak pada masa reses lalu. Terakhir yang dilaporkan oleh Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman. Akan tetapi, Novanto tetap santai.

Menurut Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), dirinya mempercayakan kepada proses perkara e-KTP yang kini tengah bergulir di pengadilan. "Ya kita kan, semuanya ada proses yang di pengadilan sedang berjalan, itu kami percayakan semuanya kepada pihak pengadilan yang semuanya sekarang ini sudah dilaksanakan," ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Ditambahkannya, dirinya sangat menjunjung tinggi proses hukum. Novanto bahkan mengklaim mendukung adanya reformasi hukum. "Nah, tentu apa yang dilakukan di persidangan, semua kami harapkan tidak ada intervensi dari siapa pun dan tidak dijadikan polemik-polemik," ucapnya.

Lebih jauh dikatakannya, proses persidangan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Dia menghargai apa yang tengah berproses di pengadilan. Diberitakan sebelumnya, MKD menyatakan sudah menerima tiga laporan terkait dugaan pelanggaran etik Novanto berkaitan kasus e-KTP.

Semua laporan itu masuk pada masa reses kemarin. "Ada tiga laporan," ujar Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/3/2017).(boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
INFORMASI DARI SUMBER PENEGAK HUKUM
Oknum Pejabat PAL Indonesia Terjaring OTT KPK
Kamis, 30 Maret 2017 - 19:34 wib
MINTA PESERTA TERTIB
Begini Komentar Djarot soal Aksi 313 Besok
Kamis, 30 Maret 2017 - 19:31 wib
BERKELILING KE ENAM KOTA
Surat Izin Safari Zakir Naik Belum Diterima Mabes Polri
Kamis, 30 Maret 2017 - 19:27 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Novel Kantongi Bukti Percakapan Miryam dalam OTT
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:59 wib
JADI REKRUTAN TERANYAR
Carlton Cole Tak Minta Banyak Fasilitas di Persib
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:53 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Bantahan Kader PDI P Terkait Tekanan terhadap Miryam
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:42 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Hakim Tolak Permintaan Jaksa KPK untuk Menahan Miryam
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:38 wib
MINTA MASYARAKAT MELAPORKAN
Soni Sanksi Tegas PNS yang Ikut Aksi 313
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:32 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Ganjar: Saya Tidak Terima, tapi Memang Ada
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:28 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Lupa, Miryam Dapat Teguran Keras dari Majelis Hakim
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:23 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Oknum Pejabat PAL Indonesia Terjaring OTT KPK

Kamis, 30 Maret 2017 - 19:34 WIB

Surat Izin Safari Zakir Naik Belum Diterima Mabes Polri
Novel Kantongi Bukti Percakapan Miryam dalam OTT

Kamis, 30 Maret 2017 - 18:59 WIB

Bantahan Kader PDI P Terkait Tekanan terhadap Miryam
Hakim Tolak Permintaan Jaksa KPK untuk Menahan Miryam
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us