Wonderful Indonesia
KUTUK SERANGAN TEROR WESTMINSTER
Muslimah London Gelar Aksi Simpatik
Senin, 27 Maret 2017 - 13:02 WIB > Dibaca 508 kali Print | Komentar
Muslimah London Gelar Aksi Simpatik
LONDON (RIAUPOS.CO) – Para wanita muslimah itu berdiri bergandengan tangan persis di Westminster Bridge tepat pukul 16.00 waktu setempat kemarin (malam tadi WIB), sebagai bentuk simpati dan solidaritas terhadap korban serangan teror di lokasi itu 22 Maret lalu.

Mengenakan pakaian dengan kode warna biru, sebagai simbol ‘Harapan’ mereka berdiri dalam posisi itu selama lima menit ketika jam terkenal Big Ben berdentang menandakan waktu tepat pukul 16.00 waktu London (23.00 WIB malam tadi).

Aksi sekitar 100 wanita muslimah itu juga diikuti banyak warga London dari berbagai latar belakang, guna berpartisipasi dalam acara yang mereka namakan Women’s March On London itu.

Fariha Khan dari Surbiton berkata, mereka masih begitu merasakan apa yang sudah terjadi di lokasi itu sebelumnya.

"Kami mengenang tragedi yang menimpa warga sipil tak berdosa yang berada di sini dan ditabrak, berdiri seperti ini," katanya.

Sementara itu, Sarah Waseem, 57, dari Surrey berkata, serangan di London dianggap serangan terhadap dirinya.

“Ini tak ubahnya serangan terhadap kami semua. Islam ’mengutuk’ setiap aksi terorisme. Kami sangat membenci mereka,’’ katanya.

Seorang pensiunan, Mary Bennet juga berkata, kehadirannya sebagai partisipasi yang sangat kecil baginya.

"Saya berada di sini untuk menunjukkan betapa amannya di sini dan kami akan terus bepergian ke mana saja dan berbuat apa yang kami suka di London.Ini adalah kotaku.’’

Dalam insiden Rabu lalu, seorang pria yang belakangan diketahui sebagai  Khalid Masoon menabrak beberapa warga di jembatan yang tak jauh dari gedung parlemen Inggris itu. Akibatnya tiga warga sipil tewas. Pelaku kemudian menikam seorang polisi hingga tewas, sebelum kemudian ia sendiri tersungkur tewas dihajar peluru aparat keamanan.(daily mail/zar)


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DILONTARKAN GUBERNUR LEMHANAS
DPR Tolak Wacana Pembubaran Korem dan Kodim, Ini Alasannya
Rabu, 19 September 2017 - 21:00 wib
SEPANDANGAN DENGAN PEMERINTAH
Isu Kebangkitan PKI, MUI Imbau Masyarakat Waspada
Rabu, 19 September 2017 - 20:50 wib
TERKAIT KONFLIK DI MYANMAR
Ini Penjelasan Ketua BNPB soal Tudingan Pencitraan Bantuan ke Rohingya
Rabu, 19 September 2017 - 20:40 wib
CATATAN DITJEN DUKCAPIL
Terkait e-KTP, 9 Juta Lebih Penduduk Belum Lakukan Perekaman
Rabu, 19 September 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ADANYA HOAX
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI
Rabu, 19 September 2017 - 20:20 wib
TERKAIT KONFLIK ARIS-NOVEL
Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Rabu, 19 September 2017 - 20:00 wib
POLISI SEMPAT AMANKAN 12 ORANG
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 19 September 2017 - 19:45 wib
GAGASAN PRESIDEN JOKOWI
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Rabu, 19 September 2017 - 19:30 wib
TERKAIT SEMINAR 65 DI YLBHI
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Rabu, 19 September 2017 - 19:15 wib
PULUHAN ORANG SEMPAT DITAHAN
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Rabu, 19 September 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Bantuan untuk Rohingya Dituding Pencitraan, Ini Bantahan Wapres
Sangat Peduli dengan Orang Tidak Mampu

Selasa, 19 September 2017 - 14:56 WIB

London Kembali Diteror, Kereta Bawah Tanah Jadi Sasaran

Jumat, 15 September 2017 - 19:20 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Bangladesh

Jumat, 15 September 2017 - 08:20 WIB

Warga Rohingya Dinilai Perlu Diberikan Status Kewarganegaraan dari Myanmar
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini