Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIDUGA JADI KORBAN PENYEKAPAN
Unsur Penculikan Putra Jeremy Thomas Mulai Didalami Polisi
Senin, 17 Juli 2017 - 15:49 WIB > Dibaca 431 kali Print | Komentar
Unsur Penculikan Putra Jeremy Thomas Mulai Didalami Polisi
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Oknum Satuan Reserse Narkoba Polres Bandara dikabarkan sempat menculik Axel Mathew, putra dari Jeremy Thomas. Hal itu sebagaimana pengakuan Axel.

Adapun kejadian itu sempat dilaporkan ke Subdit Jatanras Polda Metro Jaya. Menurut Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan, yang melaporkan dugaan penculikan adalah Jeremy Thomas.

"Dari Jatanras kan menerima laporan dugaan penculikan, pada saat dilaporkan pada hari Sabtu, tim sudah ke lokasi ternyata yang melaksanakan kegiatan adalah jajaran Polres Bandara," ujarnya ketika dikonfirmasi, Senin (17/7/2017).

Dia menyatakan, saat dicek, korban bukanlah disekap, melainkan ditangkap karena diduga memiliki barang haram narkoba jenis sabu-sabu.

"Bukan disekap, dari Sat Narkoba melakukan penangkapan atas dugaan kepemilikan narkoba," sebutnya.

Akan tetapi, diduga barang bukti kasus itu tidak ada dan tak terbukti anak Jeremy memiliki narkoba sehingga dugaan penculikan ini akan didalami lagi.

"Jeremy Thomas melaporkan penculikan.Sedang kami dalami pemenuhan unsurnya, karena petugas sedang melaksanakan upaya lidik dan sidik," tuturnya.

Axel Mathew diketahui sebelumnya menjadi korban penyekapan dan penganiayaan. Pelakunya adalah beberapa oknum yang mengaku sebagai anggota polisi dari Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (15/7/2017). Saat dikonfirmasi, Jeremy membenarkan hal itu.

Dia mengatakan, mulanya penyekapan dilakukan di sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Kata dia, Axel saat itu berada di rumahnya di wilayah Cilandak, pukul 19.00 WIB, mendapat telepon dari seorang temannya untuk diminta datang ke hotel tersebut. Saat dia tiba pukul 19.30 WIB, Axel langsung diciduk oleh beberapa orang menggunakan baju preman dengan kondisi mulut berbau alkohol.

“Axel Korban sempat berontak dengan melarikan diri karena menyangka mereka adalah preman yang sedang mabuk. Namun, berhasil ditangkap, dan ternyata mereka adalah oknum polisi diduga dari Satuan Narkoba Polres Bandara Soetta," ucap Jeremy saat dikonfirmasi, Senin (17/7/2017) dinihari.

Jeremy menambahkan, korban sempat disekap selama empat jam hingga pukul 22.30 WIB. Ketika di dalam kamar, Axel dipaksa untuk mengaku menggunakan dan memiliki narkoba. Korban juga sempat mendapat aksi pemukulan. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib

Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:49 wib
ALAMAK
Bertemu Mantan, Antar ke Butik Kebaya
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:44 wib
MASUK WILAYAH TARGET BRG
70 Ha Lahan Gambut di Dumai Terbakar
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:43 wib

Taman Bunga Pinggiran Sungai
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:39 wib
KOMUNITAS PILOT DRONE RIAU
Wadah Edukasi dan Berbagi Informasi
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:35 wib
ALINEA
Rumah Sunting yang Kian “Cling”
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:29 wib
Eks Wakapolda Sumut Diduga Dibunuh

Eks Wakapolda Sumut Diduga Dibunuh
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:22 wib

SMA Cendana Raih Juara Lexie English Writing
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:22 wib

Nuansa Sosial Warnai Milad SMKN 7
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:18 wib

Susu Kental Manis Tak Layak Dikonsumsi Anak
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
KPU Diputus Tidak Bersalah

Minggu, 25 Februari 2018 - 11:42 WIB

Nyanyian Nazaruddin Harus Dibuktikan Secara Hukum

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:12 WIB

Besok, Dugaan Kelalaian KPU Diputuskan

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:42 WIB

Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us