Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS SUAP PROYEK SATELIT MONITORING
Deputi Bakamla Akui Minta Fee ke Perusahaan Suami Inneke Koesherawati
Senin, 20 Maret 2017 - 19:34 WIB > Dibaca 811 kali Print | Komentar
Deputi Bakamla Akui Minta Fee ke Perusahaan Suami Inneke Koesherawati
Fahmi Darmawansyah. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Terkait pemenangan tender satelit monitoring di  Badan Keamanan Laut (Bakamla), Deputi Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla, Eko Susilo Hadi, mengaku pernah diperintah Kepala Bakamla, Laksamana Madya Arie Sudewo untuk meminta keuntungan alias fee sebesar 2 persen kepada PT Tenchnofo Melati Indonesia (MTI)/

Eko mengatakan hal itu saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara suap proyek monitoring satelit Bakamla di Pengadilan Tipikor Jakarta,Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017). Dia menambahkan, bukan hanya itu saja yang diperintahkan Arie Sudewo kepadanya.

Setelah mendapatkan fee, Arie meminta Eko untuk membagi-bagikan kepada Bambang Udoyo selaku Direktur Data dan Informasi Deputi Bidang Informasi, Hukum dan Kerja Sama Bakamla dan Nofel Hasan selaku Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla. "Pak Bambang Udoyo Rp1 miliar, Novel Rp1 miliar. Itu yang saya alami," katanya.

Adapun 2 persen yang diterima Eko merupakan separuh dari fee yang diminta Arie kepada PT MTI selaku pemenang tender proyek satelit monitor. Arie meminta jatah 7,5 persen dari nilai proyek sebesar Rp222,4 miliar agar perusahaan milik Fahmi Darmawansyah, yakni PT Melati Technofo Indonesia, dimenangkan dalam kegiatan pengadaan monitoring satelit di Bakamla.

Diketahui, keikutsertaan perusahaan milik suami Inneke Koesherawati itu diawali kedatangan politisi PDI Perjuangan Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi dan Kepala Bakamla Arie Soedewo ke Kantor PT Merial Esa di Jalan Imam Bonjol, Jakarta. Dalam pertemuan itu, Ali Fahmi menawarkan Fahmi Darmawansyah yang juga Direktur Utama PT Merial Esa untuk bermain proyek di Bakamla. Namun, Fahmi diminta untuk mengikuti arahan Ali Fahmi, dan memberikan fee sebesar 15 persen dari nilai pengadaan. Belakangan diketahui, Ali Fahmi merupakan staf khusus Arie Soedewo yang membidangi tentang perencanaan dan keuangan.(san)

Sumber: RMOL
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KEJURNAS PPLP 2017
Riau Raih Emas Regu Putra
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:55 wib
MENGHINA PRESIDEN DAN KAPOLRI
Lagi, Polisi Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Media Sosial
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:31 wib
BURSA TRANSFER
Ini Janji Ceballos untuk Real Madrid
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:30 wib
TNT Meledak, 1 Tewas 4 Luka-luka
TNI AU Siap Tanggung Jawab
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:30 wib
TERKAIT RUU PEMILU
PT 20%, Pengamat Yakin Jokowi Terpilih Kembali
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:30 wib
KESEPAKATAN DEWAN PAKAR
Meski Status Tersangka, Setya Novanto Tetap Pimpin Golkar
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:21 wib
USAI TR KELUAR
Resmi, Beberapa Perwira Tinggi Polri Ini Pindah Jabatan
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:20 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Neymar Diklaim Pasti Gabung PSG
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:18 wib
KUALIFIKASI PIALA ASIA U-23
Cukur Mongolia, Peluang Indonesia ke Cina 2018 Terbuka
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:18 wib
HARAPKAN IRIAWAN AMANAH
Kapolda Metro Diganti, Kubu Rizieq: Kami Tidak Ada Dendam
Sabtu, 22 Juli 2017 - 00:17 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Lagi, Polisi Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Media Sosial
Jokowi Instruksikan Eksekusi Langsung Para Bandar Narkoba
IPW: Penanganan Kemacetan di Era Iriawan Belum Maksimal
Kasus -KTP, Novanto Belum Terpikir Ajukan Praperadilan
Dicopot Kapolri, Irjen Iriawan Berterima Kasih kepada Habib Rizieq
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us