Wonderful Indonesia
BENTANGKAN SPANDUK DI SEKITAR LOKASI
Pengajian Bulanan Djarot Ditolak Warga, Ini Alasannya
Senin, 20 Maret 2017 - 18:37 WIB > Dibaca 481 kali Print | Komentar
Pengajian Bulanan Djarot Ditolak Warga, Ini Alasannya
Djarot Saiful Hidayat. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pengajian bulanan Majelis Taklim An Nisaa di Kramat Lontar, Senen, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017), yang rutin diikuti oleh Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendapat penolakan warga. Aksi itu terlihat dari sejumlah ibu-ibu yang membentangkan spanduk menolak kedatangan Djarot tak jauh dari lokasi pengajian. Salah satu ibu-ibu peserta aksi yang enggan disebut namanya mengatakan, penolakan itu ada kaitannya dengan dugaan penodaan agama yang dilakukan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Adapun Djarot menjadi calon wakil gubernur pendamping calon petahana di Pilkada DKI yang kondang disapa dengan panggilan Ahok itu. "Coba deh kitab agama kamu dihina, dinistakan, kamu mau? Pasti kita enggak mau,” katanya.

Maka dari itu, mereka merasa tak terima ketika Ahok menghina Alquran. “Kalau saya enggak mau Alquran, kitab saya, Allah saya dihina. Itu aja dan saya menolak," ujarnya seraya memegang spanduk penolakan di Kramat Lontar.

Disinggung apakah warga akan menolak jika pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI nomor urut tiga ‎Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengikuti acara pengajian‎ di wilayah tempat tinggal mereka, mereka belum bisa menentukannya.  "Ya lihat dulu. Kalau dia kampanye hitam ya pasti enggak mau," sebutnya.

Dalam aksinya, belasan ibu-ibu itu terlihat membawa spanduk berisi penolakan terhadap Ahok-Djarot. Tulisan dalam spanduk itu adalah ’Kami Warga KR. Lontar Menolak Kedatangan Paslon 2 Ataw Penista Agama’ dan ’Kami Warga Kramat Sentiong Menolak No 2’. (gil)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
RAPAT PARIPURNA DPR
Pansus Angket KPK, Sejumlah Fraksi Mulai Kirimkan Anggota
Selasa, 30 Mei 2017 - 18:00 wib
SIAPKAN BERBAGAI STRATEGI
Proses Hukum di Kepolisian Tak Bisa Diintervensi Aksi Massa
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:50 wib
AKUI MENYESALI PERBUATANNYA
Penyebar Hoax Kapolri Minta Penangguhan Penahanan
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:43 wib
PASCA-PENETAPAN TERSANGKA
MUI Imbau Pendukung Rizieq Tidak Anarkistis
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:38 wib
KASUS CHAT PORNOGRAFI
GP Ansor: Seharusnya Rizieq Kembali ke Indonesia
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:34 wib
LANGSUNG BERGERAK KE KEDIAMAN
Hari Ini, Polisi Keluarkan Surat Penangkapan Habib Rizieq
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:22 wib
KASUS CHAT PORNOGRAFI
Kuasa Hukum Tuding Ahok di Balik Status Tersangka Rizieq
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:17 wib
KASUS CHAT PORNOGRAFI
Sekjen MUI Sarankan Habib Rizieq Pulang ke Tanah Air
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:13 wib
TERKAIT MASALAH INTERNAL PKS
Lagi, Anggota DPR Walkout karena Fahri Hamzah
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:09 wib
PERLU RESPON BESAR KEMENAG
Sejumlah Elemen Masyarakat Mulai Terjangkit Virus Anti-Pancasila
Selasa, 30 Mei 2017 - 17:04 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Sekjen MUI Sarankan Habib Rizieq Pulang ke Tanah Air
Tahun Ajaran Baru, 74 Ribu Sekolah Terapkan K-13

Selasa, 30 Mei 2017 - 13:56 WIB

Gunakan TNI Atasi Terorisme

Selasa, 30 Mei 2017 - 13:35 WIB

Setor Uang, tapi Tidak Dapat Proyek

Selasa, 30 Mei 2017 - 13:33 WIB

Kampanyekan Bayar Zakat, Ketua MPR Kunjungi Baznas
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us