Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
MELAPOR KE DIVISI PROPAM
Anaknya Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ini Kata Jeremy Thomas
Senin, 17 Juli 2017 - 16:05 WIB > Dibaca 429 kali Print | Komentar
Anaknya Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ini Kata Jeremy Thomas
Jeremy Thomas usai melapor ke Bareskrim Polri. (ELFANY KURNIAWAN/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Terkait kasus dugaan penculikan putranya, Axel Mathew, artis Jeremy Thomas melaporkan oknum polisi ke Divisi Propam Mabes Polri.

Pasalnya, anak Jeremy yang diculik diduga memiliki narkoba oleh oknum Satreskoba Polres Bandara Soetta. Namun, dugaan itu tidak benar. Axel justru dianiaya oleh oknum tersebut karena dipaksa harus mengaku memiliki narkoba.

Dia menyatakan, mulanya anaknya dibonceng pembantu rumah tangga menuju ke Pondok Indah Mall (PIM), pada Sabtu (15/7/2017). Tujuan Axel ke PIM untuk mengambil baju sama temannya yang biasa jualan baju.

"Namun, fakta yang terjadi anak saya melalui WA itu diarahkan ke Hotel Kristal lalu anak saya menunggu di depan tiba-tiba dicekek dengan seseorang yang mulutnya bau alkohol," katanya di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017).

Dia menambahkan, anaknya menduga oknum polisi itu adalah perampok.

"Ketika kabur dikejar pakai tembakan peluru tajam dikeroyok, dipukulin ramai-ramai ada tiga sampai empat orang dimasukin ke mobil dan orang itu mengaku oknum dan anak saya disekap di Hotel Kristal," sambungnya.

Pembantu rumah tangga kemudian memberi kabar ke Jeremy atas akan kejadian itu.

"Saya langsung ke hotel dan saya menemukan kejanggalan dari jawaban security hotel. Seperti ada yang ditutupin," tegasnya.

Dia pun menyebut dirinya langsung melapor ke Subdit Jatanras Polda Metro Jaya dan ketika itu langsung ditanggapi dan membuat laporan polisi.

"Bersama unit Jatanras melakukan investigasi ke hotel Kristal dan kembali orang Jatanras juga menemukan kesulitan terhadap security hotel itu karena terkesan ditutupin dan akhirnya kami memutuskan langsung ke atas," ucapnya.

Ketika itu, dia melihat korban turun bersama dengan beberapa orang. Lalu korban dilihat sudah dalam keadaan babak belur.

"Pertanyaan saya siapa yang menyiksa atau menyekap atau melakukan penganiayaan kepada putra saya? Saya bilang kepada mereka kalau anda petugas seharusnya tidak melakukan penganiayaan atau pengeroyokan terhadap anak yang masih 19 tahun," jelasnya.

Bahkan, ketika itu oknum polisi itu tak bisa menunjukan kartu anggota dan surat perintah sehingga dia meminta Subdit Jatanras untuk mengambil alih anaknya karena diduga telah diculik.

"Saya bilang kepada mereka semua yang mengaku oknum polisi, mereka akan berhadapan dengan saya secara pribadi selaku orangtua. Dan, mereka akan berhadapan dengan hukum pidana dan hukum dari profesi mereka sendiri. Inilah tujuan saya melaporkan terhadap perlakuan ke anak saya," tuntasnya. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TEMBILAHAN
Bupati Inhil Terima Anugerah PAUD Tingkat Nasional 2017
Selasa, 21 November 2017 - 11:42 wib

Pemko Diminta Lapor Polisi Bendahara Dishub Kabur
Selasa, 21 November 2017 - 10:55 wib

Pengemudi Roda Empat Ikut Dirazia KTP
Selasa, 21 November 2017 - 10:53 wib

Jual HP Demi Bayar Denda
Selasa, 21 November 2017 - 10:51 wib

Jalan Rusak Bikin Waswas
Selasa, 21 November 2017 - 10:48 wib

Ambil Nomor Antrean Imigrasi Lewat Online
Selasa, 21 November 2017 - 10:43 wib
Dinding Runtuh, Sering Luber
Banyak TPS Resmi Sudah Tak Layak
Selasa, 21 November 2017 - 10:42 wib
Orang-orang di Balik Gaya Rambut Presiden-presiden Indonesia (3–Habis)
Takut Salah Bicara, Tak Berani Ajak Ngobrol Habibie
Selasa, 21 November 2017 - 10:36 wib

SDN 48 Pekanbaru Terapkan Satu Kantong Sampah Satu Siswa
Selasa, 21 November 2017 - 10:34 wib

Mitos yang Berkembang dalam Tuberculosis
Selasa, 21 November 2017 - 10:32 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Pertama Diperiksa, Konsultan Pengawas RTH Langsung Ditahan
Gamawan Fauzi Pernah Ancam Andi Narogong

Selasa, 21 November 2017 - 00:45 WIB

Meski Novanto Sudah Ditahan, KPK Tak Boleh Lengah

Selasa, 21 November 2017 - 00:32 WIB

Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Punya 23 Unit Tanah dan Bangunan, Ini Jumlah Kekayaan Setya Novanto
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us