Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Terkait Pelaporan ke MKD, Setya Novanto Berharap Tak Ada Intervensi
Senin, 20 Maret 2017 - 16:04 WIB > Dibaca 506 kali Print | Komentar
Terkait Pelaporan ke MKD, Setya Novanto Berharap Tak Ada Intervensi
Setya Novanto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dugaan pelanggaran etik terkait kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di DPR menjerat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto.

Diketahui, Novanto dilaporkan oleh tiga pihak pada masa reses lalu. Terakhir yang dilaporkan oleh Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman. Akan tetapi, Novanto tetap santai.

Menurut Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), dirinya mempercayakan kepada proses perkara e-KTP yang kini tengah bergulir di pengadilan. "Ya kita kan, semuanya ada proses yang di pengadilan sedang berjalan, itu kami percayakan semuanya kepada pihak pengadilan yang semuanya sekarang ini sudah dilaksanakan," ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Ditambahkannya, dirinya sangat menjunjung tinggi proses hukum. Novanto bahkan mengklaim mendukung adanya reformasi hukum. "Nah, tentu apa yang dilakukan di persidangan, semua kami harapkan tidak ada intervensi dari siapa pun dan tidak dijadikan polemik-polemik," ucapnya.

Lebih jauh dikatakannya, proses persidangan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Dia menghargai apa yang tengah berproses di pengadilan. Diberitakan sebelumnya, MKD menyatakan sudah menerima tiga laporan terkait dugaan pelanggaran etik Novanto berkaitan kasus e-KTP.

Semua laporan itu masuk pada masa reses kemarin. "Ada tiga laporan," ujar Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/3/2017).(boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DUA POLISI TEWAS
Penangkapan Maling Helikopter Berlangsung Dramatis
Selasa, 16 Januari 2018 - 13:56 wib
PERGI KE LUAR NEGERI TANPA IZIN
Bupati Cantik Ini Diberhentikan Selama Tiga Bulan
Selasa, 16 Januari 2018 - 13:36 wib

Pamor Akan Adakan Festival Kuliner Bakso dan Kuda Kepang
Selasa, 16 Januari 2018 - 13:20 wib
DITEMUKAN MENINGGAL DI HOTEL
Dolores yang Malang, dari Pelecahan Seksual Hingga Bipolar
Selasa, 16 Januari 2018 - 13:12 wib
MASIH KATEGORI AMAN
Utang Luar Negeri Indonesia Capai Angka Rp4.688,5 Triliun
Selasa, 16 Januari 2018 - 13:03 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Sekda Sampaikan Pidato Bupati di DPRD
Selasa, 16 Januari 2018 - 12:07 wib
Satpol PP Pekanbaru Siluman
Agus: Tidak Ada Anggota Fiktif
Selasa, 16 Januari 2018 - 12:06 wib
Pemko Siap-siap Pindahkan Aset
Februari, Flyover Dibangun
Selasa, 16 Januari 2018 - 11:30 wib

Pulangkan 150 Pengungsi Rohingya Setiap Hari
Selasa, 16 Januari 2018 - 11:16 wib
Mesin Kapal Layar Motor Rusak
Pasutri WNA Terdampar, Administrasi Lengkap
Selasa, 16 Januari 2018 - 11:16 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Dituntut Dua Tahun  Enam Bulan, Syahrani dan Ridwan Bungkam
Tak Sanggup Beri Makan, Bayi Dibuang

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:22 WIB

Ck..ck...ck... Kepala Rumah Tahanan Ditangkap karena Main Mata soal Narkoba
Iis Sugianto Akhirnya Beberkan Alasan Diperiksa KPK

Senin, 15 Januari 2018 - 20:30 WIB

Ngeri! Serukan Boikot, Fredrich: KPK Lecehkan Profesi Advokat Indonesia
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us