Wonderful Indonesia
PELAKU TEROR LONDON
Khalid Masood Tak Masuk Radar Polisi Inggris
Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:11 WIB > Dibaca 693 kali Print | Komentar
Khalid Masood Tak Masuk Radar Polisi Inggris
Jasad pelaku teror London yang tewas ditembak aparat keamanan Inggris.
LONDON (RIAUPOS.CO) – Pelaku serangan Westminster, London, Khalid Masood, 52, ternyata tidak masuk dalam daftar mereka yang saat ini diselidiki dan sama sekali tidak ada informasi intelijen terkait rencananya melakukan serangan teror.

Setelah penetapannya sebagai pelaku teror, polisi Inggris kini gencar menyelidiki latar belakang pelaku yang lahir dengan nama Adrian Russell Ajao itu.

Selain itu, ayah tiga anak ini juga memiliki sejumlah nama alias termasuk di antaranya Adrian Elms dan pernah tinggal di sejumlah kota, termasuk Luton dan London.

Lantas apa catatan yang ada pada polisi tentang Khalid? Ternyata ia pernah tersangkut kasus pidana terkait berbagai serangan termasuk melukai orang dan memiliki senjata serta melanggar ketertiban umum.

Pidana kriminal pertama Masood saat ia berusia 19 tahun pada November 1983.

Dalam salah satu insiden pada 2003, ia dituduh menikam seorang pria di hidung dan menyebabkan pria itu memerlukan bedah plastik.

Perkembangan pasca-insiden teror itu sendiri, polisi kemarin mengumumkan nama korban keempat Leslie Rhodes, 75 tahun, satu dari tiga orang yang meninggal setelah Masood menabrakkan mobilnya di Jembatan Westminster.

Lima puluh orang luka-luka akibat serangan itu, 31 di antaranya dirawat di rumah sakit.

Siapa sebenarnya Masood? Ia menggambarkan profesinya sebagai "guru" namun belum dapat dipastikan apakah ia pernah bekerja sebagai guru dengan kualifikasi penuh di sekolah-sekolah negeri Inggris, seperti ditulis BBC..

Ia menyewa mobil di Birmingham utara namun tidak jelas apa yang terjadi kemudian sampai ia menabrak pejalan kaki di Jembatan Westminster.

Pada malam menjelas serangan, Masood menginap di Hotel Preston Park, Brighton, Inggris selatan.

Manajer hotel, Saveur Toumi mengatakan ia tidak menyembunyikan identitasnya dan "bercanda serta tersenyum" sebelum keluar hotel.

Para tetangga Masood mengatakan ia memiliki kepribadian ganda dan dia dapat berubah segera bila membicarakan tentang agama.

Seorang warga, Anna Goras, mengatakan kepada The Sun, "Wajahnya akan berubah seketika dan matanya terlihat keras dan jahat ... ia sering berbicara tentang bagaimana orang Inggris membesarkan anak dan mengirim anak ke sekolah dengan standar buruk."

Klaim ISIS

Kelompok yang menamakan diri sebagai Negara Islam atau ISIS mengklaim bahwa Masood adalah salah seorang "prajurit mereka," dalam pernyataan yang dikeluarkan kantor berita organisasi itu, Aamaq Kamis (23/3).

Dalam 18 bulan terakhir, ISIS mengancam akan menyerang Inggris. Dalam video propaganda setelah mengklaim bertanggung jawab atas serangan Paris November 2015, organisasi itu menyebut Inggris sebagai sasaran berikutnya.

Di luar klaim ISIS itu, polisi sendiri kini tengah menyelidiki tentang mereka yang terkait dengan Masood dan tempat-tempat yang pernah dikunjunginya.Masood sendiri diketahui tidak pernah didakwa terkait terorisme.

Dalam pernyataan di depan para anggota perlemen, Perdana Menteri Theresa May mengatakan pelaku lahir di Inggris dan "beberapa tahun lalu" ia pernah "diselidiki terkait kecurigaan kekerasan ektremisme."

"Kasus ini historik - ia bukan bagian dari cakupan intelijen. Tidak ada laporan intelijen terkait tujuan atau rencananya," kata May.

Pejabat kepolisian Mark Rowley mengatakan, "Kemungkinan ada orang yang memiliki keprihatinan terhadap Masood namun tak enak mengungkapkan karena sejumlah alasan, tapi mereka mereka dapat memberitahu kami."

Rowley juga mengatakan keamanan di gedung parlemen akan dikaji ulang dan akan diubah bila perlu.(BBC/zar)


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Ada 5 Artis Teman Roro Fitria Nikmati Sabu, Siapa?
Senin, 26 Februari 2018 - 01:58 wib
MENGENANG KISAH ASMARA
Sihar Sitorus dan Istri: Ibarat si Ucok Nembak Cinta si Butet
Senin, 26 Februari 2018 - 01:36 wib
SEBUT TAK PENUHI SYARAT
KPU Sumut Bersikukuh Pasangan JR Saragih-Ance Tak Layak Maju
Senin, 26 Februari 2018 - 01:14 wib
PENGUNGKAPAN KASUS NOVEL BASWEDAN
Lebih 900 Telepon, 500 SMS Tapi Hasil Masih Minim
Senin, 26 Februari 2018 - 00:08 wib
DITEMANI ANAK DAN MENANTU
Jokowi Tonton Film "Dilan 1990" Rindu Berat pada Istri
Senin, 26 Februari 2018 - 00:02 wib
HARI INI DI PN JAKARTA UTARA
Ahok Peninjauan Kembali, Ribuan Orang Kawal Sidang
Senin, 25 Februari 2018 - 22:20 wib
HADAPI PEMILU PARLEMEN 2018
Polisi Malaysia Dilarang Bepergian ke Luar Negeri
Senin, 25 Februari 2018 - 22:15 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Komikus Jepang Menyesal dan Meminta Maaf Karena Hina Joko Widodo
Komikus Jepang Dikecam karena Gambarkan Presiden Joko Widodo sebagai Pengemis
Polisi Malaysia Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Minggu, 25 Februari 2018 - 22:15 WIB

Amerika Serikat Tetap Ngotot Buka Kedutaan di Yerusalem

Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:08 WIB

Kaji Pembebasan Bersyarat

Jumat, 23 Februari 2018 - 10:34 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us