Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
POLRI SIAPKAN KONSEP
Detasemen Khusus Antikorupsi Dipastikan Tak Saingi KPK
Selasa, 18 Juli 2017 - 00:00 WIB > Dibaca 1031 kali Print | Komentar
Detasemen Khusus Antikorupsi Dipastikan Tak Saingi KPK
Jenderal Tito Karnavian. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Datasemen Khusus Antikorupsi akan dibentuk Polri. Adapun konsepnya saat ini tengah diatur seperti apa nantinya.

"Saya lagi membuat rapat-rapat, bentuknya seperti apa, SOP nya seperti apa, biaya berapa, tingkat Mabes berapa, Polda berapa," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Meski begitu, ditegaskannya bahwa Datasemen Khsus Antikorupsi itu tidak akan menyaingi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Khususnya dalam membongkar kasus korupsi besar.

"Intinya kami bukan menyaingi KPK, tidak. KPK kan jumlahnya terbatas, 1000 paling ya, penyidiknya juga 150 mungkin, penyelidiknya juga mungkin segitu. Jadi, yang bisa ditangkap kasus-kasus besar," tuturnya.

Dia menambahkan, nantinya Polri akan berkolaborasi dengan KPK dalam menangani kasus-kasus korupsi. Dia yakin tidak akan ada tumpang tindih. Baik Polri dan KPK, masing-masing memiliki keunggulan. Polri unggul dalam jaringan dan jumlah personelnya.

Dia mengibaratkan, lembaganya sepeti mesin raksasa dengan jumlah personelnya 423 ribu orang, memiliki 33 Polda, dan hampir 500 Polres. Kemampuan pun Polri memiliki  tim surveilance yang terdidik dan terlatih banyak.

Tentu, mereka banyak memahami teknis-teknis penyidikan dan penanganan tipikor.

"Jadi, kenapa kita tak berkolaborasi? Bukan berarti kami ingin menyindir KPK, tidak. KPK bisa katakanlah jadi koordinasi pengawas dalam kasus-kasus tertentu," terangnya.

Di sisi lain, KPK sendiri memiliki kelebihan sulit diintervensi karena bukan bagian dari eksekutif atau pemerintah. Karena itu, perlu kolaborasi supaya kasus-kasus korupsi dituntaskan secara masif. Nantinya bisa dibentuk satuan tugas antara KPK dan Polri untuk menangani perkara. KPK bisa meminta ribuan penyidik misalnya, untuk bergerak selama tiga bulan, dengan biayanya dari KPK atau biaya bersama.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAILY NEW ADVANTURE
All New Terios Diperkenalkan, Inilah Kesempurnaan yang Harus Dimiliki
Sabtu, 24 November 2017 - 19:12 wib
TAMBAH PERBENDAHARAAN KOSAKATA DI KBBI
Balai Bahasa Provinsi Riau Taja Diseminasi Program Pengayaan Kosakata
Sabtu, 24 November 2017 - 17:05 wib
PALING SESUAI DENGAN KONDISI INDONESIA
All New Terios Resmi Diluncurkan, Ini Tampangnya
Sabtu, 24 November 2017 - 15:17 wib
BAYAR TUNGGAKAN IURAN
BPJS TK dan Kejari Ingatkan Perusahaan
Sabtu, 24 November 2017 - 14:58 wib
KAB SAIAK
Syamsuar Berharap SDM Aparatur Desa Meningkat
Sabtu, 24 November 2017 - 14:51 wib
KAB ROKAN HULU
Penghasilan Guru Honorer Masih di Bawah UMK
Sabtu, 24 November 2017 - 14:40 wib
Rencana Swastanisasi Pengelolaan Sampah
Pilih yang Profesional
Sabtu, 24 November 2017 - 14:36 wib

Media Massa Cerdaskan Umat
Sabtu, 24 November 2017 - 14:34 wib
ALAMAK
Dihukum Menyanyi Indonesia Raya
Sabtu, 24 November 2017 - 14:32 wib

Labuh Baru Timur Terapkan PHBS
Sabtu, 24 November 2017 - 14:28 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Silakan Badan Saya Dipenjara

Jumat, 24 November 2017 - 13:29 WIB

Baca Pledoi, Bandar Sabu 40 Kg Menangis

Jumat, 24 November 2017 - 12:04 WIB

Pidsus Kejati Terbitkan Dua Sprindik Baru

Jumat, 24 November 2017 - 10:54 WIB

Setnov Sudah Coreng Citra DPR

Kamis, 23 November 2017 - 12:04 WIB

Suparman dan DjoharDihukum 6 Tahun Penjara

Kamis, 23 November 2017 - 10:58 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini