Wonderful Indonesia
Telegram Minta Maaf
Blokir Aplikasi Berisi Propaganda Terorisme
Senin, 17 Juli 2017 - 11:50 WIB > Dibaca 988 kali Print | Komentar
Blokir Aplikasi Berisi Propaganda Terorisme
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Blokir Telegram bukan hanya masalah keterkaitan dengan terorisme dan radikalisme. Tapi, juga secara tidak langsung ancaman bagi penyedia aplikasi lain yang tidak patuh pada pemerintah bisa saja diblokir. Kepentingannya bukan hanya soal keamanan tapi juga keuntungan ekonomi.

Ancaman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memblokir situs-situs mengancam keamanan negara bukan isapan jempol pol semata. Telegram merasakannya sendiri Jumat (14/7) lalu.

Plt Kepala Biro Humas Kominfo Noor Iza mengatakan, proses pemblokiran tidak dilakukan serta merta. Mereka sudah menghubungi penyedia Telegram sejak Maret 2016. Sepanjang 2016 bukan hanya sekali Kominfo setidaknya empat kali mengirimkan e-mail berisi permintaan untuk meningkatkan layanan keamanan.

”Kominfo tercatat telah mengirimkan notifikasi request melalui e-mail sejumlah enam kali e-mail. Yaitu pada 29 Maret 2016, 20 Mei 2016, 8 Juni 2016, 5 Oktober 2016, 8 Januari 2017 dan 11 Juli 2017. Email yang dikirimkan kepada Telegram juga tidak dibalas,” kata Noor Iza kepada Jawa Pos (JPG), kemarin (16/7).
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Ada 5 Artis Teman Roro Fitria Nikmati Sabu, Siapa?
Senin, 26 Februari 2018 - 01:58 wib
MENGENANG KISAH ASMARA
Sihar Sitorus dan Istri: Ibarat si Ucok Nembak Cinta si Butet
Senin, 26 Februari 2018 - 01:36 wib
SEBUT TAK PENUHI SYARAT
KPU Sumut Bersikukuh Pasangan JR Saragih-Ance Tak Layak Maju
Senin, 26 Februari 2018 - 01:14 wib
PENGUNGKAPAN KASUS NOVEL BASWEDAN
Lebih 900 Telepon, 500 SMS Tapi Hasil Masih Minim
Senin, 26 Februari 2018 - 00:08 wib
DITEMANI ANAK DAN MENANTU
Jokowi Tonton Film "Dilan 1990" Rindu Berat pada Istri
Senin, 26 Februari 2018 - 00:02 wib
HARI INI DI PN JAKARTA UTARA
Ahok Peninjauan Kembali, Ribuan Orang Kawal Sidang
Senin, 25 Februari 2018 - 22:20 wib
HADAPI PEMILU PARLEMEN 2018
Polisi Malaysia Dilarang Bepergian ke Luar Negeri
Senin, 25 Februari 2018 - 22:15 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Jokowi Tonton Film "Dilan 1990" Rindu Berat pada Istri

Senin, 26 Februari 2018 - 00:02 WIB

Main Mata, Dua Penyelenggara Pemilu di Garut Ditangkap

Minggu, 25 Februari 2018 - 21:31 WIB

Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur

Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:07 WIB

Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:47 WIB

Anies Baswedan Diadukan, Polisi Masih Mempelajari

Jumat, 23 Februari 2018 - 21:11 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us