Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KORUPSI KONDENSAT
Jadi Rumit, Tersangka Korupsi Rp25 Triliun Ternyata Ikut Tax Amnesty
Senin, 19 Juni 2017 - 02:01 WIB > Dibaca 54191 kali Print | Komentar
Jadi Rumit, Tersangka Korupsi Rp25 Triliun Ternyata Ikut Tax Amnesty
HONGGO WENDRATMO.
Berita Terkait

Kasus Kondensat Masih Mentok di Kejaksaan



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus dugaan korupsi kondensat PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI) yang telah ditangani Bareskrim selama dua tahun seperti bakal lebih lama. Pasalnya, salah seorang tersangka Honggo Wendratmo yang berada di Singapura diduga ikut dalam proses tax amnesty.

Informasi yang diterima JPG, Honggo mengikuti tax amnesty dengan nilai harta sekitar USD 599 juta. Namun, status Honggo sudah ditetapkan menjadi tersangka untuk kasus dugaan korupsi dengan nilai kerugian negara yang ditaksir mencapai USD 1,8 miliar atau setara dengan Rp25 triliun.

Kondisi tersebut memunculkan potensi kemungkinan penanganan kasus dugaan korupsi yang mencuat sejak Bareskrim dipimpin Komjen Budi Waseso akan lebih molor. Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto menuturkan, pihaknya belum mengetahui bila salah satu tersangka kasus kondensat PT TPPI dan SKK Migas mengikuti tax amnesty.

”Kami dalami lagi soal itu,” paparnya.

Soal kelanjutan kasus tersebut, Bareskrim memastikan telah melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Sudah proses pelimpahan kasus tahap pertama untuk berkas tersangka mantan petinggi SKK Migas berinisial RP dan DH.

 ”Baru dilimpahkan,” terangnya.

Namun, perlu proses untuk menuntaskan berkas perkara tersebut. Hingga saat ini masih bolak-balik dari Kejagung ke Bareskrim.

 ”Ada yang perlu disesuaikan,” terang mantan Wakabareskrim tersebut.

Perhitungan kerugian negara atas kasus tersebut sebelumnya mencapai Rp25 triliun. Namun, ternyata perlu perhitungan kembali soal kerugian negara tersebut.

 ”Kemungkinan tidak sampai segitu, temuannya berapa belum ada informasi,” paparnya.

Dia mengakui bahwa hingga saat ini Honggo masih berada di Singapura. Saat awal kasus tersebut mencuat, Honggo dipastikan sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit di negeri singa putih tersebut. ”karena berada di luar negeri sedang dicek kemungkinan menerbitkan red notice,” jelasnya.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PEMAIN TERBAIK PIALA DUNIA ANTARKLUB
Modric: Ini Tahun Sempurna Madrid
Minggu, 17 Desember 2017 - 15:52 wib

Berharap Setnov “Bernyanyi”
Minggu, 17 Desember 2017 - 13:49 wib

Mega Minta Lima Persen APBN untuk Riset
Minggu, 17 Desember 2017 - 12:44 wib

Jutaan Massa Aksi Bela Palestina
Minggu, 17 Desember 2017 - 11:47 wib
10 Kabupaten Rusak Parah
Sehari, 3 Gempa Hantam Indonesia
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:53 wib

Jangan Pernah Menyerah
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:42 wib

Senja di Semenanjung Sungai Kampar
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:39 wib

Slank Banting Setir Jualan Kopi
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:37 wib
sheila majid
Boneka untuk Fans
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:36 wib
Rizal Armada
Kalau Jodoh, Mau Bagaimana?
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:35 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Berharap Setnov “Bernyanyi”

Minggu, 17 Desember 2017 - 13:49 WIB

Kasus Kondensat Masih Mentok di Kejaksaan

Minggu, 17 Desember 2017 - 10:51 WIB

Ada Politik "Belah Bambu" dalam Kasus Novanto, Ini Penjelasan Pengacara
Gawat, Status Tersangka e-KTP Mengancam Nyawa Setya Novanto
Hukuman 6 Tahun Bui Mulai Mengancam Dokter yang Hina Jokowi
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us