Wonderful Indonesia
Pasukan Pemukul Reaksi Cepat
Seluruh Giant Bow Ditarik Mundur
Jumat, 19 Mei 2017 - 10:35 WIB > Dibaca 673 kali Print | Komentar
Seluruh Giant Bow Ditarik Mundur
Alfret Denny Tuejeh
Berita Terkait



NATUNA (RIAUPOS.CO) - Investigasi insiden yang menyebabkan empat prajurit Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 1/Divisi Infanteri 1 Komando Strategis Angkatan Darat berlanjut. Polisi Militer TNI AD (Pomad) masih berusaha menggali data mengenai insiden tersebut. Berdasar laporan terakhir meriam giant bow yang mengalami gangguan dalam kondisi baik.

Insiden itu sendiri terjadi ketika latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (17/5) lalu. Latihan tahunan itu akan diresmikan Presiden Joko Widodo hari ini. Berdasar informasi yang diterima Jawa Pos (JPG) di lokasi kejadian, sejumlah perubahan dilakukan pascakejadian. TNI AD tidak hanya mengerahkan petugas untuk mengidentifikasi insiden tersebut. Melainkan juga turut menarik mundur seluruh meriam giant bow yang semula turut serta dalam latihan.

Total ada sembilan giant bow yang ditarik. Selain giant bow yang mengalami gangguan, delapan lainnya juga turut ditarik mundur. Namun demikian, Mabes TNI AD memastikan alutsista tersebut tetap siap siaga.

“Yang diidentifikasi hanya satu,” terang Kadispen AD Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh kemarin.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Takbir Akbar Idul Fitri 1438 H
300 Mobil Hias Meriahkan Pawai
Jumat, 23 Juni 2017 - 07:41 wib
Wan Abubakar Ketua PW Muhammadiyah Riau
Jalan Menuju Takwa
Jumat, 23 Juni 2017 - 06:44 wib

Posko THR Terima 24 Aduan
Jumat, 23 Juni 2017 - 06:37 wib
PEKANBARU
Komit Tegakkan Perda Selama Ramadan
Jumat, 23 Juni 2017 - 06:35 wib
PEKANBARU
Laporan Pelanggaran Perda Ditindaklanjuti
Jumat, 23 Juni 2017 - 06:32 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Lebaran, KPK Imbau Pejabat Negara Tidak Terima Parsel
Ulang Tahun, Jokowi Bagikan 6 Truk Sembako

Kamis, 22 Juni 2017 - 19:36 WIB

Gubernur Bengkulu dan Istri Jadi Tersangka

Kamis, 22 Juni 2017 - 10:12 WIB

Serangan Malware di Indonesia Tembus 1,5 Juta Alamat IP
Ambisi Bawa Arab Saudi Lebih Modern

Kamis, 22 Juni 2017 - 10:00 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us