Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KORUPSI KONDENSAT
Jadi Rumit, Tersangka Korupsi Rp25 Triliun Ternyata Ikut Tax Amnesty
Senin, 19 Juni 2017 - 02:01 WIB > Dibaca 52348 kali Print | Komentar
Jadi Rumit, Tersangka Korupsi Rp25 Triliun Ternyata Ikut Tax Amnesty
HONGGO WENDRATMO.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus dugaan korupsi kondensat PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI) yang telah ditangani Bareskrim selama dua tahun seperti bakal lebih lama. Pasalnya, salah seorang tersangka Honggo Wendratmo yang berada di Singapura diduga ikut dalam proses tax amnesty.

Informasi yang diterima JPG, Honggo mengikuti tax amnesty dengan nilai harta sekitar USD 599 juta. Namun, status Honggo sudah ditetapkan menjadi tersangka untuk kasus dugaan korupsi dengan nilai kerugian negara yang ditaksir mencapai USD 1,8 miliar atau setara dengan Rp25 triliun.

Kondisi tersebut memunculkan potensi kemungkinan penanganan kasus dugaan korupsi yang mencuat sejak Bareskrim dipimpin Komjen Budi Waseso akan lebih molor. Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto menuturkan, pihaknya belum mengetahui bila salah satu tersangka kasus kondensat PT TPPI dan SKK Migas mengikuti tax amnesty.

”Kami dalami lagi soal itu,” paparnya.

Soal kelanjutan kasus tersebut, Bareskrim memastikan telah melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Sudah proses pelimpahan kasus tahap pertama untuk berkas tersangka mantan petinggi SKK Migas berinisial RP dan DH.

 ”Baru dilimpahkan,” terangnya.

Namun, perlu proses untuk menuntaskan berkas perkara tersebut. Hingga saat ini masih bolak-balik dari Kejagung ke Bareskrim.

 ”Ada yang perlu disesuaikan,” terang mantan Wakabareskrim tersebut.

Perhitungan kerugian negara atas kasus tersebut sebelumnya mencapai Rp25 triliun. Namun, ternyata perlu perhitungan kembali soal kerugian negara tersebut.

 ”Kemungkinan tidak sampai segitu, temuannya berapa belum ada informasi,” paparnya.

Dia mengakui bahwa hingga saat ini Honggo masih berada di Singapura. Saat awal kasus tersebut mencuat, Honggo dipastikan sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit di negeri singa putih tersebut. ”karena berada di luar negeri sedang dicek kemungkinan menerbitkan red notice,” jelasnya.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Suarez: Hector Bellerin Akan Disambut Baik di Barcelona
Kamis, 29 Juni 2017 - 15:55 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Persaingan Kian Ketat, Bek Andalan Chelsea Ini Santai
Kamis, 29 Juni 2017 - 15:50 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Totti Mulai Dillirik Klub Liga Jepang
Kamis, 29 Juni 2017 - 15:43 wib
DARI JABATAN DIREKTUR OLAHRAGA
Luca Toni Pergi saat Verona Naik Kasta ke Serie-A
Kamis, 29 Juni 2017 - 15:39 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Dua Pemain Southampton Ini Dilabeli "Not for Sale"
Kamis, 29 Juni 2017 - 15:33 wib
ANGGAP SEBAGAI SILATURAHMI
Pertemuan GNPF-MUI dan Jokowi Tak Pengaruhi Proses Hukum Rizieq
Kamis, 29 Juni 2017 - 15:21 wib
DIMAKAMKAN ESOK HARI
Jenazah dr Stefanus Taofik Disambut Duka Keluarga
Kamis, 29 Juni 2017 - 15:17 wib

Dua Putri Obama Enjoy Berenang di Pantai Jimbaran
Kamis, 29 Juni 2017 - 08:05 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kubu Rizieq Ajukan Abolisi, Begini Kata Kapolda Metro Jaya
Pertemuan GNPF-MUI dan Jokowi Tak Pengaruhi Proses Hukum Rizieq
Banyak Nama Besar Disebut, Jadi Pertaruhan KPK

Kamis, 29 Juni 2017 - 00:18 WIB

Jelang lebaran, Sat Sabhara Gencar Lakukan Patroli Premanisme
Jaksa Sebut Pencabutan BAP Miryam Tanpa Alasan yang Logis
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us