Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Terkait Pelaporan ke MKD, Setya Novanto Berharap Tak Ada Intervensi
Senin, 20 Maret 2017 - 16:04 WIB > Dibaca 425 kali Print | Komentar
Terkait Pelaporan ke MKD, Setya Novanto Berharap Tak Ada Intervensi
Setya Novanto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dugaan pelanggaran etik terkait kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di DPR menjerat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto.

Diketahui, Novanto dilaporkan oleh tiga pihak pada masa reses lalu. Terakhir yang dilaporkan oleh Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman. Akan tetapi, Novanto tetap santai.

Menurut Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), dirinya mempercayakan kepada proses perkara e-KTP yang kini tengah bergulir di pengadilan. "Ya kita kan, semuanya ada proses yang di pengadilan sedang berjalan, itu kami percayakan semuanya kepada pihak pengadilan yang semuanya sekarang ini sudah dilaksanakan," ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Ditambahkannya, dirinya sangat menjunjung tinggi proses hukum. Novanto bahkan mengklaim mendukung adanya reformasi hukum. "Nah, tentu apa yang dilakukan di persidangan, semua kami harapkan tidak ada intervensi dari siapa pun dan tidak dijadikan polemik-polemik," ucapnya.

Lebih jauh dikatakannya, proses persidangan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Dia menghargai apa yang tengah berproses di pengadilan. Diberitakan sebelumnya, MKD menyatakan sudah menerima tiga laporan terkait dugaan pelanggaran etik Novanto berkaitan kasus e-KTP.

Semua laporan itu masuk pada masa reses kemarin. "Ada tiga laporan," ujar Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/3/2017).(boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Uangnya buat Keperluan
Rabu, 20 September 2017 - 12:38 wib

Dresscode Tiap Kali Ketemu
Rabu, 20 September 2017 - 12:25 wib
20 Km Sudah Berbentuk Badan Jalan
Tol Pekanbaru-Dumai Mulai Diaspal
Rabu, 20 September 2017 - 12:15 wib

Persoalan Guru Tuntas Oktober
Rabu, 20 September 2017 - 11:54 wib
Mengenal Lebih Dekat Halimah Yacob, Presiden Perempuan Pertama Singapura (2-Habis)
Serap Aspirasi Ditemani Mi dan Teh
Rabu, 20 September 2017 - 11:44 wib
POLITIK
KPK dan LIPI Ajak Golkar Kerja Sama
Rabu, 20 September 2017 - 11:38 wib

Korban Galodo Solsel Direlokasi
Rabu, 20 September 2017 - 11:37 wib

Cina Jajaki Kerja Sama Agrobisnis di Batam
Rabu, 20 September 2017 - 11:35 wib

Bangun Sarana, Komite Sekolah Koordinasi dengan Disdik
Rabu, 20 September 2017 - 11:30 wib

Ritel Lesu, Konsumsi Listrik Turun
Rabu, 20 September 2017 - 11:23 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI

Selasa, 19 September 2017 - 20:20 WIB

Kepala Daerah Sulit Diawasi Parpol, OTT KPK Marak Terjadi

Selasa, 19 September 2017 - 20:10 WIB

Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us