Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
NASIONAL
Polisi Ciduk Nico yang Mengaku Dibayar Novel
Jumat, 19 Mei 2017 - 11:38 WIB > Dibaca 9784 kali Print | Komentar
Polisi Ciduk Nico yang Mengaku Dibayar Novel
Tito Karnavian
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Upaya Polri menemukan pelaku penyiram asam sulfat ke Novel Baswedan menemukan fakta yang tidak terduga. Polri menangkap Nico yang video pengakuannya disuruh memberikan keterangan palsu dalam kasus Akil Mochtar oleh Novel. Polri menduga penyiraman asam sulfat terkait kasus tersebut.

Dalam video yang berdurasi 2 menit 40 detik tersebut, Nico mengaku mendapat ancaman dari Novel Baswedan untuk memberikan keterangan palsu pada kasus Akil. Bila tidak memberikan keterangan seperti yang diminta, maka dia dan keluarganya akan dipenjarakan.

Bahkan, dia menunjukkan adanya beberapa kali transfer uang dari Novel sebagai bagian dari perjanjian yang dilakukan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menuturkan, saat dilakukan penyelidikan deduktif atau memetakan masalah Novel yang mungkin menyebabkan penyiraman, muncullah video yang viral tersebut. “Nico yang memviralkan videonya sendiri ini telah diperiksa,” jelasnya.

Kasus tersebut, lanjutnya, potensial untuk terhubung dengan penyiraman Novel. Nico sendiri mengakui keterangan palsu itu karena terjadi perpecahan dengan pamannya yang saat ini telah divonis satu tahun penjara dalam kasus Akil.

“Dia ingin netralisir hubungannya dengan pamannya Mochtar Effendi,” ungkapnya.

Saat ini sedang dilakukan verifikasi terhadap barang bukti yang dimiliki Nico. Rencananya dalam waktu dekat dilakukan pemaparan pada pimpinan KPK atas temuan tersebut.

“Dirkrimum yang akan jelaskan semuanya,” ungkapnya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, kemuculan nama Niko me­rupakan bagian dari upaya penyidikan. Berdasar penelusuran penyidik, Niko pernah merasa terintimidasi oleh penyidik saat diperiksa dalam kasus sengketa pilkada tersebut. Namun, untuk status Niko, Argo menegaskan bukanlah terduga.

”Niko hanya potensi saja. Bukan terduga seperti tiga orang sebelumnya, ya. Seperti H, AL, dan M. Kalau ketiga terduga itu kami dapatkan foto saat di rumah Novel. Nah, kalau Niko ini kan penelusuran orang yang pernah terlibat saja dengan Pak Novel,” ujarnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DILONTARKAN GUBERNUR LEMHANAS
DPR Tolak Wacana Pembubaran Korem dan Kodim, Ini Alasannya
Rabu, 19 September 2017 - 21:00 wib
SEPANDANGAN DENGAN PEMERINTAH
Isu Kebangkitan PKI, MUI Imbau Masyarakat Waspada
Rabu, 19 September 2017 - 20:50 wib
TERKAIT KONFLIK DI MYANMAR
Ini Penjelasan Ketua BNPB soal Tudingan Pencitraan Bantuan ke Rohingya
Rabu, 19 September 2017 - 20:40 wib
CATATAN DITJEN DUKCAPIL
Terkait e-KTP, 9 Juta Lebih Penduduk Belum Lakukan Perekaman
Rabu, 19 September 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ADANYA HOAX
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI
Rabu, 19 September 2017 - 20:20 wib
TERKAIT KONFLIK ARIS-NOVEL
Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Rabu, 19 September 2017 - 20:00 wib
POLISI SEMPAT AMANKAN 12 ORANG
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 19 September 2017 - 19:45 wib
GAGASAN PRESIDEN JOKOWI
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Rabu, 19 September 2017 - 19:30 wib
TERKAIT SEMINAR 65 DI YLBHI
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Rabu, 19 September 2017 - 19:15 wib
PULUHAN ORANG SEMPAT DITAHAN
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Rabu, 19 September 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI

Selasa, 19 September 2017 - 20:20 WIB

Kepala Daerah Sulit Diawasi Parpol, OTT KPK Marak Terjadi

Selasa, 19 September 2017 - 20:10 WIB

Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini