Wonderful Indonesia
TEWASKAN DUA NYAWA
LPSK Desak Polisi Ungkap Kasus Penembakan di Lubuklinggau
Minggu, 30 April 2017 - 04:00 WIB > Dibaca 689 kali Print | Komentar
LPSK Desak Polisi Ungkap Kasus Penembakan di Lubuklinggau
Jok mobi penuh darah para korban penembakan oleh oknum polisi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Insiden penembakan delapan warga sipil di Lubuklinggau, Sumatera Selatan menurut Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban merupakan peristiwa nahas. Wakil Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, apa pun alasannya polisi sebagai aparat negara tidak bisa sewenang-wenang menggunakan senjata api.

Apalagi, hingga mengakibatkan kematian. “LPSK mendesak polisi ungkap kasus ini dan secara transparan mengumumkan proses hukumnya kepada publik,” katanya.

Ditambahkannya, tim dari LPSK sudah turun ke lapangan untuk memastikan kondisi para korban. Para korban selamat yang menderita luka tembak saat ini memang sudah mendapatkan pengobatan medis. Meski begitu, imbuhnya, di samping itu masih ada hak-hak lain yang bisa mereka akses yang tersedia di LPSK.

"Seperti rehabilitasi psikologis, pendampingan hukum, atau fasilitasi untuk mengajukan restitusi," tuturnya.

Ditambahkannya, karena pelaku diduga oknum anggota Polres Lubuklingau yang notabene aparat negara dan tengah bertugas pada saat kejadian, para korban sangat dimungkinkan untuk mengajukan tuntutan kompensasi atau ganti kerugian dari negara. Sebab, kalau cuma restitusi, ganti kerugian yang dituntut hanya dari pelaku saja.

Dia berpandangan, pemenuhan hak bagi korban sangat diperlukan. Terlebih, dalam kejadian itu, dua nyawa melayang yaitu Surini dan Indra, dan empat lainnya menderita luka tembak. Salah satu korban tewas atas nama Indra merupakan tulang punggung keluarga dan meninggalkan seorang istri serta tiga orang anak yang masih kecil-kecil, masing-masing berusia 10 tahun, 5,5 tahun dan 1,5 tahun.

Adapun korban selamat yang menderita luka tembak, yaitu N beserta anaknya Ge saat ini sudah kembali ke rumah setelah mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Palembang. N menderita luka tembak di dada sehingga mengakibatkan tulangnya remuk sehingga harus dioperasi dan dipasangi pen.

Sedangkan anaknya Ge (2), terserempet peluru di bagian kepala sehingga harus mendapatkan empat jahitan. Sementara korban luka tembak lainnya, D, juga sudah kembali ke rumah. Dia juga harus dipasangi pen karena terkena peluru di bagian dada sehingga menyebabkan tulangnya remuk.

Di sisi lain, satu korban lain yang menderita luka tembak, yaitu sopir mobil sedan Honda City berinisial D, masih dirawat di RS Sobirin Lubuklinggau dan belum bisa ditemui siapa pun. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
SEBAGAI SAKSI
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL POLLING DI AKUN MEDSOS
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:55 wib
BAHAS ISU PERSEKUSI
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 wib
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
BATAL PULANG KE INDONESIA
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:45 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:00 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:30 wib
PASCA-REVISI DI DPR
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:15 wib
SIDANG LANJUTAN DI PENGADILAN TIPIKOR
Dituntut 5 Tahun Penjara, Nofel Terbukti Terlibat Kasus Korupsi Bakamla
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau

Rabu, 21 Februari 2018 - 19:45 WIB

Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Satu Polisi Meninggal saat Apel Kepulangan Habib Rizieq
Kubu Ahok Bawa CD untuk Buktikan Perselingkuhan Veronica
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us