Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS PENYIRAMAN AIR KERAS
Tito Pastikan Saksi Kunci Kasus Novel Sudah Diperiksa
Selasa, 20 Juni 2017 - 00:01 WIB > Dibaca 908 kali Print | Komentar
Tito Pastikan Saksi Kunci Kasus Novel Sudah Diperiksa
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Untuk membahas perkembangan penyidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik Novel Baswedan, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian telah menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK dan Polri mengevaluasi beberapa hal terkait kasus Novel dalam diskusi yang berlangsung sekitar dua setengah jam itu.

Menurut Kapolri, hingga kini polisi telah memeriksa 56 orang saksi. Tito mengatakan, pihaknya juga telah memeriksa seorang saksi penting yang diduga melihat pelaku penyiraman air keras. "Kali ini saksi lihat saat kejadian, kita duga dia melihat orangnya, tipologi pelakunya. Ini kemajuan penting," ujarnya Tito dalam konferensi pers bersama Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK, Senin (19/6/2017).

Namun, demi keselamatan saksi itu, dia enggan mengungkap identitas saksi yang dianggap penting tersebut. Dia menilai, beberapa hal telah dilakukan termasuk mengkonfrontasi saksi itu dengan pihak-pihak yang dicurigai terlibat dan dengan beberapa saksi lainnya. "Polisi ingin kasus ini terungkap secepat mungkin. Pengalaman kami di lapangan, 25 persen usaha manusia, 75 persen kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Bagi kami jadi hutang bagi kepolisian," tandasnya.

Novel Baswedan pada 11 April lalu disiram air keras oleh orang tak dikenal usai melaksanakan salat Subuh di masjid dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Akibat penyiraman itu, kedua mata Novel mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di Singapura. Dua bulan lebih berlalu, Polda Metro Jaya belum juga menemukan pelaku teror kepada Novel.

Padahal, PMJ telah beberapa kali melakukan koordinasi dengan KPK guna saling bertukar informasi terkait kasus tersebut. (put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DINILAI JANGGAL
Pengamat: Jokowi Harus Tentukan Penyelesaian Kasus Heli AW101
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:42 wib
BERKACA DARI KASUS FIRST TRAVEL
Cegah Trik Promo Umrah, Kemenag Diminta Tetapkan Tarif Bawah
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:35 wib
PASCA-OTT
13 Tas Berisi Uang Diamankan KPK saat Ciduk Dirjen Hubla Kemenhub
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:30 wib
BERHADAPAN DENGAN PETAHANA
Pilpres 2019, Eks Kader Demokrat Sebut Peluang AHY Sangat Kecil
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:26 wib
PLAY-OFF RAMPUNG
Liga Champions 2017-2018, Inilah Daftar Peserta di Fase Grup
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:22 wib
DISIMPAN DI KANTOR PUSAT
Polri Segera Kembalikan Dokumen Paspor Jamaah First Travel
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:13 wib
DIGELAR DI JAKARTA
KPK Sita Sejumlah Uang saat OTT Pejabat Kemenhub
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:10 wib
TEMUANG TIM PENGAWASAN HAJI DPR
Menag Kaget Penukaran Uang Riyal Dimanfaatkan Para Rentenir
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:05 wib
SINDIKAT PRODUSEN SARA
Nyaris! Saracen Siap "Panen" pada 2018 jika Tidak Tertangkap
Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:00 wib
KANDASKAN HOFFENHEIM
Liverpool Lolos ke Fase Grup Liga Champions 2017-2018
Kamis, 24 Agustus 2017 - 16:54 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Pengamat: Jokowi Harus Tentukan Penyelesaian Kasus Heli AW101
13 Tas Berisi Uang Diamankan KPK saat Ciduk Dirjen Hubla Kemenhub
Polri Segera Kembalikan Dokumen Paspor Jamaah First Travel
KPK Sita Sejumlah Uang saat OTT Pejabat Kemenhub

Kamis, 24 Agustus 2017 - 17:10 WIB

Nyaris! Saracen Siap "Panen" pada 2018 jika Tidak Tertangkap
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us