Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
PENGAWASAN SESUAI PASAL
KPAI Datangi Sekolah Penabur Terkait Kasus Chat Porno Guru kepada Siswi
Selasa, 22 Agustus 2017 - 19:30 WIB > Dibaca 287 kali Print | Komentar
KPAI Datangi Sekolah Penabur Terkait Kasus Chat Porno Guru kepada Siswi
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Selasa (22/8/2017), Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang Pendidikan Retno Listyarti dan Komisioner bidang Napza, Pornografi dan Cyber Crime Margaret Aliyatul Maimunah, mendatangi Sekolah Penabur.

Kunjungan itu terakait kasus obrolan (chat) porno via ponsel yang dilakukan guru Tri Sutrisno alias A Ju (25) kepada empat siswi SMPK Penabur yang menjadi keprihatinan KPAI. Margaret menilai, pengawasan itu sesuai dengan pasal 76 Undang-Undang Perlindungan Anak, mandat KPAI adalah mengawal dan mengawasi pelaksanaan perlindungan anak yang dilakukan oleh para pemangku kewajiban perlindungan anak.

“Dalam rangka menjalankan tupoksi pengawasan dalam perlindungan anak sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Anak, KPAI mendatangi langsung sekolah Penabur ini,” katanya kepada JawaPos.com melalui pesan singkat, Selasa (22/8/2017).

Sebelumnya, polisi telah menangkap oknum guru tersebut dan sudah mendapatkan sanksi tegas dari sekolah dan menjadi tahanan kepolisian. Namun, KPAI tetap menjalankan fungsi pengawasan dalam mengawal kasus ini. Dalam pengawasan langsung hari ini, KPAI tidak hanya bertemu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, konselor (guru BK).

KPAI bahkan juga berkeliling sekolah untuk memastikan proses pembelajaran kondusif di sekolah dan terutama di kelas korban. Dari hasil pertemuannya, diketahui pihak sekolah memang menyediakan psikolog bagi korban, mereka juga sangat cepat merespon pengaduan orangtua korban.

Di samping itu, pihak sekolah menyesalkan peristiwa ini terjadi dan sedang memikirkan sistem rekruitmen tenaga pengajar yang lebih baik dan lebih selektif ke depannya. (cr3)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DILONTARKAN GUBERNUR LEMHANAS
DPR Tolak Wacana Pembubaran Korem dan Kodim, Ini Alasannya
Rabu, 19 September 2017 - 21:00 wib
SEPANDANGAN DENGAN PEMERINTAH
Isu Kebangkitan PKI, MUI Imbau Masyarakat Waspada
Rabu, 19 September 2017 - 20:50 wib
TERKAIT KONFLIK DI MYANMAR
Ini Penjelasan Ketua BNPB soal Tudingan Pencitraan Bantuan ke Rohingya
Rabu, 19 September 2017 - 20:40 wib
CATATAN DITJEN DUKCAPIL
Terkait e-KTP, 9 Juta Lebih Penduduk Belum Lakukan Perekaman
Rabu, 19 September 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ADANYA HOAX
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI
Rabu, 19 September 2017 - 20:20 wib
TERKAIT KONFLIK ARIS-NOVEL
Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Rabu, 19 September 2017 - 20:00 wib
POLISI SEMPAT AMANKAN 12 ORANG
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 19 September 2017 - 19:45 wib
GAGASAN PRESIDEN JOKOWI
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Rabu, 19 September 2017 - 19:30 wib
TERKAIT SEMINAR 65 DI YLBHI
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Rabu, 19 September 2017 - 19:15 wib
PULUHAN ORANG SEMPAT DITAHAN
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Rabu, 19 September 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI

Selasa, 19 September 2017 - 20:20 WIB

Kepala Daerah Sulit Diawasi Parpol, OTT KPK Marak Terjadi

Selasa, 19 September 2017 - 20:10 WIB

Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini