Wonderful Indonesia
PEMERINTAH TAK LAKSANAKAN PUTUSAN MK
Fadli Zon: Prabowo Terjegal Jadi Capres karena PT 20 Persen
Senin, 17 Juli 2017 - 17:06 WIB > Dibaca 619 kali Print | Komentar
Fadli Zon: Prabowo Terjegal Jadi Capres karena PT 20 Persen
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Presidential threshold (PT) di Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu), sebaiknya tidak lagi ada. Hal itu dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

Menurut Fadli, itu sebagaimana telah diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK) yang sifatnya final dan mengikat. Meski begitu, dia menilai sekarang ini dipaksakan harus ada PT.

"Dipaksakan sebagai keputusan politik, bukan putusan hukum konstitusional dan ketatanegaraan kita," katanya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Dia lantas mengingatkan partai-partai lain agar jernih melihat persoalan itu dan jangan hanya karena mau mendukung satu kandidat capres apalagi merancang skenario calon tunggal di Pilpres 2019.

Menurutnya, itu sangat tidak bagus untuk demokrasi Indonesia.

"Jelas kok arahnya ini mau dibikin semacam calon tunggal. Partai-partai itu mau membikin calon tunggal, kalaupun ada ya (calon) boneka saja," tuturnya.

Fadli pun mengingatkan jangan sampai PT 20 persen dijadikan alat untuk menjegal Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju sebagai capres.

"Menurut saya yang ada sekarang itu pemerintah sedang berusaha untuk menjegal Pak Prabowo untuk menjadi calon dan ini tidak masuk akal," tegasnya.

Pemerintah, sambungnya, juga berupaya menggunakan presidential threshold yang lama dan sudah basi. Fadli menegaskan, secara logika, penggunaan presidential threshold itu tidak masuk akal.

Kecuali, tambahnya, pemilihan legislatif dan presiden tidak dilakukan serentak.

"Saya kira logika itu adalah logika untuk menjegal," singkatnya.

Karena itu, kata dia, dirinya akan menempuh semua langkah-langkah termasuk melakukan uji materi Mahkamah Konstitusi (MK) supaya demokrasi tetap dalam aturan. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Sebagian Mengkhawatirkan
32 Mobdin DPRD Dikembalikan
Kamis, 21 September 2017 - 13:53 wib

9 Desember Pilkades Serentak
Kamis, 21 September 2017 - 13:52 wib
KAB ROKAN HILIR
Simaan Quran Harus Dipertahankan
Kamis, 21 September 2017 - 13:52 wib
KAB PELALAWAN
13 Sekolah Segera Direhab
Kamis, 21 September 2017 - 13:40 wib
SIAK
Bupati Ajak Masyarakat Bertani Bahan Pokok
Kamis, 21 September 2017 - 13:27 wib
Bila Sebut Blangko KTP-el Kosong
Ancam Pecat Kadis Dukcapil Daerah
Kamis, 21 September 2017 - 13:02 wib
KAB KUANSING
Dua Desa di Hulu Kuantan Rawan Banjir
Kamis, 21 September 2017 - 12:58 wib
KAB ROKAN HILIR
Wacana Bupati Direspon Disdukcapil
Kamis, 21 September 2017 - 12:46 wib
KAB KUANSING
Mursini Apresiasi Pegadaian
Kamis, 21 September 2017 - 12:34 wib
TEMBILAHAN
Perkelapaan Pengaruhi Ekonomi Masyarakat
Kamis, 21 September 2017 - 12:26 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Masinton Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Pansus Hak Angket, Ini Kata PDI P
Pansus Angket Ingin Temui Jokowi, PAN Tak Setuju

Rabu, 20 September 2017 - 17:00 WIB

Kader Demokrat Banyak Mumpuni

Rabu, 20 September 2017 - 13:42 WIB

Sandy Alivia Menangis Terima Sepatu Baru dari Lukman Edy
Muhammad Amin Pimpin Hanura Kampar

Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us