Wonderful Indonesia
DIKHAWATIRKAN MEMBAHAYAKAN ANAK
Sesalkan Bunuh Diri Live di Facebook, KPAI: Harus Ada Sistem agar...
Senin, 20 Maret 2017 - 18:33 WIB > Dibaca 580 kali Print | Komentar
Sesalkan Bunuh Diri Live di Facebook, KPAI: Harus Ada Sistem agar...
Suasana di pemakaman korban bunuh diri live di Facebook. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Seluruh netizen digegerkan oleh kasus bunuh diri yang disiarkan secara langsung di media sosial (medsos), Facebook. Aksi Pahinggar Indrawan, warga Jagakarsa, Jakarta Selatan itu dikhawatirkan berdampak buruk bagi anak-anak. Menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), video yang sudah viral itu dikhawatirkan akan membahayakan bagi anak.

"KPAI menyesalkan kejadian bunuh diri dengan cara live di Facebook," ujar Wakil Ketua KPAI Susanto kepada JawaPos.com, Senin (20/3/2017).

Ditambahkannya, kejadian itu tindakan buruk sehingga jangan sampai ditiru oleh anak-anak. Pihaknya meminta Facebook dan media sosial lain untuk membangun sistem proteksi.

"Harus ada sistem agar kejadian seperti ini tak ter-record sehingga diketahui oleh publik termasuk anak," tutupnya.

Dia menyebut, meski sudah dihapus, tampaknya publik telah membagikan video ini ke banyak grup media sosial.

Menurutnya, cara ini tak mendidik. Lebih jauh, dia meminta kepada masyarakat luas agar tidak mudah membagikan informasi dan kejadian yang tak bermartabat.

"Karena dapat mereduksi semangat besar pembangunan karakter yang sedang menjadi perhatian bersama," tutupnya. (cr1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF
Insiden Pencekalan Panglima TNI, Ini Ungkapan Penyesalan Kedubes AS
Selasa, 23 Oktober 2017 - 21:00 wib
KASUS DUGAAN SUAP
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:50 wib
TERPASANG DI SEJUMLAH JALAN IBU KOTA
Spanduk Pengusiran Warga Amerika Beredar Pasca-Insiden Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:40 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
Soal Rencana Aksi 2610, Polisi Akui Belum Dapat Informasi
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:30 wib
DISAMPAIKAN LANGSUNG KE MENHAN RI
Menhan AS Minta Maaf soal Pelarangan terhadap Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:20 wib
TAK MASUK OBJEK PTUN
Salah Kamar, Gugatan Setnov kepada Dirjen Imingrasi Dikritik TPDI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:00 wib
HAKIM KABULKAN GUGATAN
Resmi Menjanda, Nafa Urbach Berbagi Hak Asuh Anak dengan Zack Lee
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:50 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
50 Ribu Massa Akan Kepung DPR dalam "Aksi 2610"
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:40 wib
DALAM SEBUAH WAWANCARA
Pernyataan Kapolri soal Kasus Pemerkosaan Tuai Kritik Menteri Yohana
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:30 wib
UNTUK 20 HARI KE DEPAN
Buntut Aksi Kritik Pemerintahan Jokowi-JK, Polisi Tahan Dua Mahasiswa
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:20 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Insiden Pencekalan Panglima TNI, Ini Ungkapan Penyesalan Kedubes AS
Spanduk Pengusiran Warga Amerika Beredar Pasca-Insiden Panglima TNI
Menhan AS Minta Maaf soal Pelarangan terhadap Panglima TNI
Din Syamsuddin Jadi Utusan Khusus untuk Dialog Antaragama
50 Ribu Massa Akan Kepung DPR dalam "Aksi 2610"

Senin, 23 Oktober 2017 - 19:40 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini