Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT PENGUNGKAPAN 1 TON NARKOBA
Narkoba Masuk lewat Laut Tanpa Terdeteksi, Begini Kata Kapolri
Senin, 17 Juli 2017 - 17:00 WIB > Dibaca 336 kali Print | Komentar
Narkoba Masuk lewat Laut Tanpa Terdeteksi, Begini Kata Kapolri
Barang bukti sabu-sabu sekitar satu ton yang berhasil diamankan polisi. (ISTIMEWA)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tren kejahatan narkoba harus diwaspadai. Adapun sepanjang 2015 hingga Juni 2017 jajaran Polri sudah mengungkap 109.918 kasus narkoba dan meringkus 137.997 tersangka.

Terbaru, jajaran Polri berhasil membongkar sindikat jaringan narkotika internasional asal Taiwan dengan barang bukti satu ton sabu-sabu yang diprediksi senilai Rp 1,5 triliun di dermaga bekas Hotel Mandalika, Anyer, Banten. Satu dari empat pelaku ditembak mati.

“Satu pelaku tertembak karena mereka melakukan perlawanan. Kami sudah sampaikan ke publik bahwa kami akan menindak jera dan tegas kepada warga negara asing (WNA) terutama yang selundupkan narkotika ke Indonesia karena itu meracuni bangsa,” ujar Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR, Senin (17/7/2017).

Dia menerangkan, kasus lolosnya sabu dari Taiwan ke Indonesia menggunakan kapal besar lewat jalur laut tersebut harus menjadi evaluasi. Pasalnya, kapal besar pembawa narkotika itu bisa masuk perarian Indonesia tanpa terdeteksi hingga sampai di Anyer.

“Ini kami lagi kembangkan apakah ini pertama atau sudah berkali-kali dengan cara yang sama,” katanya.

Jenderal bintang empat itu menambahkan, kalau misalnya masuk lewat pinggiran laut, itu masih mendingan. Namun, kata dia, itu masuk melewati laut Tiongkok selatan, selat Karimata, laut Jawa sampai ke Anyer tanpa terdeteksi.

“Ini perlu menjadi atensi untuk dievaluasi,” tutur Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1987 itu.

Di sisi lain, mantan Kapolda Metro Jaya dan Papua itu pun mengungkap keberhasilan jajarannya mengungkap 1,8 ton ganja di Pidie, Aceh. Biasanya, yang diungkap adalah ladang ganja berhektar-hektar.

“Tapi, ini sudah dibungkus dan siap berangkat,” ucapnya.

Dia menegaskan, pihaknya sudah menyiapkan penghargaan untuk anggota yang berprestasi. Namun, sambungnya, untuk yang menyalahgunakan jabatan akan diberikan sanksi. (boy)

Sumber: JPNN

Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
BERDASARKAN PENGAKUAN YULIANIS
Komisioner KPK Diduga Terima Uang Rp1 M oleh Nazaruddin, Begini Kronologinya
Senin, 24 Juli 2017 - 21:00 wib
TERKAIT ESKALASI ISRAEL
Bahas Insiden di Al Aqsa, OKI Segera Bersidang
Senin, 24 Juli 2017 - 20:45 wib
DINILAI TIDAK BERPIHAK KEPADA RAKYAT KECIL
KSPI Kritik Kebijakan Sri Mulyani soal Penurunan PTKP
Senin, 24 Juli 2017 - 20:27 wib
DUGAAN PELANGGARAN PANGAN
Kasus PT IBU, Polisi Belum Tetapkan Tersangka?
Senin, 24 Juli 2017 - 20:20 wib
DATANG KE PANSUS ANGKET KPK
Yulianis Heran KPK Istimewakan Nazarduddin, padahal...
Senin, 24 Juli 2017 - 20:15 wib
KEMBALI DIBURU PENGGEMAR
Chester Meninggal, Penjualan Album Linkin Park Melonjak
Senin, 24 Juli 2017 - 20:04 wib
UNDANG SEMUA FRAKSI KOALISI
PAN Tidak Diajak Bertemu Jokowi di Istana?
Senin, 24 Juli 2017 - 19:59 wib
SELAIN DIDUGA SEBAGAI BANDAR NARKOBA
Pretty Asmara Diduga Jadi Muncikari, Ini Kata Polisi
Senin, 24 Juli 2017 - 19:55 wib
USAI KELUARNYA PERPPU ORMAS
Dana Pramuka Tertahan karena HTI, Kemenpora Tunggu Klarifikasi Adhyaksa
Senin, 24 Juli 2017 - 19:48 wib
USAI KELUARNYA PERPPU ORMAS
Meski Beri Tahu Polisi, Acara HTI Akan Tetap Dibubarkan
Senin, 24 Juli 2017 - 19:42 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kasus PT IBU, Polisi Belum Tetapkan Tersangka?

Senin, 24 Juli 2017 - 20:20 WIB

Yulianis Heran KPK Istimewakan Nazarduddin, padahal...
Pretty Asmara Diduga Jadi Muncikari, Ini Kata Polisi
Meski Beri Tahu Polisi, Acara HTI Akan Tetap Dibubarkan
Kasus Beras Oplosan, Hanya Satu Saksi Penuhi Panggilan Bareskrim
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us