Wonderful Indonesia
TIDAK BOLEH TERJADI DI ERA REFORMASI
Wartawan Diintimidasi, Fahri: Suruh Kembali ke Masa Lalu
Senin, 19 Juni 2017 - 19:29 WIB > Dibaca 807 kali Print | Komentar
Wartawan Diintimidasi, Fahri: Suruh Kembali ke Masa Lalu
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Wartawan kembali menjadi sasaran tindakan kekerasa. Itu setelah jurnalis Kantor Berita Antara, Ricky Prayoga, mendapat intimidasi dari anggota Brimob berinisial A. Hal itu sontak mengundang kritik pedas dari berbagai kalangan, termasuk Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Fahri menilai, kekerasan seperti itu tidak boleh terjadi di era reformasi saat ini. "Kalau ada pejabat, aparat yang masih sebel sama wartawan suruh dia kembali ke masa lalu saja, 20 dan 25 tahun dari sekarang," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Wartawan, imbuhnya, saat ini harus menjadi mitra semua pejabat. Itu karena mereka harus bicara dan menyampaikan hal-hal yang positif tentang jalannya pemerintahan. "Jadi, dia (pejabat) harus menunjukan sikap ramah, kooperatif, positif. Kalau ada yang masih risih dengan wartawan, itu bahaya sekali. Mentalitasnya nggak bener itu," cetusnya.

Dia menuturkan, guna memberikan pelajaran terhadap oknum Brimob yang diduga melakukan kekerasan, anggota dari kesatuan Brimob itu harus dievaluasi dan dilaporkan ke Propam. "Apalagi sentuhan fisik seperti itu," tegasnya.

Fahri menambahkan, wartawan merupakan elemen dari konsep demokrasi modern yang haknya dilindungi oleh undang-undang. Begitu pula dengan kebebasan pers dan tugas-tugas jurnalistk. "Dia elemen yang tidak boleh disentuh, oleh intimidasi dan oleh siapapun," tuntasnya.

Ricky Prayoga, wartawan Kantor Berita Antara sebelumnya diketahui telah diintimidasi oleh oknum aparat berinisial A saat akan meliput ajang kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka 2017, di Jakarta Convention Centre (JCC), Ahad (18/6/2017). Dia diseret secara paksa oleh oknum Brimob tersebut, ketika akan mengantre di sebuah anjungan tunai mandiri (ATM) di lokasi pada pukul 15.00 WIB. Dalam keterangannya, Ricky mengatakan bahwa saat dirinya akan mengantre untuk melakukan transaksi di sebuah ATM, dia berdiri di belakang pramuniaga yang juga mengantre.

Kemudian ada oknum Brimob yang sedang duduk-duduk di dekat lokasi itu. "Tadinya mau antre tapi tidak jadi. Terus ada anggota yang duduk melihat ke arah SPG kemudian melihat saya. Saya diam saja, namun anggota itu mendekat dan menanyai saya. Sempat sampai ngatain saya dengan kata-kata yang saya tak tahu apa artinya, tapi menurut teman itu kasar," ujarnya.

Selanjutnya, oknum Brimob berinisial A bersama tiga temannya mencoba menggiring dia ke pos layaknya pelaku kriminal. Oknum itu berusaha untuk melakukan kekerasan kepada Ricky dengan mencekik menggunakan lengan hingga mencoba membanting tubuhnya. "Kondisi fisik saya baik-baik, tapi adalah beberapa nyeri mungkin karena ada yang tertarik atau mengenai sesuatu dari pakaian mereka," akunya.

Keadaan menjadi kondusif setelah itu setelah seorang anggota Brimob senior hadir untuk mendamaikan antar kedua belah pihak. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Scoot Buka Rute Baru Singapura-Palembang

Scoot Buka Rute Baru Singapura-Palembang
Minggu, 22 Oktober 2017 - 06:54 wib
TIGA TAHUN PEMERINTAHAN
Kader PDI P: Pembangunan di Era Jokowi-JK Melebar ke Luar Jawa
Minggu, 21 Oktober 2017 - 20:30 wib
DISAMPAIKAN LEWAT VIDEO
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi, Begini Penilaian SBY
Minggu, 21 Oktober 2017 - 20:00 wib
MESKI SUMBER PEMBIAYAAN BELUM JELAS
Donald Trump Terus Gesa Pembangunan Tembok Anti-Imigran
Minggu, 21 Oktober 2017 - 19:30 wib
DATA DARI BEM SI
Inilah Identitas Mahasiswa yang Ditangkap usai Demo di Istana Negara
Minggu, 21 Oktober 2017 - 19:00 wib
TERKAIT KEMUDAHAN VERIFIKASI
Partai-partai Baru Sudah Pengaruhi KPU? Ini Kata Pengamat
Minggu, 21 Oktober 2017 - 18:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Kader PDI P: Pembangunan di Era Jokowi-JK Melebar ke Luar Jawa
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi, Begini Penilaian SBY

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 20:00 WIB

Partai-partai Baru Sudah Pengaruhi KPU? Ini Kata Pengamat
Komitmen Rawat Kebangsaan Jokowi Tuai Pujian

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 16:00 WIB

Rencana Tambah 6 Kursi Pimpinan MPR Ditolak Fraksi Golkar
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us