Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Polisikan Andi Narogong, Mekeng: Bentuk Orangnya Saja Gak Tahu
Senin, 20 Maret 2017 - 17:39 WIB > Dibaca 495 kali Print | Komentar
Polisikan Andi Narogong, Mekeng: Bentuk Orangnya Saja Gak Tahu
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Uang korupsi e-KTP sebanyak USD 1,4 juta disebut ikut diterima anggota Komisi XI DPR, Melchias Marcus Mekeng.

Hal itu terkuak dari dakwaan Komisi Pemberantasan Korupsi yang disebutkan oleh Andi Narogong. Merasa difitnah, Mekeng pun memilih menempuh jalur hukum dengan mempolisikan Andi ke Bareskrim Polri.

Sebab, Mekeng mengaku sama sekali tak mengenal Andi Narogong, apalagi menerima uangnya. "Bentuk hidung dan kepalanya saja saya engga tahu. Bentuk orangnya saja gak tau," katanya di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Karena itu, dia menyatakan bahwa dirinya tidak menerima uang sebesar USD 1,4 juta seperti yang disebutkan di dalam surat dakwaan milik dua terdakwa korupsi e-KTP, yakni bekas pejabat pembuat komitmen e-KTP, Sugiharto dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman. "Narogong bilang kasih uang ke saya, tapi kan saya tidak terima. Pasti duitnya ada di Narogong, dia kasih ke siapa? Itu yang harus diungkap oleh penyidik di pengadilan nanti," tuturnya.

Mantan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR periode 2009-2014 melampirkan sejumlah alat bukti, yakni foto kopi surat dakwaan dan dua majakah yang memuat pemberitaan mengenai mega korupsi e-KTP. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF
Insiden Pencekalan Panglima TNI, Ini Ungkapan Penyesalan Kedubes AS
Selasa, 23 Oktober 2017 - 21:00 wib
KASUS DUGAAN SUAP
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:50 wib
TERPASANG DI SEJUMLAH JALAN IBU KOTA
Spanduk Pengusiran Warga Amerika Beredar Pasca-Insiden Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:40 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
Soal Rencana Aksi 2610, Polisi Akui Belum Dapat Informasi
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:30 wib
DISAMPAIKAN LANGSUNG KE MENHAN RI
Menhan AS Minta Maaf soal Pelarangan terhadap Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:20 wib
TAK MASUK OBJEK PTUN
Salah Kamar, Gugatan Setnov kepada Dirjen Imingrasi Dikritik TPDI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:00 wib
HAKIM KABULKAN GUGATAN
Resmi Menjanda, Nafa Urbach Berbagi Hak Asuh Anak dengan Zack Lee
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:50 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
50 Ribu Massa Akan Kepung DPR dalam "Aksi 2610"
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:40 wib
DALAM SEBUAH WAWANCARA
Pernyataan Kapolri soal Kasus Pemerkosaan Tuai Kritik Menteri Yohana
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:30 wib
UNTUK 20 HARI KE DEPAN
Buntut Aksi Kritik Pemerintahan Jokowi-JK, Polisi Tahan Dua Mahasiswa
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Soal Rencana Aksi 2610, Polisi Akui Belum Dapat Informasi
Salah Kamar, Gugatan Setnov kepada Dirjen Imingrasi Dikritik TPDI
Buntut Aksi Kritik Pemerintahan Jokowi-JK, Polisi Tahan Dua Mahasiswa
Ditanya Keterlibatan Andi di Proyek e-KTP, Mantan Dirut PNRI Berkelit
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini