Wonderful Indonesia
MIE BERFORMALIN
800 Kg Mie Berformalin Disita, Masyarakat Resah
Jumat, 16 Juni 2017 - 00:14 WIB > Dibaca 695 kali Print | Komentar
800 Kg Mie Berformalin Disita, Masyarakat Resah
SIANTAR (RIAUPOS.CO) - Penyitaan 800 Kg mie berformalin dari empat lokasi di Siantar oleh BBPOM Medan membuat masyarakat pecandu mie di Siantar merasa tidak nyaman.

Robert Saragih, warga Kecamatan Raya, yang sering menikmati mie pansit di bilangan Simpang Empat Kota Siantar mengaku jadi khawatir terhadap kesehatannya. Pasalnya, minimal sekali dalam dua hari dirinya singgah di Siantar hanya untuk menikmati seporsi mie.

“Kadang bersama saudara-saudara, kita menikmati mie. Kalau ada formalinnya, jadi takut,” kata Robert, setelah mengetahui adanya penyitaan 800 Kg mie berformalin oleh BBPOM Medan.

Menurut Robert, Dinas Kesehatan seharusnya rutin melakukan pengawasan setiap makanan yang dikonsumsi masyarakat dan melarang beredar makanan yang mengandung zat berbahaya.

“Mie itu sudah jadi ciri khas Siantar. Dari mana-mana orang singgah di Siantar untuk menikmati mie. Simpang Empat merupakan lokasi yang paling terkenal,” katanya.(nur/jpg)


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Yes, Batik Air Akan Terbang ke India Sehari Dua Kali
Minggu, 25 Juni 2017 - 04:57 wib
DITEMBAK KARENA MENCOBA LARI
Provokator Kabur Massal Tahanan Rutan Sialang Bungkuk Dibekuk
Minggu, 25 Juni 2017 - 01:11 wib
JUMAT, TERORIS BERAKSI DI MAKKAH
Teror Gagal, Bom Meledak Tak Jauh dari Masjidil Haram
Minggu, 24 Juni 2017 - 10:12 wib
MASJIDIL HARAM DAN MASJID NABAWI
Jutaan Jamaah Ikuti Salat Jumat Akhir Ramadan
Minggu, 24 Juni 2017 - 10:10 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Jalin Kemitraan dengan Masyarakat

Jumat, 23 Juni 2017 - 13:33 WIB

Pengunjung Simpan Sabu dalam Roti

Jumat, 23 Juni 2017 - 04:49 WIB

Batal Jadi PNS BNN, Rp300 Juta Melayang

Kamis, 22 Juni 2017 - 11:01 WIB

Kepergok Mencuri, Pelaku Dihajar Massa

Kamis, 22 Juni 2017 - 10:39 WIB

Tiga Terduga Teroris Ditangkap di Bima, Ini Perannya
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us