Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
HASIL PENYELIDIKAN KPK
Dua Sandi Ini Jadi Kode Suap ke Panitera PN Jaksel
Selasa, 22 Agustus 2017 - 20:30 WIB > Dibaca 298 kali Print | Komentar
Dua Sandi Ini Jadi Kode Suap ke Panitera PN Jaksel
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sandi "sapi dan kambing" diduga digunakan dalam pemberian suap ke Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Tarmizi.

Adapun sandi itu  diduga digunakan untuk menyamarkan praktik suap terkait pengurusan perkara perdata PT Aquamarine Divindo Inspections di PN Jaksel. Hal itu dikatakan Ketua KPK Agus Rahardjo dalam keterangan pers bersama jajaran Mahkamah Agung (MA), di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/82/2017).

"Dalam komunikasi antara AKZ (Akhmad Zaini, kuasa hukum PT ADI) dan TMZ digunakan sandi Sapi merujuk nilai ratusan juta, dan sandi kambing puluhan juta. Mungkin ini karena situasi mendekati hari korban," ujarnya.

Dia menilai, Tarmizi sempat meminta tujuh sapi dan lima kambing. Artinya adalah permintaan senilai Rp750 juta. Akan tetapi, akhirnya disepakati pemberian senilai Rp400 juta untuk penanganan perkara PT ADI. KPK dalam perkara itu menetapkan Akhmad Zaini dan Tarmizi sebagai tersangka.

Penetapan keduanya setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di PN Jaksel pada Senin, 21 Agustus 2017. Tarmizi diduga telah menerima suap secara bertahap sebesar Rp425 juta dari Zaini. Diduga suap itu diberikan untuk memengaruhi agar gugatan Eastren Jason Fabrication Service Pte, Ltd (EJFS) selaku penggugat terhadap PT ADI selaku tergugat ditolak.

Putusan kasus wanprestasi itu rencananya bakal dibacakan 21 Agustus 2017 kemarin. Atas perbuatannya selaku penerima, Tarmizi disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Tipikor. Sementara selaku pemberi, Akhmad Zaini disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. (put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DILONTARKAN GUBERNUR LEMHANAS
DPR Tolak Wacana Pembubaran Korem dan Kodim, Ini Alasannya
Rabu, 19 September 2017 - 21:00 wib
SEPANDANGAN DENGAN PEMERINTAH
Isu Kebangkitan PKI, MUI Imbau Masyarakat Waspada
Rabu, 19 September 2017 - 20:50 wib
TERKAIT KONFLIK DI MYANMAR
Ini Penjelasan Ketua BNPB soal Tudingan Pencitraan Bantuan ke Rohingya
Rabu, 19 September 2017 - 20:40 wib
CATATAN DITJEN DUKCAPIL
Terkait e-KTP, 9 Juta Lebih Penduduk Belum Lakukan Perekaman
Rabu, 19 September 2017 - 20:30 wib
TERKAIT ADANYA HOAX
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI
Rabu, 19 September 2017 - 20:20 wib
TERKAIT KONFLIK ARIS-NOVEL
Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Rabu, 19 September 2017 - 20:00 wib
POLISI SEMPAT AMANKAN 12 ORANG
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 19 September 2017 - 19:45 wib
GAGASAN PRESIDEN JOKOWI
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Rabu, 19 September 2017 - 19:30 wib
TERKAIT SEMINAR 65 DI YLBHI
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Rabu, 19 September 2017 - 19:15 wib
PULUHAN ORANG SEMPAT DITAHAN
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Rabu, 19 September 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Cari Dalang Kerusuhan, Polisi Bakal Periksa Anggota YLBHI

Selasa, 19 September 2017 - 20:20 WIB

Kepala Daerah Sulit Diawasi Parpol, OTT KPK Marak Terjadi

Selasa, 19 September 2017 - 20:10 WIB

Agus Rahardjo: Tanpa Polri, Kinerja KPK Tak Akan Berjalan Baik
Penyerangan Kantor YLBHI, Tujuh Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini