Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SITI FADILAH DIVONIS BERSALAH
Terbukti, Amien Rais Tak Terima Aliran Dana Alkes, tapi...
Minggu, 18 Juni 2017 - 04:00 WIB > Dibaca 3839 kali Print | Komentar
Terbukti, Amien Rais Tak Terima Aliran Dana Alkes, tapi...
Amien Rais. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Vonis bersalah kepada Siti Fadilah yang menjadi terdakwa perkara proyek alat kesehatan (alkes) telah dijatuhkan Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Hukuman empat tahun penjara plus denda Rp200 juta diberikan kepada mantan menteri kesehatan itu. Pada persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (17/6/2017), dengan agenda pembacaan vonis, majelis menyatakan dokter ahli jantung itu telah menerima suap dan memperkaya diri sendiri maupun pihak lain dari proyek alkes.

Menariknya, vonis atas Siti menganggap aliran uang ke Amien Rais tak relevan dengan perkara korupsi proyek alkes. “Menimbang bahwa mengenai uang yang ditransfer kepada Soetrisno Bachir dan Amien Rais tersebut tidak dapat dipastikan uang tersebut dari proyek alkes atau bukan sehingga majelis tidak akan mempertimbangkan lebih karena tidak relevan dengan perkara terdakwa Siti Fadilah Supari,“ kata anggota majelis Diah Siti Basariah saat membacakan bagian pertimbangan.

Jaksa penuntut umum (JPU) saat membaca surat tuntutan terhadap Siti Fadilah sebelumnya menyebut Amien telah menerima uang Rp600 juta yang terkait proyek alkes. JPU menilai, Amien menerima transferan secara bertahap selama enam kali dengan total nilai Rp600 juta. Dana untuk Amien mulanya ditransfer dari rekening Yurida Adlani selaku sekretaris Sutrisno Bachir Foundation (SBF) atas perintah Nuki Syahrun. Dana itu berasal dari PT Mitra Medidua. Perusahaan itu merupakan suplier dari PT Indofarma Global Medika yang ditunjuk langsung sebagai rekanan Kemenkes untuk melaksanakan pengadaan stok penyangga (buffer stock) guna mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) 2005 di Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan.

Adapun Siti melakukan penunjukan langsung terhadap PT Indofarma karena direktur perusahaan itu, Ary Gunawan pernah datang bersama dengan Nuki Syahrun yang juga adik ipar Sutrisno Bachir. Pada 4 April 2006, Indofarma menerima pembayaran lunas dari pemerintah senilai Rp13,922 miliar. Perusahaan tersebut kemudian mentransfer uang pembayaran alat kesehatan ke PT Mitra Medidua senilai Rp13,558 miliar. Usai membayar harga pembelian alat kesehatan dari PT Bhineka Usada Raya dengan total sekitar Rp7,774 miliar, PT Mitra Medidua mendapat untung Rp5,783 miliar.

Keuntungan dari PT Mitra Medidua itulah yang diduga dialirkan ke sejumlah nama, termasuk Amien Rais. Namun, putusan atas Siti justru mengesampingkan aliran dana ke Amien. Pasalnya, uang untuk Amien tak ada relevansinya dengan kasus alkes. Meski begitu, JPU KPK Ali Fikri justru menyatakan, bisa saja aliran ke Amien itu terkait dengan perkara lain.

Pasalnya, KPK memiliki bukti kuat adanya aliran dana dari pihak lain ke mantan ketua MPR RI itu. ’’Tidak dipastikan kasus Alkes artinya kami tafsirkan bisa dilakukan pendalaman di luar perkara ini. Tidak relevan perkara ini iya. Faktanya jelas, penuntut umum tidak berdasarkan asumsi, tapi berdasar fakta persidangan dan itu sudah dipertimbangkan oleh hakim," sebutnya.(wnd)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DINILAI JANGGAL
Pengamat: Jokowi Harus Tentukan Penyelesaian Kasus Heli AW101
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:42 wib
BERKACA DARI KASUS FIRST TRAVEL
Cegah Trik Promo Umrah, Kemenag Diminta Tetapkan Tarif Bawah
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:35 wib
PASCA-OTT
13 Tas Berisi Uang Diamankan KPK saat Ciduk Dirjen Hubla Kemenhub
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:30 wib
BERHADAPAN DENGAN PETAHANA
Pilpres 2019, Eks Kader Demokrat Sebut Peluang AHY Sangat Kecil
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:26 wib
PLAY-OFF RAMPUNG
Liga Champions 2017-2018, Inilah Daftar Peserta di Fase Grup
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:22 wib
DISIMPAN DI KANTOR PUSAT
Polri Segera Kembalikan Dokumen Paspor Jamaah First Travel
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:13 wib
DIGELAR DI JAKARTA
KPK Sita Sejumlah Uang saat OTT Pejabat Kemenhub
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:10 wib
TEMUANG TIM PENGAWASAN HAJI DPR
Menag Kaget Penukaran Uang Riyal Dimanfaatkan Para Rentenir
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:05 wib
SINDIKAT PRODUSEN SARA
Nyaris! Saracen Siap "Panen" pada 2018 jika Tidak Tertangkap
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:00 wib
KANDASKAN HOFFENHEIM
Liverpool Lolos ke Fase Grup Liga Champions 2017-2018
Kamis, 24 Agustus 2017 - 16:54 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Pengamat: Jokowi Harus Tentukan Penyelesaian Kasus Heli AW101
13 Tas Berisi Uang Diamankan KPK saat Ciduk Dirjen Hubla Kemenhub
Polri Segera Kembalikan Dokumen Paspor Jamaah First Travel
KPK Sita Sejumlah Uang saat OTT Pejabat Kemenhub

Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:10 WIB

Nyaris! Saracen Siap "Panen" pada 2018 jika Tidak Tertangkap
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us