Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
MESKI PERPPU SUDAH DITERBITKAN
Pembubaran Orgainisasi Anti-Pancasila Dibubarkan Tunggu Kesepakatan DPR
Senin, 17 Juli 2017 - 16:49 WIB > Dibaca 381 kali Print | Komentar
Pembubaran Orgainisasi Anti-Pancasila Dibubarkan Tunggu Kesepakatan DPR
Menko Polhukam Wiranto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Nasib organisasi yang berseberangan dengan Pancasila belum diketahui kelanjutannya usai diterbitkannya Perppu Nomor 2/2017 tentang Ormas oleh pemerintah.

Di sisi lain, pemerintah pun belum terlihat bertindak tegas. Menurut Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, pemerintah sampai saat ini belum bergerak mencabut izin ‎atau membubarkan ormas tersebut.

Itu karena masih menunggu persetujuan dari DPR.

"Iya tunggu dulu dari DPR, tunggu ada kesepakatan dulu," katanya dalam konfrensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Pemerintah sebelumnya telah mencabut izin Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena dianggap akan berupaya mengubah dasar negara dari Pancasila ke Khilafaf. Keputusan pembubaran itu lantas ditentang oleh HTI dan mereka menempuh jalur hukum.

Meski begitu, mantan Panglima ABRI ini berharap DPR bisa menyetujui adanya Perppu tersebut. Pasalnya, semua pihak tentu tidak ingin ideologi bangsa Indonesia dirusak dengan paham-paham lain yang dianut oleh ormas anti-Pancasila.

"Apa mau ideologi negara ini digerogoti, atau mau ideologi dirobohkan, kemudian dibiarkan Indonesia seperti Irak, atau seperti Syria," tuturnya.

Karena itu, kata Wiranto lagi, tindakan yang dilakukan pemerintah dengan mengeluarkan Perppu sudah sangat tepat. Ideologi yang telah diciptakan para pendiri bangsa harus tetap dijaga.

"Jadi, kalau ini hanya demi tujuan politik, lebih baik pemerintah tidak berbuat macam-macam," tuntasnya. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Sebagian Mengkhawatirkan
32 Mobdin DPRD Dikembalikan
Kamis, 21 September 2017 - 13:53 wib

9 Desember Pilkades Serentak
Kamis, 21 September 2017 - 13:52 wib
KAB ROKAN HILIR
Simaan Quran Harus Dipertahankan
Kamis, 21 September 2017 - 13:52 wib
KAB PELALAWAN
13 Sekolah Segera Direhab
Kamis, 21 September 2017 - 13:40 wib
SIAK
Bupati Ajak Masyarakat Bertani Bahan Pokok
Kamis, 21 September 2017 - 13:27 wib
Bila Sebut Blangko KTP-el Kosong
Ancam Pecat Kadis Dukcapil Daerah
Kamis, 21 September 2017 - 13:02 wib
KAB KUANSING
Dua Desa di Hulu Kuantan Rawan Banjir
Kamis, 21 September 2017 - 12:58 wib
KAB ROKAN HILIR
Wacana Bupati Direspon Disdukcapil
Kamis, 21 September 2017 - 12:46 wib
KAB KUANSING
Mursini Apresiasi Pegadaian
Kamis, 21 September 2017 - 12:34 wib
TEMBILAHAN
Perkelapaan Pengaruhi Ekonomi Masyarakat
Kamis, 21 September 2017 - 12:26 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Bos Besar Produsen CC Ditangkap

Kamis, 21 September 2017 - 10:44 WIB

Garis Polisi Proyek Ruang Pengawas Dilepas

Kamis, 21 September 2017 - 10:10 WIB

JPU Sebut Uang Diberi ke ZH

Kamis, 21 September 2017 - 09:41 WIB

Polisi Amankan Bandara Terkait Kabar Kepulangan Habib Rizieq
Tak Hadiri Panggilan Pansus Hak Angket, Ini Alasan KPK

Rabu, 20 September 2017 - 20:30 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us