Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
JENIS PELANGGARAN MULAI DISELIDIKI
Propam Polri Selidiki Video Kapolres Masuk THM
Senin, 17 Juli 2017 - 19:21 WIB > Dibaca 388 kali Print | Komentar
Propam Polri Selidiki Video Kapolres Masuk THM
Video Kapolres Liberty sedang di tempat hiburan Malam. (SUMUT POS)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Mabes Polri telah menerima informasi mengenai Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan yang tertangkap basah masuk ke dalam salah satu tempat hiburan malam (THM).

Persoalan itu pun bahkan dipantau Divisi Propam Polri. Adapun Kapolres tersebut diketahui malah mencekoki rekannya dengan minuman keras. Menurut Kadiv Propam Polri Irjen Idham Azis, kasus itu saat ini tengah diusut Bidang Propam di Polda Sumatera Utara.

"Sedang ditangani Bidang Propam di Sumut," ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (17/7/2017).

Dia menambahkan, penyidik Propam bahkan juga akan menyelidiki jenis pelanggaran apa yang akan dikenakan kepada perwira menengah itu. Apakah pelanggaran disiplin atau kode etik.

"Keduanya diproses, etik dan disiplin," tuturnya.

Kata dia, tentunya masing-masing pelanggaran itu memiliki sanksi yang berbeda. Namun, itu tergantung dari hasil pemeriksaan yang didapati tim Propam. Video keberadaan Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan di tempat hiburan bersama sejumlah temannya sebagaimana yang terekam di Closed Circuit Television (CCTV) terekam membuat perwira menengah (pamen) Polri itu jengah.

Dia sendiri mmengklaim tidak mencekoki kawan meminum alkohol, melainkan menghentikan rekannya sedang sedang mabuk. Liberty menyatakan, pria yang dicekoki miras yang ada di dalam rekaman tersebut merupakan teman masa kecilnya bernama Bobby Purba.

Bobby saat itu datang bersama temannya dari Jakarta. Pertemuan dengan Bobby itu terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Simpang Dua, Simalungun, Sumatera Utara.  Liberty saat itu datang ke lokasi pada Kamis (12/7/2017) sekitar pukul 01.45 WIB dengan ditemani ajudannya.

“Mereka itu di situ sudah dari jam 4 sore, saya datang jam 1.45 WIB. Saya jemput mereka biar ke hotel,” ujarnya seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group). (elf)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
BERDASARKAN PENGAKUAN YULIANIS
Komisioner KPK Diduga Terima Uang Rp1 M oleh Nazaruddin, Begini Kronologinya
Senin, 24 Juli 2017 - 21:00 wib
TERKAIT ESKALASI ISRAEL
Bahas Insiden di Al Aqsa, OKI Segera Bersidang
Senin, 24 Juli 2017 - 20:45 wib
DINILAI TIDAK BERPIHAK KEPADA RAKYAT KECIL
KSPI Kritik Kebijakan Sri Mulyani soal Penurunan PTKP
Senin, 24 Juli 2017 - 20:27 wib
DUGAAN PELANGGARAN PANGAN
Kasus PT IBU, Polisi Belum Tetapkan Tersangka?
Senin, 24 Juli 2017 - 20:20 wib
DATANG KE PANSUS ANGKET KPK
Yulianis Heran KPK Istimewakan Nazarduddin, padahal...
Senin, 24 Juli 2017 - 20:15 wib
KEMBALI DIBURU PENGGEMAR
Chester Meninggal, Penjualan Album Linkin Park Melonjak
Senin, 24 Juli 2017 - 20:04 wib
UNDANG SEMUA FRAKSI KOALISI
PAN Tidak Diajak Bertemu Jokowi di Istana?
Senin, 24 Juli 2017 - 19:59 wib
SELAIN DIDUGA SEBAGAI BANDAR NARKOBA
Pretty Asmara Diduga Jadi Muncikari, Ini Kata Polisi
Senin, 24 Juli 2017 - 19:55 wib
USAI KELUARNYA PERPPU ORMAS
Dana Pramuka Tertahan karena HTI, Kemenpora Tunggu Klarifikasi Adhyaksa
Senin, 24 Juli 2017 - 19:48 wib
USAI KELUARNYA PERPPU ORMAS
Meski Beri Tahu Polisi, Acara HTI Akan Tetap Dibubarkan
Senin, 24 Juli 2017 - 19:42 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kasus PT IBU, Polisi Belum Tetapkan Tersangka?

Senin, 24 Juli 2017 - 20:20 WIB

Yulianis Heran KPK Istimewakan Nazarduddin, padahal...
Pretty Asmara Diduga Jadi Muncikari, Ini Kata Polisi
Meski Beri Tahu Polisi, Acara HTI Akan Tetap Dibubarkan
Kasus Beras Oplosan, Hanya Satu Saksi Penuhi Panggilan Bareskrim
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us