Wonderful Indonesia
PASCA-SERANGAN LONDON
Trump Terus Cari Masalah dengan Wako London
Selasa, 06 Juni 2017 - 17:20 WIB > Dibaca 623 kali Print | Komentar
 Trump Terus Cari Masalah dengan Wako London
Donald trump dan Sadiq Khan
LONDON (RIAUPOS.CO) - Presiden Donald Trump, sekali lagi mengecam Wali Kota  London, Sadiq Khan terkait reaksinya terhadap serangan maut di ibukota Inggris itu, di saat warga kota itu dan para politisi justru  memuji cara Khan mengendalikan keadaan setelah tragedi tersebut.

Trump menuduh Khan membuat ’alasan menyedihkan’ terkait pernyataannya mendesak penduduk London supaya tidak cemas dengan kehadiran banyak anggota polisi di jalan raya menyusul serangan itu.

Namun Perdana Menteri Inggris, Theresa May, berkata Khan melakukan tugas dengan baik, mengulangi sentimen warga London.

Tiga militan mengemudikan  van dan menabrak pejalan kaki di London Bridge malam Sabtu lalu, sebelum menuju kawasan Pasar Borough dan menyabet leher serta menikam korban secara acak.

Polis menembak mati ketiga militan itu.

Pagi kemarin, Khan berkata penduduk akan melihat pertambahan jumlah anggota polisi di jalan raya di kota itu dan tidak perlu mencemaskannya.

Trump mengejek komentar Khan kemarin, dengan menuliskan via  Twitter bahwa Khan memandang remeh serangan itu.

Juru bicara Khan membalasnya dengan mengatakan bahwa dirinya mempunyai lebih banyak tugas penting untuk dilakukan ketimbang membalas tweet Trump yang ’kurang memahami situasi’.

Komentar Trump dikritik hebat di Inggris tetapi presiden AS itu terus mengecam Khan kemarin, dengan berkata via Twitter: "Alasan menyedihkan oleh Wali Kota London, Sadiq Khan, yang perlu berpikir lebih matang dari sekadar pernyataan  ’tidak perlu cemas’, seperti dikutip Reuters.(zar)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DILONTARKAN GUBERNUR LEMHANAS
DPR Tolak Wacana Pembubaran Korem dan Kodim, Ini Alasannya
Rabu, 19 September 2017 - 21:00 wib
SEPANDANGAN DENGAN PEMERINTAH
Isu Kebangkitan PKI, MUI Imbau Masyarakat Waspada
Rabu, 19 September 2017 - 20:50 wib
TERKAIT KONFLIK DI MYANMAR
Ini Penjelasan Ketua BNPB soal Tudingan Pencitraan Bantuan ke Rohingya
Rabu, 19 September 2017 - 20:40 wib
CATATAN DITJEN DUKCAPIL
Terkait e-KTP, 9 Juta Lebih Penduduk Belum Lakukan Perekaman
Rabu, 19 September 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ADANYA HOAX
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI
Rabu, 19 September 2017 - 20:20 wib
TERKAIT KONFLIK ARIS-NOVEL
Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Rabu, 19 September 2017 - 20:00 wib
POLISI SEMPAT AMANKAN 12 ORANG
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 19 September 2017 - 19:45 wib
GAGASAN PRESIDEN JOKOWI
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Rabu, 19 September 2017 - 19:30 wib
TERKAIT SEMINAR 65 DI YLBHI
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Rabu, 19 September 2017 - 19:15 wib
PULUHAN ORANG SEMPAT DITAHAN
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Rabu, 19 September 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Bantuan untuk Rohingya Dituding Pencitraan, Ini Bantahan Wapres
Sangat Peduli dengan Orang Tidak Mampu

Selasa, 19 September 2017 - 14:56 WIB

London Kembali Diteror, Kereta Bawah Tanah Jadi Sasaran

Jumat, 15 September 2017 - 19:20 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Bangladesh

Jumat, 15 September 2017 - 08:20 WIB

Warga Rohingya Dinilai Perlu Diberikan Status Kewarganegaraan dari Myanmar
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini