Wonderful Indonesia
TERKAIT TUDUHAN KEPADA PEMERINTAH
Perppu Ormas Dikeluhkan, Wiranto: Pemerintah Tidak Hadir Ribut, Sekarang...
Senin, 17 Juli 2017 - 17:46 WIB > Dibaca 318 kali Print | Komentar
Perppu Ormas Dikeluhkan, Wiranto: Pemerintah Tidak Hadir Ribut, Sekarang...
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Setelah Perppu Nomor 2/2017 tentang Ormas dikeluarkan, pemerintah mengaku tidak mengerti dengan jalan pikiran sejumlah orang yang masih mengeluhkan hal itu.

Menurut Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto ,penerbitan Perppu itu dilakukan justru untuk mencegah timbulnya dan semakin banyaknya ormas anti-Pancasila.

"Pemerintah tidak hadir ribut, sekarang pemerintah hadir (mengeluarkan Perppu) juga ribut,"  katanya dalam ‎konfrensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Karena itu, dia meminta pola pikir masyarakat yang seperti itu harus dihilangkan. Tidak perlu tiba-tiba menuduh pemerintah melanggar demokrasi dalam mengeluarkan Perppu Ormas. Bagi masyarakat yang tidak puas dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah,  bisa mengedepankan dialog dengan dirinya.

Bila tidak setuju, sambung Wiranto, ungkapkan juga dengan solusinya.

"Kalau tidak setuju berikan jalan keluar, jangan teriak-teriak pemerintah seperti orde baru," tuturnya.

Perppu Pembubaran Ormas itu diketahui muncul sebagai salah satu cara pemerintah untuk membubarkan organisasi masyarakat anti-Pancasila. Salah satunya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pemerintah sempat mempertimbangkan jalan pengadilan untuk membubarkan ormas anti-Pancasila. Namun, jalur itu dinilai terlalu panjang dan berliku.‎(cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
BERDASARKAN PENGAKUAN YULIANIS
Komisioner KPK Diduga Terima Uang Rp1 M oleh Nazaruddin, Begini Kronologinya
Senin, 24 Juli 2017 - 21:00 wib
TERKAIT ESKALASI ISRAEL
Bahas Insiden di Al Aqsa, OKI Segera Bersidang
Senin, 24 Juli 2017 - 20:45 wib
DINILAI TIDAK BERPIHAK KEPADA RAKYAT KECIL
KSPI Kritik Kebijakan Sri Mulyani soal Penurunan PTKP
Senin, 24 Juli 2017 - 20:27 wib
DUGAAN PELANGGARAN PANGAN
Kasus PT IBU, Polisi Belum Tetapkan Tersangka?
Senin, 24 Juli 2017 - 20:20 wib
DATANG KE PANSUS ANGKET KPK
Yulianis Heran KPK Istimewakan Nazarduddin, padahal...
Senin, 24 Juli 2017 - 20:15 wib
KEMBALI DIBURU PENGGEMAR
Chester Meninggal, Penjualan Album Linkin Park Melonjak
Senin, 24 Juli 2017 - 20:04 wib
UNDANG SEMUA FRAKSI KOALISI
PAN Tidak Diajak Bertemu Jokowi di Istana?
Senin, 24 Juli 2017 - 19:59 wib
SELAIN DIDUGA SEBAGAI BANDAR NARKOBA
Pretty Asmara Diduga Jadi Muncikari, Ini Kata Polisi
Senin, 24 Juli 2017 - 19:55 wib
USAI KELUARNYA PERPPU ORMAS
Dana Pramuka Tertahan karena HTI, Kemenpora Tunggu Klarifikasi Adhyaksa
Senin, 24 Juli 2017 - 19:48 wib
USAI KELUARNYA PERPPU ORMAS
Meski Beri Tahu Polisi, Acara HTI Akan Tetap Dibubarkan
Senin, 24 Juli 2017 - 19:42 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
PAN Tidak Diajak Bertemu Jokowi di Istana?

Senin, 24 Juli 2017 - 19:59 WIB

Dana Pramuka Tertahan karena HTI, Kemenpora Tunggu Klarifikasi Adhyaksa
Siap Terima PAN, Ini Kata Gerindra

Senin, 24 Juli 2017 - 19:12 WIB

Yulianis Merasa Jadi Tumbal dalam Kasus Nazaruddin
Pengamat: Amien Rais Dukung Prabowo karena Langkah Jokowi
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us