Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
NASIONAL
Polisi Ciduk Nico yang Mengaku Dibayar Novel
Jumat, 19 Mei 2017 - 11:38 WIB > Dibaca 9294 kali Print | Komentar
Polisi Ciduk Nico yang Mengaku Dibayar Novel
Tito Karnavian
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Upaya Polri menemukan pelaku penyiram asam sulfat ke Novel Baswedan menemukan fakta yang tidak terduga. Polri menangkap Nico yang video pengakuannya disuruh memberikan keterangan palsu dalam kasus Akil Mochtar oleh Novel. Polri menduga penyiraman asam sulfat terkait kasus tersebut.

Dalam video yang berdurasi 2 menit 40 detik tersebut, Nico mengaku mendapat ancaman dari Novel Baswedan untuk memberikan keterangan palsu pada kasus Akil. Bila tidak memberikan keterangan seperti yang diminta, maka dia dan keluarganya akan dipenjarakan.

Bahkan, dia menunjukkan adanya beberapa kali transfer uang dari Novel sebagai bagian dari perjanjian yang dilakukan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menuturkan, saat dilakukan penyelidikan deduktif atau memetakan masalah Novel yang mungkin menyebabkan penyiraman, muncullah video yang viral tersebut. “Nico yang memviralkan videonya sendiri ini telah diperiksa,” jelasnya.

Kasus tersebut, lanjutnya, potensial untuk terhubung dengan penyiraman Novel. Nico sendiri mengakui keterangan palsu itu karena terjadi perpecahan dengan pamannya yang saat ini telah divonis satu tahun penjara dalam kasus Akil.

“Dia ingin netralisir hubungannya dengan pamannya Mochtar Effendi,” ungkapnya.

Saat ini sedang dilakukan verifikasi terhadap barang bukti yang dimiliki Nico. Rencananya dalam waktu dekat dilakukan pemaparan pada pimpinan KPK atas temuan tersebut.

“Dirkrimum yang akan jelaskan semuanya,” ungkapnya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, kemuculan nama Niko me­rupakan bagian dari upaya penyidikan. Berdasar penelusuran penyidik, Niko pernah merasa terintimidasi oleh penyidik saat diperiksa dalam kasus sengketa pilkada tersebut. Namun, untuk status Niko, Argo menegaskan bukanlah terduga.

”Niko hanya potensi saja. Bukan terduga seperti tiga orang sebelumnya, ya. Seperti H, AL, dan M. Kalau ketiga terduga itu kami dapatkan foto saat di rumah Novel. Nah, kalau Niko ini kan penelusuran orang yang pernah terlibat saja dengan Pak Novel,” ujarnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Masyarakat Melayu Harus Bersatu
Septina Minta Masukan Arah Pembangunan
Rabu, 24 Mei 2017 - 01:30 wib
Re-Opening Epson Service Center Pekanbaru
Maksimalkan Pelayanan ke Konsumen
Rabu, 23 Mei 2017 - 10:59 wib
OTOMOTIF
Penguasaan Pasar Fuso di Riau Capai 63 Persen
Rabu, 23 Mei 2017 - 10:57 wib
EKONOMI BISNIS
RS KPJ Klang Malaysia Sediakan Layanan di Luar Pengobatan
Rabu, 23 Mei 2017 - 10:56 wib
BANTUAN PERALATAN
Kelola Lahan Sawit tanpa Bakar, Diberi Insentif
Rabu, 23 Mei 2017 - 10:39 wib
26 Mei Sekolah Libur Ramadan
Dinas Pendidikan Siak
26 Mei Sekolah Libur Ramadan
Rabu, 23 Mei 2017 - 10:34 wib
Harapan untuk Firdaus-Ayat
Harus Lebih Pro Rakyat
Rabu, 23 Mei 2017 - 10:32 wib
FORUM SEBAR PUNGLI
Hari Ini, Gubri Buka Seminar
Rabu, 23 Mei 2017 - 10:27 wib

Jelang Ramadan, Harga Masih Normal
Rabu, 23 Mei 2017 - 10:21 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Gelar Razia, Satpol PP Amankan 11 PSK

Selasa, 23 Mei 2017 - 09:53 WIB

KPK dan BNN Tak Hadir, Rapat Pembahasan RUU KUHP Tertunda
Ahok Batal Ajukan Banding Kasus Penistaan Agama

Senin, 22 Mei 2017 - 20:06 WIB

Tiga Barang Bukti Fantasi Seks Kaum Gay yang Disita Polisi
Saut KPK: Delik Korupsi di Luar KUHP karena Kejahatan Luar Biasa
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Septina Minta Masukan Arah Pembangunan