Wonderful Indonesia
PASCA-TEROR BERUNTUN
Muslim Inggris Diminta Awasi Ekstremis
Kamis, 08 Juni 2017 - 11:42 WIB > Dibaca 477 kali Print | Komentar
Muslim Inggris Diminta Awasi Ekstremis
Warga muslim melakukan salat berjamaah di London (foto: ilustrasi).
LONDON (RIAUPOS.CO) – Di saat Inggris menghadapi gelombang serangan teroris, tekanan meningkat terhadap komunitas Muslim agar mengenali lebih baik lagi potensi ekstremis dan mengawasi komunitasnya sendiri.

Nazir Afzal, seorang Muslim dan mantan jaksa senior, berada di garis depan dalam upaya semacam itu. Afzal menarik perhatian nasional karena memelopori pengadilan sulit untuk mengatasi kekerasan berdasarkan kehormatan dan kawin paksa serta eksploitasi seksual terhadap anak-anak di Inggris barat laut termasuk Manchester, lokasi pengeboman bunuh diri bulan lalu yang menewaskan sebagian besar remaja pada sebuah konser musik pop.

Dalam wawancara eksklusif, Afzal mengatakan komunitas itu umumnya sudah melakukan tugas yang baik untuk memastikan masjid tidak lagi menjadi forum radikalisasi anak-anak muda Muslim tapi menambahkan masih banyak yang harus dilakukan baik oleh warga Muslim maupun pihak berwenang Inggris untuk mengatasi minoritas Islamis yang berbahaya dan melawan pesan-pesan pelaku jihad di negara itu.

“Sangat sedikit orang yang diradikalisasi di masjid dan tempat-tempat ibadah,” kata Afzal, Muslim pertama yang diangkat sebagai jaksa kepala di Inggris.

“Itu terjadi di tempat lain, di lorong, gang dan semacamnya” dan menambahkan “komunitas menjadi sangat baik sekarang untuk mengawasi apa yang terjadi di masjid meskipun ada pengecualian.” (voa/zar)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DILONTARKAN GUBERNUR LEMHANAS
DPR Tolak Wacana Pembubaran Korem dan Kodim, Ini Alasannya
Rabu, 19 September 2017 - 21:00 wib
SEPANDANGAN DENGAN PEMERINTAH
Isu Kebangkitan PKI, MUI Imbau Masyarakat Waspada
Rabu, 19 September 2017 - 20:50 wib
TERKAIT KONFLIK DI MYANMAR
Ini Penjelasan Ketua BNPB soal Tudingan Pencitraan Bantuan ke Rohingya
Rabu, 19 September 2017 - 20:40 wib
CATATAN DITJEN DUKCAPIL
Terkait e-KTP, 9 Juta Lebih Penduduk Belum Lakukan Perekaman
Rabu, 19 September 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ADANYA HOAX
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI
Rabu, 19 September 2017 - 20:20 wib
TERKAIT KONFLIK ARIS-NOVEL
Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Rabu, 19 September 2017 - 20:00 wib
POLISI SEMPAT AMANKAN 12 ORANG
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 19 September 2017 - 19:45 wib
GAGASAN PRESIDEN JOKOWI
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Rabu, 19 September 2017 - 19:30 wib
TERKAIT SEMINAR 65 DI YLBHI
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Rabu, 19 September 2017 - 19:15 wib
PULUHAN ORANG SEMPAT DITAHAN
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Rabu, 19 September 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Bantuan untuk Rohingya Dituding Pencitraan, Ini Bantahan Wapres
Sangat Peduli dengan Orang Tidak Mampu

Selasa, 19 September 2017 - 14:56 WIB

London Kembali Diteror, Kereta Bawah Tanah Jadi Sasaran

Jumat, 15 September 2017 - 19:20 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Bangladesh

Jumat, 15 September 2017 - 08:20 WIB

Warga Rohingya Dinilai Perlu Diberikan Status Kewarganegaraan dari Myanmar
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini