Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
HASIL PENYELIDIKAN KPK
Dua Sandi Ini Jadi Kode Suap ke Panitera PN Jaksel
Selasa, 22 Agustus 2017 - 20:30 WIB > Dibaca 435 kali Print | Komentar
Dua Sandi Ini Jadi Kode Suap ke Panitera PN Jaksel
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sandi "sapi dan kambing" diduga digunakan dalam pemberian suap ke Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Tarmizi.

Adapun sandi itu  diduga digunakan untuk menyamarkan praktik suap terkait pengurusan perkara perdata PT Aquamarine Divindo Inspections di PN Jaksel. Hal itu dikatakan Ketua KPK Agus Rahardjo dalam keterangan pers bersama jajaran Mahkamah Agung (MA), di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/82/2017).

"Dalam komunikasi antara AKZ (Akhmad Zaini, kuasa hukum PT ADI) dan TMZ digunakan sandi Sapi merujuk nilai ratusan juta, dan sandi kambing puluhan juta. Mungkin ini karena situasi mendekati hari korban," ujarnya.

Dia menilai, Tarmizi sempat meminta tujuh sapi dan lima kambing. Artinya adalah permintaan senilai Rp750 juta. Akan tetapi, akhirnya disepakati pemberian senilai Rp400 juta untuk penanganan perkara PT ADI. KPK dalam perkara itu menetapkan Akhmad Zaini dan Tarmizi sebagai tersangka.

Penetapan keduanya setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di PN Jaksel pada Senin, 21 Agustus 2017. Tarmizi diduga telah menerima suap secara bertahap sebesar Rp425 juta dari Zaini. Diduga suap itu diberikan untuk memengaruhi agar gugatan Eastren Jason Fabrication Service Pte, Ltd (EJFS) selaku penggugat terhadap PT ADI selaku tergugat ditolak.

Putusan kasus wanprestasi itu rencananya bakal dibacakan 21 Agustus 2017 kemarin. Atas perbuatannya selaku penerima, Tarmizi disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Tipikor. Sementara selaku pemberi, Akhmad Zaini disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. (put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Oleh: Muhammmad Amin
Kupas Tuntas Hubungan Industrial
Minggu, 25 Februari 2018 - 16:01 wib

Pacu Jalur Iven Nasional Dihelat Usai Idul Adha
Minggu, 25 Februari 2018 - 15:30 wib
Nada Kenangan Bersama Sanggar Mahligai
‘‘Sirawa’’ Undang KPLMR
Minggu, 25 Februari 2018 - 15:23 wib
NEYMAR JR
Sakit, Diragukan Tampil di Le Classique
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:53 wib
Puskesmas dan RS Harus Ramah Anak

Puskesmas dan RS Harus Ramah Anak
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:51 wib
GUNA HINDARI PERCERAIAN
Perlunya Bimbingan Menjaga Ketahanan Keluarga
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:52 wib

Juni, Cak Imin Putuskan Maju Cawapres
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:48 wib
DATUK SERI ULAMA SETIA NEGARA
Buah Pengembaraan
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:59 wib
Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib

Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:49 wib
ALAMAK
Bertemu Mantan, Antar ke Butik Kebaya
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:44 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
KPU Diputus Tidak Bersalah

Minggu, 25 Februari 2018 - 11:42 WIB

Nyanyian Nazaruddin Harus Dibuktikan Secara Hukum

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:12 WIB

Besok, Dugaan Kelalaian KPU Diputuskan

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:42 WIB

Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us