Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
BAWA RIBUAN BUTIR HAPPY FIVE
Pengakuan Bandar dari Malaysia Jadi Alasan Polisi Tangkap Anak Jeremy Thomas
Senin, 17 Juli 2017 - 17:13 WIB > Dibaca 471 kali Print | Komentar
Pengakuan Bandar dari Malaysia Jadi Alasan Polisi Tangkap Anak Jeremy Thomas
Artis Jeremy Thomas yang merupakan ayah dari Axel Mathew bersama Kapolda Jabar Anton CH. (INSTAGRAM/JEREMY THOMAS)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebelum ditangkap dan diperiksa, putra artis Jeremy Thomas, Axel Mathew sempat diduga terlibat dengan seorang bandar narkoba. Meski, petugas memang tak menemukan apa-apa.

Karena itu, Axel akhirnya dikembalikan kepada orangtuanya. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Axel diduga terlibat dengan bandar narkoba yang tertangkap pihak Bea Cukai.

Saat itu, pelaku diketahui membawa 1.118 butir Happy Five (H5). Atas hal itulah, kata Argo, anggota dari Satuan Reserse Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta mencoba menangkap Axel di sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7/2017).

“Jadi begini, di Terminal3, Bea Cukai mengontak, ada bandar dari Kuala Lumpur membawa 1.118 strip happy five dimasukkan kotak panadol. Dari Bandara Soetta, datang ke terminal 3 untuk mengecek,” katanya, Senin (17/7/2017).

Kata dia lagi, di sana, ditemukan satu orang berinisial JV itu. Kemudian di dalam bungkus obat ditemukan barang haram.

“Selain JV, ada juga DRW, sebagai dua tersangka pembeli dan pemilik,” tuturnya.

"Setelah diinterogasi petugas (pelaku yang membawa H5, red), ada H5 yang dipesan oleh anaknya Jeremy Thomas. Dia sudah bayar juga, sudah transfer,” sebutnya.

Penyidik yang mengantongi informasi itu kemudian melakukan pengembangan dan menangkap Axel di depan sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Axel saat itu mencoba lari dari petugas sehingga terjadi pergumulan dengan anggota polisi.

Kemudian, kata dia, Jeremy bersama pengacaranya datang mengambil anaknya yang dalam kondisi lebam akibat bergumul dengan petugas pada saat penangkapan.

"Jeremy Thomas dan pengacaranya datang ambil anaknya. Dia tidak terima anaknya lebam-lebam, terus dilaporkan ke Propam (Mabes Polri, red)," jelasnya.

Argo mengaku, menanggapi pelaporan Jeremy itu, dia tidak masalah jika anggota yang mencoba menangkap Axel dilaporkan.

"Misalnya tidak terima silakan saja laporkan ke Propam. Nanti kami cek kebenarannya. Ini masih kami dalami lagi," tandasnya.(elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
BERDASARKAN PENGAKUAN YULIANIS
Komisioner KPK Diduga Terima Uang Rp1 M oleh Nazaruddin, Begini Kronologinya
Senin, 24 Juli 2017 - 21:00 wib
TERKAIT ESKALASI ISRAEL
Bahas Insiden di Al Aqsa, OKI Segera Bersidang
Senin, 24 Juli 2017 - 20:45 wib
DINILAI TIDAK BERPIHAK KEPADA RAKYAT KECIL
KSPI Kritik Kebijakan Sri Mulyani soal Penurunan PTKP
Senin, 24 Juli 2017 - 20:27 wib
DUGAAN PELANGGARAN PANGAN
Kasus PT IBU, Polisi Belum Tetapkan Tersangka?
Senin, 24 Juli 2017 - 20:20 wib
DATANG KE PANSUS ANGKET KPK
Yulianis Heran KPK Istimewakan Nazarduddin, padahal...
Senin, 24 Juli 2017 - 20:15 wib
KEMBALI DIBURU PENGGEMAR
Chester Meninggal, Penjualan Album Linkin Park Melonjak
Senin, 24 Juli 2017 - 20:04 wib
UNDANG SEMUA FRAKSI KOALISI
PAN Tidak Diajak Bertemu Jokowi di Istana?
Senin, 24 Juli 2017 - 19:59 wib
SELAIN DIDUGA SEBAGAI BANDAR NARKOBA
Pretty Asmara Diduga Jadi Muncikari, Ini Kata Polisi
Senin, 24 Juli 2017 - 19:55 wib
USAI KELUARNYA PERPPU ORMAS
Dana Pramuka Tertahan karena HTI, Kemenpora Tunggu Klarifikasi Adhyaksa
Senin, 24 Juli 2017 - 19:48 wib
USAI KELUARNYA PERPPU ORMAS
Meski Beri Tahu Polisi, Acara HTI Akan Tetap Dibubarkan
Senin, 24 Juli 2017 - 19:42 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kasus PT IBU, Polisi Belum Tetapkan Tersangka?

Senin, 24 Juli 2017 - 20:20 WIB

Yulianis Heran KPK Istimewakan Nazarduddin, padahal...
Pretty Asmara Diduga Jadi Muncikari, Ini Kata Polisi
Meski Beri Tahu Polisi, Acara HTI Akan Tetap Dibubarkan
Kasus Beras Oplosan, Hanya Satu Saksi Penuhi Panggilan Bareskrim
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us