Wonderful Indonesia
Seminar Sehari Saber Pungli
Bentuk Karakter Bersih
Jumat, 19 Mei 2017 - 09:50 WIB > Dibaca 560 kali Print | Komentar
Bentuk Karakter Bersih
Enda Mora
KOTA (RIAUPOS.CO) - Pemberantasan praktik pungutan liar (pungli) terus disuarakan. Dukungan pun terus  mengalir dari berbagai pihak.

Termasuk dari organisasi profesi kesehatan di Provinsi Riau. Sebuah seminar sehari membahas tema Saber Pungli akan digelar Selasa, 23 Mei 2017 di Gedung Daerah. Seminar ini memberikan pemahaman yang sama tentang pungli dan sebagai upaya membentuk karakter bersih dan bebas pungli.

Salah satu organisasi yang tergabung dalam seminar ini adalah Ikatan Apoteker Pengurus IAI Wilayah Riau Enda Mora M Farm Apt kepada Riau Pos mengungkapkan, bahwa sejak awal ide pelaksanaan seminar Saber Pungli oleh organisasi kesehatan tercetus, pihaknya sangat memberikan apresiasi penuh. "Pada dasarnya kami dari pertama sangat mendukung. Karena ini salah satu upaya untuk membentuk karakter masyarakat. Jadi pembentukan karakter itu harus dengan bersih, akuntabel dan tidak ada pungli. Pelayanan masyarakat akan lebih bagus," katanya, Kamis (18/5).

Menurutnya, dengan bertambahnya kesadaran serta pemahaman akan bahayanya pungli bisa menumbuhkan kepercayaan masyarakat kembali. Khususnya kepada birokrasi yang selama ini mendapat penilaian negatif. Maka dari itu penting digalakan secara bersama bahwa perbuatan pungli sangat merugikan masyarakat. Gerakan yang datang dari organisasi profesi kesehatan ini, lanjut dia, merupakan salah satu bentuk kepedulian untuk menolak budaya pungli yang selama ini dinilai sudah mengakar.

“Untuk apoteker, memang tidak ada keterkaitan langsung. Karena dalam aturannya apoteker menerima permintaan obat berdasarkan resep. Sehingga kami langsung menjual sesuai dengan order yang diminta. Cuma di presepsi masyarakat, manajemen perusahaan apotek atau katakanlah rumah sakit kadang-kadang melakukan praktek pungli. Untuk itu dengan telah dipahaminya secara bersama para apoteker dapat saling mengingatkan,” sebutnya.

Di Riau sendiri saat ini terdapat sekitar 1.200 apoteker yang berada dibawah naungan IAI. Dengan jumlah anggota yang sebanyak itu diharapkan dapat memberi pesan 1 orang minimal 2 orang. Sehingga pemahaman bahaya pungli bisa berkali-kali lipat. Jika pesan disampaikan secara berantai maka akan bisa menimbulkan efek positif yang teramat besar di tengah-tengah masyarakat.(nda)



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Kata KPK, Dokter yang Tangani Novanto di RS Permata Hijau Segera Disidang
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:30 wib
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
SEBAGAI SAKSI
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL POLLING DI AKUN MEDSOS
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:55 wib
BAHAS ISU PERSEKUSI
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 wib
AKAN DIHADIRKAN
Sidang Cerai Dua Minggu Lagi, Ahok Diminta Langsung Gugat Vero
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:30 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:00 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:30 wib
PASCA-REVISI DI DPR
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:15 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
DLHK Tak Tahu Lelang

Rabu, 21 Februari 2018 - 11:10 WIB

Perbaikan Jalan Ditimbun Kerikil

Rabu, 21 Februari 2018 - 10:10 WIB

Baru Enam OPD Sampaikan Laporan Keuangan Ditenggat Akhir Februari
Biaya Operasional Tak Tertutupi

Rabu, 21 Februari 2018 - 09:50 WIB

Truk Bertonase Besar Rusaki Jalan Soebrantas

Rabu, 21 Februari 2018 - 09:26 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us