Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Terkait Pelaporan ke MKD, Setya Novanto Berharap Tak Ada Intervensi
Senin, 20 Maret 2017 - 16:04 WIB > Dibaca 486 kali Print | Komentar
Terkait Pelaporan ke MKD, Setya Novanto Berharap Tak Ada Intervensi
Setya Novanto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dugaan pelanggaran etik terkait kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di DPR menjerat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto.

Diketahui, Novanto dilaporkan oleh tiga pihak pada masa reses lalu. Terakhir yang dilaporkan oleh Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman. Akan tetapi, Novanto tetap santai.

Menurut Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), dirinya mempercayakan kepada proses perkara e-KTP yang kini tengah bergulir di pengadilan. "Ya kita kan, semuanya ada proses yang di pengadilan sedang berjalan, itu kami percayakan semuanya kepada pihak pengadilan yang semuanya sekarang ini sudah dilaksanakan," ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Ditambahkannya, dirinya sangat menjunjung tinggi proses hukum. Novanto bahkan mengklaim mendukung adanya reformasi hukum. "Nah, tentu apa yang dilakukan di persidangan, semua kami harapkan tidak ada intervensi dari siapa pun dan tidak dijadikan polemik-polemik," ucapnya.

Lebih jauh dikatakannya, proses persidangan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Dia menghargai apa yang tengah berproses di pengadilan. Diberitakan sebelumnya, MKD menyatakan sudah menerima tiga laporan terkait dugaan pelanggaran etik Novanto berkaitan kasus e-KTP.

Semua laporan itu masuk pada masa reses kemarin. "Ada tiga laporan," ujar Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/3/2017).(boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
LAUNCHING DESA SADAR BPJS KETENAGAKERJAAN
Desa Sialang Indah Jadi Pilot Project
Selasa, 21 November 2017 - 07:22 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Gamawan Fauzi Pernah Ancam Andi Narogong
Selasa, 21 November 2017 - 00:45 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Meski Novanto Sudah Ditahan, KPK Tak Boleh Lengah
Selasa, 21 November 2017 - 00:32 wib
RESMI DITAHAN KPK
Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Selasa, 21 November 2017 - 00:20 wib
DATA LHKPN
Punya 23 Unit Tanah dan Bangunan, Ini Jumlah Kekayaan Setya Novanto
Selasa, 21 November 2017 - 00:15 wib
BURSA TRANSFER
Sebesar Ini Gaji Evan Dimas jika Mau Bermain untuk Selangor
Selasa, 21 November 2017 - 00:10 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ini Komentar Istri Novanto Setelah 8 Jam Diperiksa KPK
Selasa, 20 November 2017 - 21:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Lawan KPK, Setya Novanto Gandeng Otto Hasibuan
Selasa, 20 November 2017 - 20:30 wib
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Nazaruddin Yakin Ganjar Terima Uang Proyek e-KTP
Selasa, 20 November 2017 - 20:20 wib
RESMI DITAHAN KPK
Golkar Tarik Setya Novanto dari Kursi Ketua DPR di Rapat Pleno
Selasa, 20 November 2017 - 20:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Gamawan Fauzi Pernah Ancam Andi Narogong

Selasa, 21 November 2017 - 00:45 WIB

Meski Novanto Sudah Ditahan, KPK Tak Boleh Lengah

Selasa, 21 November 2017 - 00:32 WIB

Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Punya 23 Unit Tanah dan Bangunan, Ini Jumlah Kekayaan Setya Novanto
Begini Jawaban Nazaruddin saat Ditanya soal Pembagian Uang Korupsi e-KTP
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us