Wonderful Indonesia
TRADISI
Pantun Menuntun Santun
Minggu, 13 Agustus 2017 - 20:56 WIB > Dibaca 1396 kali Print | Komentar
Pantun Menuntun Santun
Dalam rangka HUT Provinsi Riau Ke-60 tahun, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau kembali menaja kegiatan Lomba Pantun Kalangan Pelajar Riau di Gedung Taman Budaya Provinsi Riau pada 9-10 Agustus 2017 lalu.

Ketua panitia Lomba, Fachri Semekot mengatakan, Kegiatan Lomba Pantun ini diikuti para pelajar 12 kabupaten/kota tingkat SMA dengan Tema "Pantun Menuntun Santun".

Sementara itu, "Untuk dewan juri Lomba Pantun Kalangan Pelajar, ada GP Ade Darmawi, T Rahimah dan Syarifudin Saleh Gergaji. Dewan juri ini adalah orang yang sudah berpengalaman dalam pantun," ungkap Fachri Semekot.

Lomba Pantun Kalangan Pelajar ini, terlebih dahulu sudah memenuhi kriteria dalam mengikuti lomba pantun. Sedangkan teknis Lomba Pantun Kalangan Pelajar Provinsi Riau yakni menjual dan membeli pantun. Tentunya bagi pemenang Lomba Pantun Kalangan Pelajar akan mendapatkan tropi dan uang pembinaan dari Dinas Pariwisata Provinsi Riau.

Salah satu peserta Lomba Pantun dari Kabupaten Meranti, Yudia Sapitri mengatakan, memang pertama kali ikut lomba. "Perasaan saya mengikuti lomba pantun, agak sedikit grogi tetapi di depan panggung merasa tertantang untuk berpantun. Kita tidak merasa sulit untuk berpantun sebab kita saling membantu dalam satu regu. Sejauh ini, saya belajar berpantun dari guru sarta sering membaca buku pantun. Dan saya sering menulis pantun. Kita merasa senang saja mengikuti Lomba Pantun dan berharap kedepannya kegiatan lomba pantun ini bisa dilaksanakan lagi," ungkap Yudia.

Sementara itu, Dewan Juri Lomba Pantun Kalangan Pelajar, GP Ade Darmawi mengatakan, Adapun peserta lomba pantun kalangan pelajar di Riau ini, memiliki kemampuan di atas rata-rata. Mereka sudah mengetahui bentuk dan cara berpantun, baik menjual dan menjawab pantun. Apalagi dalam lomba pantun diberikan kata kunci agar peserta bisa berpikir secara spontan untuk menjual dan membeli pantun. Di sinilah mereka dituntun untuk membuat pantun dengan waktu yang terbatas. “Pada lomba pantun kalangan pelajar tingkat Riau ini, kota nilai sudah cukup baik, apalagi peseta yang mengikuti lomba sudah tahu tentang pantun itu sendiri," ungkap GP Ade Darmawi.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen mengatakan, Tema Pantun Menuntun Santun, banyak masyarakat yang tidak santun dalam melestarikan nilai budaya, salah satunya adalah pantun.

 “Dinas Kebudayaan Provinsi Riau terus berupaya mengembangkan budaya berpantun melalui media publik, seperti pelayanan publik harus berpantun, dan hal ini sudah kami terapkan di Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi yang setiap jam masuk kerja, istirahat dan pulang selalu berpantun. Jadi, hendaklah semua pelayanan publik bisa menggunakan pantun sebagai sala satu media komunikasi," ujar Yoserizal Zen.

Yose berharap, agar pemantun bisa kreatif lagi dalam penggunaan pantun, sebab selama ini sampiran pada pantun banyak menggunakan sampiran flora dan fauna. Harusnya sampiran tersebut bisa diambil dari sastra tradisi lisan yang ada di Riau ini. Jadi, lomba pantun kalangan pelajar sifatnya hanya pembinaan dan pengembangan agar pantun menjadi media komunikasi ditengah masyarakat.(fed)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DILONTARKAN GUBERNUR LEMHANAS
DPR Tolak Wacana Pembubaran Korem dan Kodim, Ini Alasannya
Rabu, 19 September 2017 - 21:00 wib
SEPANDANGAN DENGAN PEMERINTAH
Isu Kebangkitan PKI, MUI Imbau Masyarakat Waspada
Rabu, 19 September 2017 - 20:50 wib
TERKAIT KONFLIK DI MYANMAR
Ini Penjelasan Ketua BNPB soal Tudingan Pencitraan Bantuan ke Rohingya
Rabu, 19 September 2017 - 20:40 wib
CATATAN DITJEN DUKCAPIL
Terkait e-KTP, 9 Juta Lebih Penduduk Belum Lakukan Perekaman
Rabu, 19 September 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ADANYA HOAX
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI
Rabu, 19 September 2017 - 20:20 wib
TERKAIT KONFLIK ARIS-NOVEL
Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Rabu, 19 September 2017 - 20:00 wib
POLISI SEMPAT AMANKAN 12 ORANG
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 19 September 2017 - 19:45 wib
GAGASAN PRESIDEN JOKOWI
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Rabu, 19 September 2017 - 19:30 wib
TERKAIT SEMINAR 65 DI YLBHI
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Rabu, 19 September 2017 - 19:15 wib
PULUHAN ORANG SEMPAT DITAHAN
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Rabu, 19 September 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Dosen IPB Ciptakan Obat untuk Luka Bakar dan Telur Antidiare dari Bakteri
Ngopi Sastra Bahas Buku Puisi "Jangan Kutuk Aku Jadi Melayu"
Berpuncak di Malam Botak

Minggu, 17 September 2017 - 14:29 WIB

Menyembelih Demokrasi

Minggu, 17 September 2017 - 14:24 WIB

Indeks Kebahagiaan

Minggu, 10 September 2017 - 11:19 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini