Wonderful Indonesia
SELAMA SEPEKAN TERAKHIR
2.000 Orang Ditahan Pemerintah Turki Terkait Kudeta
Senin, 20 Maret 2017 - 19:45 WIB > Dibaca 758 kali Print | Komentar
2.000 Orang Ditahan Pemerintah Turki Terkait Kudeta
Presiden Turki, Recep Tayyip Edrogan. (AFP)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebanyak lebih dari 2.000 orang selama seminggu ini ditahan oleh pemerintah Turki. Hal itu karena adanya dugaan terkait dengan upaya kudeta gagal tahun lalu. Keterangan dari Kementerian Dalam Negeri Turki awal pekan ini menyatakan, mereka yang ditangkap terkait dengan kelompok-kelompok militan.

Misalnya saja PKK yang dilarang atau terlibat dalam kudeta. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian dalam Negeri mengatakan ada 2.063 orang telah ditahan untuk diinterogasi dalam seminggu terakhir. Sebanyak 999 orang yang dicurigai memiliki hubungan dengan PKK yang telah melakukan pemberontakan tiga dasawarsa terhadap pemerintah.

Mereka dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat, Turki dan Eropa. Adapun 966 orang lainnya ditahan karena diduga terkait dengan ulama Turki yang berbasis di Amerika Serikat Fethullah Gulen.

Ankara kerap menuding bahwa ia mendalangi kudeta pada bulan Juli. Gulen membantah keterlibatan apapun dan mengutuk kudeta. Tujuh puluh orang yang ditahan diduga terkait dengan ISIS sedangkan 28 lainnya ditahan karena memiliki hubungan dengan kelompok teroris sayap kiri. Dalam pernyataan yang sama, pihak kementerian juga mengatakan bahwa 24 militan telah "dinetralkan" dalam operasi selama seminggu terakhir, dan dari orang-orang, 13 tewas. Tidak ada rincian lebih lanjut soal hal ini. (mel)

Sumber: RMOL
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Oleh: Muhammmad Amin
Kupas Tuntas Hubungan Industrial
Minggu, 25 Februari 2018 - 16:01 wib

Pacu Jalur Iven Nasional Dihelat Usai Idul Adha
Minggu, 25 Februari 2018 - 15:30 wib
Nada Kenangan Bersama Sanggar Mahligai
‘‘Sirawa’’ Undang KPLMR
Minggu, 25 Februari 2018 - 15:23 wib
NEYMAR JR
Sakit, Diragukan Tampil di Le Classique
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:53 wib
Puskesmas dan RS Harus Ramah Anak

Puskesmas dan RS Harus Ramah Anak
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:51 wib
GUNA HINDARI PERCERAIAN
Perlunya Bimbingan Menjaga Ketahanan Keluarga
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:52 wib

Juni, Cak Imin Putuskan Maju Cawapres
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:48 wib
DATUK SERI ULAMA SETIA NEGARA
Buah Pengembaraan
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:59 wib
Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib

Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:49 wib
ALAMAK
Bertemu Mantan, Antar ke Butik Kebaya
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:44 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Amerika Serikat Tetap Ngotot Buka Kedutaan di Yerusalem

Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:08 WIB

Kaji Pembebasan Bersyarat

Jumat, 23 Februari 2018 - 10:34 WIB

Parlemen Florida Bahas Kepemilikan Senjata

Jumat, 23 Februari 2018 - 10:32 WIB

Ketegaran Samir Salim Runtuh di Depan Jenazah Ibu

Jumat, 23 Februari 2018 - 10:23 WIB

Serangan 48 Jam, 250 Nyawa Hilang

Kamis, 22 Februari 2018 - 11:15 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us