Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
BAWA RIBUAN BUTIR HAPPY FIVE
Pengakuan Bandar dari Malaysia Jadi Alasan Polisi Tangkap Anak Jeremy Thomas
Senin, 17 Juli 2017 - 17:13 WIB > Dibaca 723 kali Print | Komentar
Pengakuan Bandar dari Malaysia Jadi Alasan Polisi Tangkap Anak Jeremy Thomas
Artis Jeremy Thomas yang merupakan ayah dari Axel Mathew bersama Kapolda Jabar Anton CH. (INSTAGRAM/JEREMY THOMAS)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebelum ditangkap dan diperiksa, putra artis Jeremy Thomas, Axel Mathew sempat diduga terlibat dengan seorang bandar narkoba. Meski, petugas memang tak menemukan apa-apa.

Karena itu, Axel akhirnya dikembalikan kepada orangtuanya. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Axel diduga terlibat dengan bandar narkoba yang tertangkap pihak Bea Cukai.

Saat itu, pelaku diketahui membawa 1.118 butir Happy Five (H5). Atas hal itulah, kata Argo, anggota dari Satuan Reserse Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta mencoba menangkap Axel di sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7/2017).

“Jadi begini, di Terminal3, Bea Cukai mengontak, ada bandar dari Kuala Lumpur membawa 1.118 strip happy five dimasukkan kotak panadol. Dari Bandara Soetta, datang ke terminal 3 untuk mengecek,” katanya, Senin (17/7/2017).

Kata dia lagi, di sana, ditemukan satu orang berinisial JV itu. Kemudian di dalam bungkus obat ditemukan barang haram.

“Selain JV, ada juga DRW, sebagai dua tersangka pembeli dan pemilik,” tuturnya.

"Setelah diinterogasi petugas (pelaku yang membawa H5, red), ada H5 yang dipesan oleh anaknya Jeremy Thomas. Dia sudah bayar juga, sudah transfer,” sebutnya.

Penyidik yang mengantongi informasi itu kemudian melakukan pengembangan dan menangkap Axel di depan sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Axel saat itu mencoba lari dari petugas sehingga terjadi pergumulan dengan anggota polisi.

Kemudian, kata dia, Jeremy bersama pengacaranya datang mengambil anaknya yang dalam kondisi lebam akibat bergumul dengan petugas pada saat penangkapan.

"Jeremy Thomas dan pengacaranya datang ambil anaknya. Dia tidak terima anaknya lebam-lebam, terus dilaporkan ke Propam (Mabes Polri, red)," jelasnya.

Argo mengaku, menanggapi pelaporan Jeremy itu, dia tidak masalah jika anggota yang mencoba menangkap Axel dilaporkan.

"Misalnya tidak terima silakan saja laporkan ke Propam. Nanti kami cek kebenarannya. Ini masih kami dalami lagi," tandasnya.(elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAILY NEW ADVANTURE
All New Terios Diperkenalkan, Inilah Kesempurnaan yang Harus Dimiliki
Sabtu, 24 November 2017 - 19:12 wib
TAMBAH PERBENDAHARAAN KOSAKATA DI KBBI
Balai Bahasa Provinsi Riau Taja Diseminasi Program Pengayaan Kosakata
Sabtu, 24 November 2017 - 17:05 wib
PALING SESUAI DENGAN KONDISI INDONESIA
All New Terios Resmi Diluncurkan, Ini Tampangnya
Sabtu, 24 November 2017 - 15:17 wib
BAYAR TUNGGAKAN IURAN
BPJS TK dan Kejari Ingatkan Perusahaan
Sabtu, 24 November 2017 - 14:58 wib
KAB SAIAK
Syamsuar Berharap SDM Aparatur Desa Meningkat
Sabtu, 24 November 2017 - 14:51 wib
KAB ROKAN HULU
Penghasilan Guru Honorer Masih di Bawah UMK
Sabtu, 24 November 2017 - 14:40 wib
Rencana Swastanisasi Pengelolaan Sampah
Pilih yang Profesional
Sabtu, 24 November 2017 - 14:36 wib

Media Massa Cerdaskan Umat
Sabtu, 24 November 2017 - 14:34 wib
ALAMAK
Dihukum Menyanyi Indonesia Raya
Sabtu, 24 November 2017 - 14:32 wib

Labuh Baru Timur Terapkan PHBS
Sabtu, 24 November 2017 - 14:28 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Silakan Badan Saya Dipenjara

Jumat, 24 November 2017 - 13:29 WIB

Baca Pledoi, Bandar Sabu 40 Kg Menangis

Jumat, 24 November 2017 - 12:04 WIB

Pidsus Kejati Terbitkan Dua Sprindik Baru

Jumat, 24 November 2017 - 10:54 WIB

Setnov Sudah Coreng Citra DPR

Kamis, 23 November 2017 - 12:04 WIB

Suparman dan DjoharDihukum 6 Tahun Penjara

Kamis, 23 November 2017 - 10:58 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini