Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
ASET BANGSA JADI KORBAN PENGANIAYAAN
Kasus Putra Jeremy Thomas Jadi Pesan Terbuka untuk Jokowi dan Kapolri
Senin, 17 Juli 2017 - 18:09 WIB > Dibaca 466 kali Print | Komentar
Kasus Putra Jeremy Thomas Jadi Pesan Terbuka untuk Jokowi dan Kapolri
Anak Jeremy Thomas, Axel Matthew , babak belur dianiaya oknum polisi. (POJOKSATU.ID)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kasus yang dialami Axel Mathew sudah dilaporkan artis Jeremy Thomas ke Divisi Propam Polri. Adapun Jeremy merupakan ayah dari Axel.

Diketahui, dalam kasus itu, pelaku adalah oknum polisi yang berdinas di Polres Bandara Soekarno Hatta. Jeremy mengatakan, kasus yang menimpa anaknya adalah pesan terbuka bagi Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Presiden Joko Widodo.

"Karena saya melihat anak ini aset bangsa, bintang film, bintang sinetron, anak yang lagi ganteng-gantengnya dan banyak prospeknya tiba-tiba dianiaya secara brutal dan maniak,” ujarnya di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017)

Jeremy menegaskan, sebagai orangtua, dia sangat tidak terima. Terlebih, putranya diperlakukan seperti seorang penjahat.

"Ini bukan prosedur kepolisian yang baik,” tuturnya.

Ditambahkannya, pihak Paminal Polda Metro Jaya juga langsung bersikap tegas akan kejadian itu.

“Info terakhir mereka akan dipanggil. Kasubditnya (Paminal) Pak Edi Sitepu bersama timnya hari Minggu langsung lakukan investigasi ke rumah empat orang (oknum polisi), mengecek apa yg dikatakan oknum itu, senjata apa yang digunakan, bahkan Axel diliatin ini senjatanya ya? Iya betul,” jelasnya sembari menirukan ucapan anaknya.

Di sisi lain diketahui bahwa senjata yang digunakan oknum polisi adalah revolver. Senjata itu yang ditembakan sebagai peringatan kepada Axel.

"Empat kali tembakan peringatan,” singkatnya. (elf)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
BERDASARKAN PENGAKUAN YULIANIS
Komisioner KPK Diduga Terima Uang Rp1 M oleh Nazaruddin, Begini Kronologinya
Senin, 24 Juli 2017 - 21:00 wib
TERKAIT ESKALASI ISRAEL
Bahas Insiden di Al Aqsa, OKI Segera Bersidang
Senin, 24 Juli 2017 - 20:45 wib
DINILAI TIDAK BERPIHAK KEPADA RAKYAT KECIL
KSPI Kritik Kebijakan Sri Mulyani soal Penurunan PTKP
Senin, 24 Juli 2017 - 20:27 wib
DUGAAN PELANGGARAN PANGAN
Kasus PT IBU, Polisi Belum Tetapkan Tersangka?
Senin, 24 Juli 2017 - 20:20 wib
DATANG KE PANSUS ANGKET KPK
Yulianis Heran KPK Istimewakan Nazarduddin, padahal...
Senin, 24 Juli 2017 - 20:15 wib
KEMBALI DIBURU PENGGEMAR
Chester Meninggal, Penjualan Album Linkin Park Melonjak
Senin, 24 Juli 2017 - 20:04 wib
UNDANG SEMUA FRAKSI KOALISI
PAN Tidak Diajak Bertemu Jokowi di Istana?
Senin, 24 Juli 2017 - 19:59 wib
SELAIN DIDUGA SEBAGAI BANDAR NARKOBA
Pretty Asmara Diduga Jadi Muncikari, Ini Kata Polisi
Senin, 24 Juli 2017 - 19:55 wib
USAI KELUARNYA PERPPU ORMAS
Dana Pramuka Tertahan karena HTI, Kemenpora Tunggu Klarifikasi Adhyaksa
Senin, 24 Juli 2017 - 19:48 wib
USAI KELUARNYA PERPPU ORMAS
Meski Beri Tahu Polisi, Acara HTI Akan Tetap Dibubarkan
Senin, 24 Juli 2017 - 19:42 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kasus PT IBU, Polisi Belum Tetapkan Tersangka?

Senin, 24 Juli 2017 - 20:20 WIB

Yulianis Heran KPK Istimewakan Nazarduddin, padahal...
Pretty Asmara Diduga Jadi Muncikari, Ini Kata Polisi
Meski Beri Tahu Polisi, Acara HTI Akan Tetap Dibubarkan
Kasus Beras Oplosan, Hanya Satu Saksi Penuhi Panggilan Bareskrim
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us