Wonderful Indonesia
TERKAIT PENEMUAN EMPAT MI TANPA LABEL HALAL
BPOM Imbau Masyarakat Laporkan Makanan dengan Kandungan Babi
Selasa, 20 Juni 2017 - 00:08 WIB > Dibaca 790 kali Print | Komentar
BPOM Imbau Masyarakat Laporkan Makanan dengan Kandungan Babi
Mi Samyang. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) langsung bergerak cepat usai mendapatkan empat jenis mi mengandung babi tanpa diberikan label tidak halal atau menggunakan gambar hewan, yakni menarik peredaran mi yang mengandung babi di pasaran. Menurut Kepala BPOM Penny Lukito, pihaknya tidak ingin kejadian itu terulang lagi di kemudian hari.

Karena itu, BPOM terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat, apabila dalam membeli makanan kemasan untuk memperhatikan apakah makanan itu mengandung babi atau tidak. "Ini sangat penting untuk terus sosialisasi kepada masyarakat," katanya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Di samping itu, dia pun meminta kepada masyarakat bertindak cepat melaporkan ke BPOM apabila ada produk makanan mengandung babi. Asalkan di produk itu tidak ditemukannya logo babi, seperti kasus empat mi yang telah ditarik ini. "Meminta apabila masyarakat menemukan makanan dengan kandungan babi ya segera laporkan ke BPOM," ucapnya.

Adapun keempat produk yang mengandung babi yang dicabut izin edarnya, yakni Samyang dengan nama produk U-Dong, Nongshim dengan nama produk Shin Ramyun Black, Samyang dengan nama produk Mie Instan Rasa Kimchi, dan Ottogi dengan nama produk Yeul Ramen. BPOM sebelumnya menyatakan bahwa produk-produk tersebut tidak mengikuti aturan Kepala Badan POM Nomor 12 tahun 2016 bahwa pangan olahan yang mengandung bahan tertentu yang berasal dari babi, harus mencantumkan tanda khusus.

Itu berupa tulisan ’Mengandung Babi’ dan gambar babi. Pihak importir juga disebutkan tidak menginformasikan kepada Badan POM saat pendaftaran untuk mendapatkan izin edar bahwa produk yang didaftarkan tersebut mengandung babi. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KEMUDAHAN VERIFIKASI
Partai-partai Baru Sudah Pengaruhi KPU? Ini Kata Pengamat
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 18:30 wib
TERKAIT MEKANISME PENGAWASAN
Kapolri Harus Jelaskan Pengendalian Densus Tipikor kepada Presiden
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 18:00 wib
SEDIANYA DIGELAR BULAN INI
Demonstrasi Honorer K2 Batal karena Kurang Amunisi
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 17:45 wib
BERUJUNG PENGHENTIAN OPERASIONAL
PT RAPP Disanksi, Begini Penjelasan Kementerian LHK
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 17:30 wib
BAGI TERDDAKWA ANDI NAROGONG
Dua Kali Mangkir, Setnov Dituding Bersiasat untuk Tak Bersaksi
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 17:15 wib
PERTIMBANGAN KESEHATAN
Komitmen Pemerintah Mulai Dipertanyakan Terkait Kenaikan Cukai Rokok
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 16:50 wib
TELAH BERKERJA DENGAN BAIK
Jokowi Berhasil di Bidang Infrastruktur dalam Tiga Tahun Pemerintahan
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 16:40 wib
BAIK DANA DAN KEWENANGAN
Keluhan dari Internal Polri Jadi Alasan DPR Usul Bentuk Densus Tipikor
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 16:30 wib
ADA PERUBAHAN SISTEM PEMBERANTASAN KORUPSI
Pengamat: Jokowi Diuntungkan dengan Pembentukan Densus Tipikor
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 16:20 wib
BANYAK PERUBAHAN DI WAJAH
Foto Jadul Beredar, Via Vallen Dituduh Operasi Plastik
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 16:10 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Demonstrasi Honorer K2 Batal karena Kurang Amunisi

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 17:45 WIB

PT RAPP Disanksi, Begini Penjelasan Kementerian LHK

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 17:30 WIB

Jokowi Berhasil di Bidang Infrastruktur dalam Tiga Tahun Pemerintahan
Kementerian LHK Larang Lahan Perhutanan Sosial Dijualbelikan
KLHK: RAPP Tetap Bisa Beroperasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:19 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us