Wonderful Indonesia
Seminar Sehari Saber Pungli
Bentuk Karakter Bersih
Jumat, 19 Mei 2017 - 09:50 WIB > Dibaca 485 kali Print | Komentar
Bentuk Karakter Bersih
Enda Mora
KOTA (RIAUPOS.CO) - Pemberantasan praktik pungutan liar (pungli) terus disuarakan. Dukungan pun terus  mengalir dari berbagai pihak.

Termasuk dari organisasi profesi kesehatan di Provinsi Riau. Sebuah seminar sehari membahas tema Saber Pungli akan digelar Selasa, 23 Mei 2017 di Gedung Daerah. Seminar ini memberikan pemahaman yang sama tentang pungli dan sebagai upaya membentuk karakter bersih dan bebas pungli.

Salah satu organisasi yang tergabung dalam seminar ini adalah Ikatan Apoteker Pengurus IAI Wilayah Riau Enda Mora M Farm Apt kepada Riau Pos mengungkapkan, bahwa sejak awal ide pelaksanaan seminar Saber Pungli oleh organisasi kesehatan tercetus, pihaknya sangat memberikan apresiasi penuh. "Pada dasarnya kami dari pertama sangat mendukung. Karena ini salah satu upaya untuk membentuk karakter masyarakat. Jadi pembentukan karakter itu harus dengan bersih, akuntabel dan tidak ada pungli. Pelayanan masyarakat akan lebih bagus," katanya, Kamis (18/5).

Menurutnya, dengan bertambahnya kesadaran serta pemahaman akan bahayanya pungli bisa menumbuhkan kepercayaan masyarakat kembali. Khususnya kepada birokrasi yang selama ini mendapat penilaian negatif. Maka dari itu penting digalakan secara bersama bahwa perbuatan pungli sangat merugikan masyarakat. Gerakan yang datang dari organisasi profesi kesehatan ini, lanjut dia, merupakan salah satu bentuk kepedulian untuk menolak budaya pungli yang selama ini dinilai sudah mengakar.

“Untuk apoteker, memang tidak ada keterkaitan langsung. Karena dalam aturannya apoteker menerima permintaan obat berdasarkan resep. Sehingga kami langsung menjual sesuai dengan order yang diminta. Cuma di presepsi masyarakat, manajemen perusahaan apotek atau katakanlah rumah sakit kadang-kadang melakukan praktek pungli. Untuk itu dengan telah dipahaminya secara bersama para apoteker dapat saling mengingatkan,” sebutnya.

Di Riau sendiri saat ini terdapat sekitar 1.200 apoteker yang berada dibawah naungan IAI. Dengan jumlah anggota yang sebanyak itu diharapkan dapat memberi pesan 1 orang minimal 2 orang. Sehingga pemahaman bahaya pungli bisa berkali-kali lipat. Jika pesan disampaikan secara berantai maka akan bisa menimbulkan efek positif yang teramat besar di tengah-tengah masyarakat.(nda)



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Pemko Diminta Lapor Polisi Bendahara Dishub Kabur
Selasa, 21 November 2017 - 10:55 wib

Pengemudi Roda Empat Ikut Dirazia KTP
Selasa, 21 November 2017 - 10:53 wib

Jual HP Demi Bayar Denda
Selasa, 21 November 2017 - 10:51 wib

Jalan Rusak Bikin Waswas
Selasa, 21 November 2017 - 10:48 wib

Bersenggolan, Tak Ada Ganti Rugi
Selasa, 21 November 2017 - 10:46 wib
Dinding Runtuh, Sering Luber
Banyak TPS Resmi Sudah Tak Layak
Selasa, 21 November 2017 - 10:42 wib
Orang-orang di Balik Gaya Rambut Presiden-presiden Indonesia (3–Habis)
Takut Salah Bicara, Tak Berani Ajak Ngobrol Habibie
Selasa, 21 November 2017 - 10:36 wib

SDN 48 Pekanbaru Terapkan Satu Kantong Sampah Satu Siswa
Selasa, 21 November 2017 - 10:34 wib

Mitos yang Berkembang dalam Tuberculosis
Selasa, 21 November 2017 - 10:32 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Siswa SMPN 1 Tembilahan Hulu Juara III Olympiade IPA
Selasa, 21 November 2017 - 10:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Pemko Diminta Lapor Polisi Bendahara Dishub Kabur

Selasa, 21 November 2017 - 10:55 WIB

Pengemudi Roda Empat Ikut Dirazia KTP

Selasa, 21 November 2017 - 10:53 WIB

Jalan Rusak Bikin Waswas

Selasa, 21 November 2017 - 10:48 WIB

Bersenggolan, Tak Ada Ganti Rugi

Selasa, 21 November 2017 - 10:46 WIB

Ambil Nomor Antrean  Imigrasi Lewat Online

Selasa, 21 November 2017 - 10:43 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us