Wonderful Indonesia
MESKI KEMBALI KE HARGA NORMAL
PAN: Pemerintah Harus Jelaskan Masalah Pencabutan Subsidi Listrik
Selasa, 20 Juni 2017 - 00:07 WIB > Dibaca 877 kali Print | Komentar
PAN: Pemerintah Harus Jelaskan Masalah Pencabutan Subsidi Listrik
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pencabutan subsidi listrik 900 VA perlu dijelaskan oleh pemerintah. Hal itu dikatakan oleh Fraksi Partai PAN.

Mereka menilai, meski artinya kembali ke harga normal, masyarakat tetap merasa ada kenaikan harga listrik. "Pemerintah memang perlu menjelaskan kenapa harus naik di tengah situasi ekonomi yang tidak sedang baik kondisinya. Apalagi mau lebaran," kata Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Dia memandang, masih banyak pengguna 900 VA yang tergolong masyarakat menengah ke bawah atau pas-pasan dari skala ekonomi. Karena itu, dia menilai pencabutan subsidi yang dirasa masyarakat harga naik tidak diperlukan. Negara, imbuhnya, harus hadir memecahkan solusi di masyarakat.

"Fungsinya negara, masa semuanya dibebankan ke rakyat, apa fungsinya negara? Negara itu kan harus membantu rakyatnya, melayani rakyatnya yang miskin, susah, ekonomi sulit. Kalau semuanya dikasihkan ke rakyat, pemerintah nggak perlu ada," cetusnya.

Terkait apakah perlu subsidi diberikan langsung ke masyarakat bukan lagi ke PLN, Yandri mengatakan, mekanismenya bisa diatur pemerintah. "Initinya kita ingin bantu rakyat apakah itu langsung atau tetap melalui PLN, coba dikaji plus minusnya. Kehadiran pemerintah kepada rakyat tetap harus dijaga tidak boleh lepas dari liberalisasi selama ini," tuntas legislator daerah pemilihan Banten itu. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DINILAI JANGGAL
Pengamat: Jokowi Harus Tentukan Penyelesaian Kasus Heli AW101
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:42 wib
BERKACA DARI KASUS FIRST TRAVEL
Cegah Trik Promo Umrah, Kemenag Diminta Tetapkan Tarif Bawah
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:35 wib
PASCA-OTT
13 Tas Berisi Uang Diamankan KPK saat Ciduk Dirjen Hubla Kemenhub
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:30 wib
BERHADAPAN DENGAN PETAHANA
Pilpres 2019, Eks Kader Demokrat Sebut Peluang AHY Sangat Kecil
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:26 wib
PLAY-OFF RAMPUNG
Liga Champions 2017-2018, Inilah Daftar Peserta di Fase Grup
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:22 wib
DISIMPAN DI KANTOR PUSAT
Polri Segera Kembalikan Dokumen Paspor Jamaah First Travel
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:13 wib
DIGELAR DI JAKARTA
KPK Sita Sejumlah Uang saat OTT Pejabat Kemenhub
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:10 wib
TEMUANG TIM PENGAWASAN HAJI DPR
Menag Kaget Penukaran Uang Riyal Dimanfaatkan Para Rentenir
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:05 wib
SINDIKAT PRODUSEN SARA
Nyaris! Saracen Siap "Panen" pada 2018 jika Tidak Tertangkap
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:00 wib
KANDASKAN HOFFENHEIM
Liverpool Lolos ke Fase Grup Liga Champions 2017-2018
Kamis, 24 Agustus 2017 - 16:54 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Cegah Trik Promo Umrah, Kemenag Diminta Tetapkan Tarif Bawah
Putusan MA Soal Transportasi Online Wajib Ditaati Pemerintah
Menag Kaget Penukaran Uang Riyal Dimanfaatkan Para Rentenir
Hanya untuk Kalangan Dewan, Staf Ternyata Tak Boleh Tempati RJA DPR
Politikus PPP Sebut Rumah Jabatan Anggota DPR Masih Layak Huni
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us