Wonderful Indonesia
Densus Identifikasi 18 WNI Deportasi dari Suriah
Minggu, 13 Agustus 2017 - 16:50 WIB > Dibaca 848 kali Print | Komentar
Densus Identifikasi 18 WNI Deportasi dari Suriah
Agung Sampurno
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - 18 warga negara Indonesia (WNI) dideportasi pemerintah Turki, Sabtu (12/8). Densus 88 Anti Teror tengah mengidentifikasi 18 WNI tersebut di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Hingga saat ini belum bisa dipastikan mereka merupakan anggota ISIS atau tidak.

Menurut data Imigrasi, 18 WNI tersebut terdiri dari lima lelaki dewasa, sembilan perempuan dan empat anak-anak. Dari 17 WNI itu terdapat satu anak-anak yang diketahui bahwa keluarganya tidak memiliki paspor.

Dideportasi dari Turki menggunakan Pesawat Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR-956. Mereka langsung dibawa ke Markas Komando Brimob di Kelapa Dua Depok dengan tiga mobil.

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Agung Sampurno mengungkapkan 18 orang itu sebelumnya ditemukan otoritas keamanan Turki. Mereka diduga akan menyeberang ke Suriah melalui Turki. Setelah diamankan petugas dari Indonesia lantas menjemput dan memulangkan 18 orang itu. ”Mayoritas anak-anak dan perempuan,” ujar Agung saat dikonfirmasi kemarin.

Perinciannya dari 18 orang itu ada lima laki-laki dewasa, sembilan perempuan, dan empat anak-anak. Mereka tiba pukul 15.30 WIB di Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta. Sekitar pukul 15.40 WIB, anggota Densus 88/Anti Teror Mabes Polri menjemput 18 WNI tersebut melalui apron gate D3 Terminal 2D bandara Soekarno Hatta. Sekitar pukul 16.05, mereka pun dibawa ke Mako Brimob dengan tiga mobil elf warna silver dengan pengawalan ketat polisi. ”Mereka keluar dari Terminal Kargo,” ujar Agung.

Dia menuturkan masih belum bisa dipastikan 18 orang tersebut benar-benar pernah bergabung dengan ISIS atau masih hendak menyeberang. Mereka akan diinterogasi terlebih dahulu untuk memastikan kondisi orang-orang itu. ”Akan didalami juga rute mereka dan di mana mereka tinggal,” ungkap dia.

Agung menuturkan bukan kali ini ada deportasi dari Turki. Tapi, tidak selalu yang dideportasi itu menjadi anggota ISIS. Ada masalah keimigrasian lainnya sehingga dideportasi. ”Tidak semua terkonfirmasi gabung (ISIS, red),” ujar dia.

Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Martinus Sitompul menjelaskan, 18 WNI itu tiba di Mako Brimob sekitar pukul 17.00.yang diketahui saat ini, mereka ditangkap pemerintah Turki saat berada di wilayahnya. ”Karena itu perlu untuk diidentifikasi bagaimana dengan statusnya,” jelasnya.

Ada beberapa kemungkinan untuk 18 WNI tersebut, di antaranya mereka telah bergabung menjadi anggota ISIS atau akan bergabung dengan ISIS. ”Namun, masih ada kemungkinan juga mereka bukan anggota ISIS,” paparnya dihubungi JPG kemarin malam.


Dia mengatakan, belum diketahui hingga kapan identifikasi tersebut dilakukan. namun, yang pasti juga akan diketahui perlukah untuk melakukan proses hukum terhadap mereka. ”Kalau ditanya apakah ada nama keluarga pejabat, kami masih proses,” ungkapnya.

Sementara Densus 88 Anti Teror juga mengamankan seorang terduga teroris berinisial DG di Sumedang. Dia diduga terlibat dalam bom kampung melayu beberapa bulan lalu. ”dia kemungkinan Jamaah Ansharu Daulah (JAD) Bandung,” terang Martinus. (jun/idr)


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DILONTARKAN GUBERNUR LEMHANAS
DPR Tolak Wacana Pembubaran Korem dan Kodim, Ini Alasannya
Rabu, 19 September 2017 - 21:00 wib
SEPANDANGAN DENGAN PEMERINTAH
Isu Kebangkitan PKI, MUI Imbau Masyarakat Waspada
Rabu, 19 September 2017 - 20:50 wib
TERKAIT KONFLIK DI MYANMAR
Ini Penjelasan Ketua BNPB soal Tudingan Pencitraan Bantuan ke Rohingya
Rabu, 19 September 2017 - 20:40 wib
CATATAN DITJEN DUKCAPIL
Terkait e-KTP, 9 Juta Lebih Penduduk Belum Lakukan Perekaman
Rabu, 19 September 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ADANYA HOAX
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI
Rabu, 19 September 2017 - 20:20 wib
TERKAIT KONFLIK ARIS-NOVEL
Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Rabu, 19 September 2017 - 20:00 wib
POLISI SEMPAT AMANKAN 12 ORANG
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 19 September 2017 - 19:45 wib
GAGASAN PRESIDEN JOKOWI
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Rabu, 19 September 2017 - 19:30 wib
TERKAIT SEMINAR 65 DI YLBHI
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Rabu, 19 September 2017 - 19:15 wib
PULUHAN ORANG SEMPAT DITAHAN
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Rabu, 19 September 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Bantuan untuk Rohingya Dituding Pencitraan, Ini Bantahan Wapres
Sangat Peduli dengan Orang Tidak Mampu

Selasa, 19 September 2017 - 14:56 WIB

London Kembali Diteror, Kereta Bawah Tanah Jadi Sasaran

Jumat, 15 September 2017 - 19:20 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Bangladesh

Jumat, 15 September 2017 - 08:20 WIB

Warga Rohingya Dinilai Perlu Diberikan Status Kewarganegaraan dari Myanmar
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini