Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
BARESKRIM BOLEH LANJUTKAN PENYIDIKAN
Permohonan Praperadilan Hary Tanoesoedibjo Ditolak Pengadilan
Senin, 17 Juli 2017 - 19:16 WIB > Dibaca 462 kali Print | Komentar
Permohonan Praperadilan Hary Tanoesoedibjo Ditolak Pengadilan
Hary Tanoesoedibjo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Permohonan praperadilan yang diajukan Hary Tanoesoedibjo terkait kasus SMS bernada ancaman terhadap jaksa Yulianto akhirnya ditolak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menurut Hakim Tunggal Cepi Iskandar, berdasarkan keputusannya, proses penyidikan terhadap Hary Tanoe boleh dilanjutkan oleh Bareskrim Polri.

"Mengadili, dalam pokok perkara menolak permohonan praperadilan dari pemohon," ujarnya saat membacakan keputusannya di PN Jakarta Selatan, Senin (17/6/2017).

Tak hanya itu, dia pun menganulir eksepsi pemohon yang menganggap bahwa barang bukti penyidik tidak sah. Menurutnya, bukti penyidik adalah sah dan penetapan status tersangka masuk pada pokok perkara.

Dia menyatakan, semua bukti-bukti yang dihimpun penyidik sudah berdasarkan prosedur yang diatur dalam ketentuan KUHAP dan Peraturan Kapolri.

"Termohon berdasarkan bukti-bukti tersebut dalam tugas penyelidikan dan penyidikan telah memenuhi tata prosedur," ucapnya.

Di sisi lain, penasihat hukum Hary, Munasir Mustaman, mengaku pihaknya kecewa dengan putusan hakim. Dasar kekecewaan adalah tidak adanya pemberitahuan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) terhadap kliennya.

Ditambahkannya, hakim tidak mempertimbangkan pendapat ahli bahasa yang menyebut bahwa SMS yang dikirimkan kliennya tidak bermuatan ancaman.

"Ahli yang menyatakan bahwa SMS tersebut bukan ancaman juga dikesampingkan oleh hakim," ujarnya.

Terkait keputusan hakim tersebut, dia mengaku akan berkoodinasi dengan Ketum Partai Perindo itu. Sementara ini, pihaknya akan menunggu salinan keputusan. (mg4)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TEMBILAHAN
Bupati Inhil Terima Anugerah PAUD Tingkat Nasional 2017
Selasa, 21 November 2017 - 11:42 wib

Pemko Diminta Lapor Polisi Bendahara Dishub Kabur
Selasa, 21 November 2017 - 10:55 wib

Pengemudi Roda Empat Ikut Dirazia KTP
Selasa, 21 November 2017 - 10:53 wib

Jual HP Demi Bayar Denda
Selasa, 21 November 2017 - 10:51 wib

Jalan Rusak Bikin Waswas
Selasa, 21 November 2017 - 10:48 wib

Ambil Nomor Antrean Imigrasi Lewat Online
Selasa, 21 November 2017 - 10:43 wib
Dinding Runtuh, Sering Luber
Banyak TPS Resmi Sudah Tak Layak
Selasa, 21 November 2017 - 10:42 wib
Orang-orang di Balik Gaya Rambut Presiden-presiden Indonesia (3–Habis)
Takut Salah Bicara, Tak Berani Ajak Ngobrol Habibie
Selasa, 21 November 2017 - 10:36 wib

SDN 48 Pekanbaru Terapkan Satu Kantong Sampah Satu Siswa
Selasa, 21 November 2017 - 10:34 wib

Mitos yang Berkembang dalam Tuberculosis
Selasa, 21 November 2017 - 10:32 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Pertama Diperiksa, Konsultan Pengawas RTH Langsung Ditahan
Gamawan Fauzi Pernah Ancam Andi Narogong

Selasa, 21 November 2017 - 00:45 WIB

Meski Novanto Sudah Ditahan, KPK Tak Boleh Lengah

Selasa, 21 November 2017 - 00:32 WIB

Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Punya 23 Unit Tanah dan Bangunan, Ini Jumlah Kekayaan Setya Novanto
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us